Selasa, Juli 28, 2026
spot_img

Program Rumah Subsidi Serap 44 Ribu Buah Genteng Purwakarta

PURWAKARTA –  Program gentengisasi atau mengganti atap rumah dengan genteng dimulai dari Jawa Barat (Jabar).

Sebanyak 44.000 buah genteng dikirimkan dari pabrik genteng PG. Padi Super yang berlokasi di Desa Pamoyanan Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta kepada pembeli perdana Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta milik Lippo Grup.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melepas langsung pengiriman genteng dari pabrik, Selasa (14/4/2026).

Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan, Jabar menjadi pelaksana program gentengisasi karena dukungan ketersediaan produksi gentengnya. Selain di Purwakarta, produsen genteng juga ada di Majalengka dan Cirebon.

Berita Lainnya  KADIN Karawang 'Gaspol' Jadi Jembatan Kolaborasi Dunia Usaha dengan Pertumbuhan Ekonomi Lokal

“Kita gelorakan gentengisasi dari Jabar sesuai arahan presiden,” jelasnya.

Ia menyebutkan tahun ini ditargetkan sebanyak 62.500 unit rumah subsidi akan dibangun sehingga membutuhkan sekitar 45 juta buah genteng.

Ini menjadi kesempatan bagi pengusaha dan UMKM genteng di Jabar khususunya Indramayu untuk kembali bangkit. Maruarar berpesan agar produksi genteng dapat dimaksimalkan dengan tetap menjaga kualitas dan harus bersertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Dari rumah subsidi saja marketnya sekitar Rp100 miliar, belum untuk program renovasi rumah dan perumahan lainnya. Saatnya industri genteng kembali bangkit,” tegasnya.

Berita Lainnya  Dualisme KADIN Karawang Buat Dunia Usaha dan Industri Jadi Bingung

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menambahkan, dengan program gentengisasi diharapkan industri genteng di Jabar dapat kembali tumbuh.

“Nanti pengusaha harus memperbaiki upah pekerja. Pemprov Jabar siap memberikan jaminan kesehatan. Jadi pengusaha kembali untung sementara pekerja semakin sejahtera,” jelas KDM, sapaan akrab gubernur.

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein meminta genteng hasil produksi perajin dari Purwakarta memiliki kualitas yang bagus. Ia pun siap membantu proses SNI secara gratis.

“Kebutuhan untuk Jabar sekitar 12 juta buah, itu bisa mencapai Rp27 miliar, syaratnya jaga kualitas dengan harga yang kompetitif dan karyawan harus semakin sejahtera,” tuturnya.

Berita Lainnya  Nobar Piala Dunia di Karawang Bantu Omset UMKM hingga Rp1,2 Miliar

Pemilik pabrik genteng Farid mengatakan, selama ini pabrik bermitra dengan 72 perajin genteng yang ada di Purwakarta. Kapasitas produksi setahun maksimal hanya 3 juta buah. Menurutnya jika kapasitas dapat dimaksimalkan maka kesejahteraan pekerja dan perajin genteng tradisional akan membaik.

Perajin genteng saat ini hanya berproduksi dua atau tiga kali sepekan sesuai permintaan pelanggan. Jika program gentengisasi berjalan, produksi siap dilakukan setiap hari.***

Sumber : jabarprov.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ditabrak Minibus, Pemotor Ayah dan Putrinya Tewas Sampai Terpental ke Atap Bengkel

CILEGON - Polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan maut melibatkan pengendara sepeda motor dan minibus di kawasan Merak, Kota Cilegon, Banten, Senin (27/7/2026). Insiden mengerikan...

Judi Online Hingga Indikasi Korupsi, BGN Pecat Ratusan Pegawai yang Terbukti Pelanggaran Berat

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) bersih-bersih internal lembaga dengan memberhentikan ratusan pegawai yang diduga melakukan pelanggaran disiplin. Selain itu, sembilan aparatur sipil negara (ASN)...

Polisi Tetapkan 7 Tersangka dalam Kasus Bentrokan di Tambak – Jakpus

JAKARTA - Polisi telah menetapkan tujuh tersangka dari peristiwa kericuhan maut di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat. Ketujuh tersangka ditetapkan atas perusakan gerobak...

Kasat Narkoba Tangsel dan Anak Buahnya Terlibat Penyalahgunaan Narkotika

JAKARTA - Bareskrim Polri menyebut Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Pardiman terlibat kasus penyalahgunaan narkotika jenis etomidate. Etomidate adalah obat bius medis kuat...

Sempat Sembunyi di Kasir Minimarket, Maling Motor di Morowali Tewas Setelah Dihakimi Massa

MOROWALI - Pria berinisial S (33) asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikeroyok massa usai diduga mencuri motor di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulsel). Pengeroyokan...

Hukum

Kasat Narkoba Tangsel dan Anak Buahnya Terlibat Penyalahgunaan Narkotika

JAKARTA - Bareskrim Polri menyebut Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Pardiman terlibat kasus penyalahgunaan narkotika jenis etomidate. Etomidate adalah obat bius medis kuat...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan