Kamis, Oktober 15, 2026
Google search engine

Ricuh Demo Bupati Pati, Kapolsek Alami Luka Serius Setelah Kena Amuk Massa

PATI – Aksi unjuk rasa menuntut Bupati Pati Sudewo lengser dari jabatannya berakhir ricuh, Rabu (13/8/2025) siang. Kapolsek Pati Kota, Iptu Heru Purnomo, menjadi salah satu korban luka serius setelah dikeroyok massa.

Demo yang dikoordinatori oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu tersebut berpusat di depan Kantor Bupati Pati, kawasan Alun-Alun Pati. Iptu Heru kini harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka di kepalanya.

Kronologi Kericuhan

Kericuhan bermula setelah massa aksi mulai melempari Kantor Bupati Pati menggunakan botol dan gelas air mineral yang sebelumnya mereka kumpulkan.

Berita Lainnya  Setelah Sempat Pingsan Kena Pukulan Vicky Prasetyo, Alhamdulillah...! Dede Sunandar Sudah Siuman dan Membaik

Situasi semakin memanas ketika massa mencoba merangsek masuk ke area halaman kantor bupati. Aparat kepolisian yang berjaga terpaksa menembakkan water cannon dan gas air mata untuk membubarkan massa.

Namun, massa justru semakin beringas dan terus melakukan pelemparan. Di tengah kekacauan itu, Iptu Heru Purnomo yang berada di Alun-Alun Pati menjadi sasaran amuk massa.

Ia mengalami luka bocor di kepala setelah diduga terkena lemparan batu. Kapolsek dan Puluhan Korban Dirawat

Berita Lainnya  Emosi karena Cemburu Ibu Korban Chat Pria Lain, Ayah Tiri Aniaya Balita 1 Tahun hingga Tewas

Akibat insiden tersebut, Iptu Heru Purnomo harus dilarikan ke RSUD RAA Soewondo Pati.

“Kondisi (Iptu Heru) sadar, namun mengeluh pusing,” kata Kabid Dokkes Polda Jateng, Kombes Pol drg Agustinus.

Selain Kapolsek, anggota polisi lain atas nama Galih Dega Pramudya juga dirawat akibat luka robek di paha kanan.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, total korban luka maupun yang mengalami gangguan kesehatan akibat kericuhan aksi ini mencapai 64 orang.

Berita Lainnya  Dulu Kebijakan KDM Soal Pendidikan Barak Militer Banyak Ditentang, Kini Pemerintah Resmi Luncurkan Ekstrakurikuler KKRI

Saat ini, tercatat masih ada tujuh korban yang menjalani rawat inap, terdiri dari dua anggota Polri dan lima warga sipil yang mengalami sesak napas akibat gas air mata.

Kelima pasien dari masyarakat sipil ini dalam kondisi sadar dan menunjukkan tanda-tanda pemulihan,” jelas Agustinus.***

Sumber : TribunBanyumas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Selebgram Berlliana Lovell Alami Pelecahan Saat Sedang Live TikTok

Selebgram Berlliana Lovell baru-baru ini mengalami pelecahan verbal saat sedang melakukan siaran langsung (live) di platform TikTok. Insiden tidak menyenangkan ini terjadi setelah ia secara...

Korupsi Dana Siap Pakai Kebencanaan BNPB, KPK Tetapkan dan Tahan 5 Tersangka

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan dan menahan lima orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa terkait Dana Siap...

Kantor ATR/BPN Karawang Mengamali Kebakaran Hebat, 5 Unit Damkar Dikerahkan

KARAWANG - Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Karawang yang berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, mengalami kebakaran hebat pada Rabu...

Taklukan TC Viettel 1- 0, Maung Bandung Bertengger di Puncak Klasemen Grup E

BANDUNG - Persib Bandung berhasil menaklukan TC Viettel dalam laga lanjutan matchday 2 ACL Two 2026/27 pada Rabu (14/10/2026). Bertanding di Stadion Gelora Bandung Lautan...

Jika Divonis Bebas, Febrie Adriansyah Siap Kembali Bertugas Berantas Korupsi Besar

JAKARTA - Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah menyatakan siap kembali bertugas di Kejaksaan Agung jika dirinya dinyatakan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan