Sabtu, Juni 27, 2026
spot_img

RDP Komisi I, Pensiunan ASN Ancam Golput di Pilkada, Jika ‘Uang Kadeudeuh’ KORPRI Rp 14 Juta Tak Dibagikan

KARAWANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas polemik uang kadeudeuh bagi pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor DPRD Karawang pada Rabu, (10/12/2025).

Dalam RDP tersebut dihadirkan kedua belah pihak bersangkutan, yakni; pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Karawang serta perwakilan pensiunan ASN.

Dalam hal ini, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Karawang, Saepudin Juhri meminta Bupati Karawang selaku Dewan Pembina KORPRI turun tangan menyelesaikan polemik ini. Ia menilai, persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan hanya di internal KORPRI karena keterbatasan anggaran yang tersedia.

Berita Lainnya  Komisi XIII DPR Semprot Pigai karena Mendadak Usulkan Tambahan Anggaran di Tengah Rapat

“Persoalannya, dana KORPRI saat ini sekitar Rp7 miliar, sementara tuntutan para pensiunan mencapai Rp14 juta perorang dari 1.191 orang. Dengan kondisi itu, keputusan tidak bisa diambil dalam forum,” ujarnya.

Ancam Golput Jika Rp14 Juta Tidak Terealisasi

RDP tersebut belum menghasilkan kesepakatan, karena itu sejumlah pensiunan ASN menyatakan kekecewaannya karena uang kadeudeuh turun drastis dari Rp14 juta menjadi Rp7 juta perorang.

Uce Supriatna, pensiunan Kepala Sekolah menuntut terealisasikannya uang kadeudeuh sebesar Rp14 juta. Jika tidak, pada Pemilu maupun Pilkada mendatang, ia akan mengajak kerabat terdekat untuk tidak menggunakan hak pilih sebagai warga negara Indonesia.

Berita Lainnya  Merasa Difitnah Lecehkan 4 Anggotanya, Kasatpol PP Kota Bekasi Siap Lakukan 'Sumpah Pocong'

“Silahkan aja kalau gak bisa membela para pensiunan mah, bakal ajak murid, menantu, besan, dulur (sodara). Mana penghargaannya kecil, dididik dari kecil tapi gak ngebela,” katanya.

Uce sendiri telah mengabdi sebagai guru – kepala sekolah selama 39 tahun. Ia pensiun pada tahun 2022 lalu, dan berharap mendapatkan apresiasi layak seperti pensiunan terdahulu.

Sementara, pengurus KORPRI Karawang, Abas Sudrajat mengatakan bahwa pihaknya belum bisa mengambil keputusan terkait tuntutan tersebut.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Paripurnakan Raperda Layak Anak dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Menurutnya, ketidakseimbangan tuntutan pensiun dengan kondisi kas organisasi menyebabkan titik buntu.

“Pengurus inti KORPRI sedang berada di luar daerah untuk kegiatan kemanusiaan. Semua aspirasi pensiunan akan kami laporkan, termasuk usulan terkait opsi pemenuhan data,” tutupnya. (*)

Sumber : TVBerita.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dari Dedi Mulyadi hingga Prabowo, Semua Orang Marah pada Kekejaman Taufik Hidayat

BANDUNG - Kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan tersangka Taufik Hidayat (30), terhadap kekasihnya YTR di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat masih menjadi perbincangan...

Taufik Hidayat Minta Maaf dan Mengaku Menyesal

BANDUNG - Suasana di salah satu ruangan di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, begitu riuh pada Jumat (26/6/2026). Sebab, di lokasi digelar konferensi pers...

Soal Duit Rp20 Juta ke Ketua BEM FH, Kombes Pol Budi Hermanto : ‘Beneran Polisi atau Orang yang Ngaku Polisi’

JAKARTA - Polda Metro Jaya buka suara mengenai aliran dana yang diterima mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) sebesar Rp 20 juta. Uang itu disebut...

Merasa Difitnah Lecehkan 4 Anggotanya, Kasatpol PP Kota Bekasi Siap Lakukan ‘Sumpah Pocong’

Menderita Penyakit Gula, Kejantanan Tidak Lagi Berfungsi, Tidak Mungkin Lakukan Pelecehan Seksual KOTA BEKASI - Merasa difitnah telah melakukan pelecehan seksual terhadap empat anggotanya yang...

Lagi, Peserta SPPI Kopdes Meninggal Dunia saat Ikuti Latsarmil

TERJADI lagi, satu anggota program Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) bagi calon pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih (KNPM) dilaporkan meninggal dunia, saat mengikuti latihan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan