Minggu, April 19, 2026
spot_img

Program Rumah Subsidi Serap 44 Ribu Buah Genteng Purwakarta

PURWAKARTA –  Program gentengisasi atau mengganti atap rumah dengan genteng dimulai dari Jawa Barat (Jabar).

Sebanyak 44.000 buah genteng dikirimkan dari pabrik genteng PG. Padi Super yang berlokasi di Desa Pamoyanan Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta kepada pembeli perdana Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta milik Lippo Grup.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melepas langsung pengiriman genteng dari pabrik, Selasa (14/4/2026).

Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan, Jabar menjadi pelaksana program gentengisasi karena dukungan ketersediaan produksi gentengnya. Selain di Purwakarta, produsen genteng juga ada di Majalengka dan Cirebon.

Berita Lainnya  Hore! 17 KDKMP di Karawang Dapat Bantuan Operasional Truk

“Kita gelorakan gentengisasi dari Jabar sesuai arahan presiden,” jelasnya.

Ia menyebutkan tahun ini ditargetkan sebanyak 62.500 unit rumah subsidi akan dibangun sehingga membutuhkan sekitar 45 juta buah genteng.

Ini menjadi kesempatan bagi pengusaha dan UMKM genteng di Jabar khususunya Indramayu untuk kembali bangkit. Maruarar berpesan agar produksi genteng dapat dimaksimalkan dengan tetap menjaga kualitas dan harus bersertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Dari rumah subsidi saja marketnya sekitar Rp100 miliar, belum untuk program renovasi rumah dan perumahan lainnya. Saatnya industri genteng kembali bangkit,” tegasnya.

Berita Lainnya  Ciptakan Iklim Dunia Usaha Produktif, NHRI Siap Kolaborasi dengan Kadin

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menambahkan, dengan program gentengisasi diharapkan industri genteng di Jabar dapat kembali tumbuh.

“Nanti pengusaha harus memperbaiki upah pekerja. Pemprov Jabar siap memberikan jaminan kesehatan. Jadi pengusaha kembali untung sementara pekerja semakin sejahtera,” jelas KDM, sapaan akrab gubernur.

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein meminta genteng hasil produksi perajin dari Purwakarta memiliki kualitas yang bagus. Ia pun siap membantu proses SNI secara gratis.

“Kebutuhan untuk Jabar sekitar 12 juta buah, itu bisa mencapai Rp27 miliar, syaratnya jaga kualitas dengan harga yang kompetitif dan karyawan harus semakin sejahtera,” tuturnya.

Berita Lainnya  Hore! 17 KDKMP di Karawang Dapat Bantuan Operasional Truk

Pemilik pabrik genteng Farid mengatakan, selama ini pabrik bermitra dengan 72 perajin genteng yang ada di Purwakarta. Kapasitas produksi setahun maksimal hanya 3 juta buah. Menurutnya jika kapasitas dapat dimaksimalkan maka kesejahteraan pekerja dan perajin genteng tradisional akan membaik.

Perajin genteng saat ini hanya berproduksi dua atau tiga kali sepekan sesuai permintaan pelanggan. Jika program gentengisasi berjalan, produksi siap dilakukan setiap hari.***

Sumber : jabarprov.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kang Ais Laporkan Dugaan Ijon Pokir Dewan ke Kejati Jabar?

KARAWANG - Salah seorang tokoh pergerakan Asep Irawan Syafei M.Si dikabarkan telah melaporkan dugaan ijon pokir Anggota DPRD Karawang ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa...

Sultan Kemnaker Bersiap Jadi Saksi Mahkota, Noel Minta ‘Tak Saling Serang’

JAKARTA - Pejabat Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berjuluk Sultan Kemnaker mau menjadi saksi mahkota mengungkap kasus Immanuel Ebenezer (Noel), namun Noel minta tak saling serang. Sosok...

BGN Hamburkan Rp 1,5 Miliar untuk Beli Sikat dan Semir Sepatu

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) tercatat melakukan pengadaan barang berupa sikat dan semir sepatu menggunakan anggaran tahun 2025. Pengadaan barang ini dipublikasikan dalam...

Transformasi Kepemimpinan Tokoh Muda di Parpol Karawang, Apakah Partai Golkar akan Menyusul?

FAKTA politik menunjukan terjadinya transformasi kepemimpinan tokoh muda yang mendominasi peta perpolitikan di Kabupaten Karawang - Jawa Barat. Mereka-para tokoh muda bukan hanya sekedar mengisi...

46 Warga Karawang Keracunan MBG, Mayoritas Balita dan Ibu Menyusui

KARAWANG - Sebanyak 46 warga Desa Cariumulya, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Mayoritas dari mereka adalah balita...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan