Selasa, Juli 14, 2026
spot_img

Ricuh Demo Bupati Pati, Kapolsek Alami Luka Serius Setelah Kena Amuk Massa

PATI – Aksi unjuk rasa menuntut Bupati Pati Sudewo lengser dari jabatannya berakhir ricuh, Rabu (13/8/2025) siang. Kapolsek Pati Kota, Iptu Heru Purnomo, menjadi salah satu korban luka serius setelah dikeroyok massa.

Demo yang dikoordinatori oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu tersebut berpusat di depan Kantor Bupati Pati, kawasan Alun-Alun Pati. Iptu Heru kini harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka di kepalanya.

Kronologi Kericuhan

Kericuhan bermula setelah massa aksi mulai melempari Kantor Bupati Pati menggunakan botol dan gelas air mineral yang sebelumnya mereka kumpulkan.

Berita Lainnya  Demo Emak-emak di Karawang: "Jangan Hentikan MBG, Anak-anak Kami Butuh Makan Bergizi"

Situasi semakin memanas ketika massa mencoba merangsek masuk ke area halaman kantor bupati. Aparat kepolisian yang berjaga terpaksa menembakkan water cannon dan gas air mata untuk membubarkan massa.

Namun, massa justru semakin beringas dan terus melakukan pelemparan. Di tengah kekacauan itu, Iptu Heru Purnomo yang berada di Alun-Alun Pati menjadi sasaran amuk massa.

Ia mengalami luka bocor di kepala setelah diduga terkena lemparan batu. Kapolsek dan Puluhan Korban Dirawat

Berita Lainnya  Diduga Jadi Korban Peluru Nyasar TNI, Warga Intan Jaya - Papua Tengah Arak Jenazah Ibu Hamil

Akibat insiden tersebut, Iptu Heru Purnomo harus dilarikan ke RSUD RAA Soewondo Pati.

“Kondisi (Iptu Heru) sadar, namun mengeluh pusing,” kata Kabid Dokkes Polda Jateng, Kombes Pol drg Agustinus.

Selain Kapolsek, anggota polisi lain atas nama Galih Dega Pramudya juga dirawat akibat luka robek di paha kanan.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, total korban luka maupun yang mengalami gangguan kesehatan akibat kericuhan aksi ini mencapai 64 orang.

Berita Lainnya  Lagi, Peserta SPPI Kopdes Meninggal Dunia saat Ikuti Latsarmil

Saat ini, tercatat masih ada tujuh korban yang menjalani rawat inap, terdiri dari dua anggota Polri dan lima warga sipil yang mengalami sesak napas akibat gas air mata.

Kelima pasien dari masyarakat sipil ini dalam kondisi sadar dan menunjukkan tanda-tanda pemulihan,” jelas Agustinus.***

Sumber : TribunBanyumas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sakit Hati karena Sering Di-bully, Siswa ini Ledakan Bom Rakitan di Lingkungan Sekolah

PADANG - Diduga menyimpan dendam karena sering mendapatkan perundungan atau bullying dari temannya, R (17) siswa MAN 3 Padang - Sumatera Barat, meledakan bom...

KPK Dalami Aliran Dana Rp100 juta ke Gus Miftah dalam Kasus Korupsi Proyek JGSS

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mengusut Miftah Maulana Habiburrohman atau Gus Miftah yang diduga menerima Rp 100 juta dari proyek pembangunan jalur...

Polisi Tangkap Pelaku Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah – Jaksel

JAKARTA - Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait ancaman teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pelaku pria berinisial MY...

2 Saksi Ahli Nilai Penangkapan Ade Kunang Tidak Penuhi Karakteristik OTT

BANDUNG - Dua saksi ahli dihadirkan tim penasihat hukum Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang alias Abah Kunang, di persidangan...

Diduga Terlibat Kasus Asusila, Maskar Desak Bupati Karawang Copot Kadishub Muhana

KARAWANG - Beberapa orang yang mengatasnamakan gerakan Masyarakat Karawang (Maskar), melakukan aksi demonstrasi dan orasi di depan kantor Bupati Karawang, Senin (13/7/2026). Beberapa orang ini...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan