Sabtu, Oktober 24, 2026
Google search engine

RDTR Tak Kunjung Disahkan, Tata Ruang Karawang ‘Semrawut’

KARAWANG – Karawang Budgeting Control (KBC) menilai tata ruang Kabupaten Karawang – Jawa Barat semakin semrawut, karena Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kabupaten tak kunjung disahkan meski anggaran miliaran rupiah digelontorkan setiap tahun.

Direktur Eksekutif KBC, Ricky Mulyana, menegaskan bahwa tanpa RDTR, arah pembangunan Karawang kehilangan kendali.

“Sawah produktif berubah jadi perumahan, hutan produksi disulap jadi industri, hingga gedung tua di pusat kota mau dijadikan tempat hiburan malam. Ini bukti tata ruang kita kacau,” ujarnya, Jumat (3/10/2025).

Berita Lainnya  Rumah di Kompleks TNI Cijantung Digerebek Polisi, 11 Operator Judi Online Diamankan

KBC mencatat sejak lebih dari lima tahun terakhir, anggaran penyusunan RDTR selalu ada dalam RKPD dan bidang penataan ruang PUPR. Namun, hasilnya tak pernah ada produk hukum yang sah.

“Ini pemborosan anggaran. Uang rakyat habis, tapi RDTR mangkrak,” tegas Ricky.

Padahal, Pemkab sudah mengeluarkan Perbup No. 66 Tahun 2023 untuk kawasan TOD Kereta Cepat, bahkan sejak 2017 ada rencana RDTR untuk lima desa terdampak proyek kereta cepat. Sayangnya, untuk RDTR kabupaten secara keseluruhan, tidak ada kemajuan.

Berita Lainnya  Taklukan TC Viettel 1- 0, Maung Bandung Bertengger di Puncak Klasemen Grup E

KBC Nilai Konndisi ini Berbahaya

Alih fungsi lahan pertanian oleh developer makin tak terkendali. Industri masuk kawasan hutan lindung/produksi tanpa kejelasan hukum. Pembangunan mengatasnamakan zona hitam dibiarkan tanpa arah.

Dampak dari kesemrawutan tata ruang itu semua adalah banjir yang tidak terkendali, lalu lintas yang menumpuk, sungai yang tercemari dan udara yang berpolusi

“Kami mendesak Pemkab Karawang dan DPRD segera mengesahkan RDTR, berhenti menjadikan tata ruang sebagai bancakan proyek. Ini soal masa depan Karawang, bukan kepentingan segelintir pihak,” pungkas Ricky.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung Berakhir Diciduk Polisi, Menangis Saat Ditangkap di Kandang Ayam

PADANG - Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang telah menangkap seorang pemuda berinisial L (24 tahun) atau LN di kawasan Arai Pinang, Kecamatan Lubuk Begalung,...

Anggota TNI ini Meminta Maaf Sambil Menangis Setelah Pukul Kepsek Kiyai Kultural NU

LAMONGAN - Sebuah video memperlihatkan seorang Anggota TNI aktif/Babinsa Koramil Glagah, Serma Mamat Syaifudin (MS), sedang bersimpuh dan menangis sambil memeluk M. Munir Thowil...

Prabowo Tegur Seskab Teddy yang Minta Pidatonya Diakhiri : “Gue nih Presiden, Ted”

JAKARTA - Momen Presiden Prabowo Subianto menegur Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, terjadi dalam bentuk kelakar atau candaan saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional...

Prabowo Cari Dedi Mulyadi yang Tidak Hadir dalam Rakornas TPAKD

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mencari keberadaan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) karena tidak hadir langsung dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan...

Pakai Bahasa Jawa, Anggota Parlemen Malaysia Desak Prabowo Segera Tangani Karhutla

JAKARTA - Anggota parlemen Malaysia, Kalam Salan, menyampaikan pesan kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto dalam Bahasa Jawa. Dalam pesan tersebut, dia mendesak penanganan kebakaran hutan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan