Kamis, Juli 9, 2026
spot_img

Saat Menteri Ara Borong Jajanan Turubuk, Produk UMKM Khas Karawang

KARAWANG – Datang ke Karawang, Menteri Perumahan dan Permukiman Marruarar Sirait atau yang kerap disapa Ara memborong dagangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Banyak jajanan yang dibeli merupakan camilan lokal khas Karawang.

Sembari berbelanja, Ara juga berbincang bersama penjaga stand UMKM mengenai produk yang hendak dibelinya.

“Ini apa bu? Rengginang ya, boleh deh 10 bu, ini enak juga ni (brownies) saya mau dong bu,” ucap Ara sembari memilih berbagai kuliner khas Karawang yang tersedia di stand UMKM di Kompleks Pemda Karawang, Senin (27/10/2025).

Ara juga terkejut, saat melihat, salah satu produk berbeda, yakni sebuah makanan yang berbahan baku terubuk. Terubuk sendiri merupakan tanaman lokal khas Karawang yang berasal dari daerah pegunungan.

“Kalau ini baru saya lihat, ini cuma ada di sini ya bu, turbo itu apa? (Terubuk dijero sebuah camilan berbentuk roti dengan isian terubuk), saya ambil 10 yang ini,” tanya Ara.

Tak ingin ketinggalan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Karawang Aep Syaepuloh juga ikut berbelanja di stand UMKM tersebut, bahkan Aep juga memperkenalkan singkat produk-produk yang dibeli Ara.

“Alhamdulillah, ini semua stand UMKM yang kita hadirkan di acara sosialisasi Kredit Program Perumahan, Penguatan Ekosistem Perumahan. Pak Menteri juga menyempatkan belanja,” kata Aep, saat diwawancara usai kegiatan.

Aep menjelaskan saat ini keberpihakan Pemkab Karawang semakin intens terhadap pelaku UMKM di Karawang. Bahkan ia juga menyiapkan bantuan modal bagi pelaku UMKM.

“UMKM ini sebagai penggerak ekonomi lokal, tentu kita sangat konsen, dan yang jelas pemerintah daerah juga berpihak kepada pelaku UMKM di antaranya kita sediakan fasilitas bantuan permodalan berupa alat produksi,” kata dia.

Selain itu, kata Aep, pihaknya melalui Dinas Koperasi dan UMKM juga telah membentuk pendamping UMKM di tiap kecamatan yang bekerja sama dengan pihak akademisi untuk mengembangkan bisnis pelaku UMKM.

“Dari segi pembinaan, kita juga tingkatkan pelaku UMKM ini dari sisi SDM-nya, kita lakukan berbagai pelatihan, bahkan kita siapkan pendamping UMKM di setiap kecamatan yang semuanya merupakan hasil didikan akademisi dari kampus-kampus terbaik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Aep berharap, pelaku UMKM juga dapat mengembangkan sayap bisnisnya sehingga melahirkan kemandirian ekonomi baik untuk dirinya maupun warga sekitar yang terlibat dalam kegiatan ekonomi UMKM yang sedang dilakukan.

“Kami berharap tentu pelaku UMKM ini bisa lebih besar dan mengembangkan bisnisnya, bisa melahirlaj kemandirian ekonomi baik bagi pelaku UMKM nya maupun masyarakat sekitar yang terlibat dalam kegiatan ekonomi tersebut,” pungkasnya.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

KARAWANG - H. Toto Suripto, tokoh masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku tidak setuju jika nama Provinsi Jawa Barat dirubah menjadi Tatar Sunda. Dikatakan Toto,...

Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri ‘Lampu Hijau’

BANDUNG - Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Tatar Sunda memasuki babak baru setelah seluruh fraksi di DPRD resmi memberikan lampu hijau...

Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

KOTA BEKASI – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan dan pengelolaan fasilitas Pasar Bantargebang terus terus berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini...

Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

KARAWANG - Siapa yang tidak tahu kedekatan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Lurah Jujun atau Kades Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan