Minggu, Mei 10, 2026
spot_img

Polisi Karawang Naik Pangkat Setelah Tempurung Kepalanya Pecah Saat Amankan Demo

BANDUNG – Sandy Tatiady Koswara mengalami pecah tempurung kepala dalam aksi demonstrasi yang berakhir rusuh di Kabupaten Kabupaten Karawang, 29 Agustus 2025 lalu.

Tempurung kepala anggota Polres Karawang itu, harus diganti titanium akibat tempurungnya retak setelah terkena lemparan batu pendemo, saat mengawal massa aksi di Mapolres Karawang.

Beberapa hari setelah demonstrasi ricuh berakhir, dengan kondisi kepala masih diperban dan belum dapat berjalan dengan lancar, Sandy yang duduk di atas kursi roda mendapatkan penghargaan dari Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Setiawan.

Dalam upacara Kenaikan Pangkat Luar Biasa di Mapolda Jabar, Senin (8/9/2025), Sandy naik pangkat dari ajun inspektur polisi satu (Aiptu) menjadi inspektur polisi dua atau Ipda.

Seusai penganugerahan Sandy mengisahkan, dalam aksi demo yang berakhir rusuh itu, kepala Sandy terkena lemparan batu.

Berita Lainnya  Prabowo Gelar Reshuffle Kabinet

“Kepala terkena lemparan batu atau benda keras pas pengamanan unjuk rasa, itu kejadian Hari Jumat,” kata Sandy.

Pada saat itu, Sandy bersama anggota polisi lainnya berjaga di Gerbang Mapolres Larawang, sebelum terkena lemparan batu, ia mendengar suara ledakan dari gerbang yang ia jaga.

“Pada saat itu saya ada di gerbang pengamanan, kemudian tiba-tiba ada bunyi petasan dan lemparan batu, saya terkena,” tambahnya.

Saat batu mengenai kepalanya, darah segar keluar dari kepalanya dan Sandy pun diamankan anggota lainnya ke masjid untuk mendapatkan penanganan pertama. Karena luka yang dialami begitu parah, Sandy dilarikan ke rumah sakit, hingga diapun harus dioperasi karena tempurung kepalanya retak.

“Setelah diperiksa, tempurung tengkorak retak dan hancur. Dioperasi di Rumah Sakit Keramat Jati, jadi si tempurung diganti tintanium,” jelas Sandy.

Berita Lainnya  Masalah Parkir Merembet ke Pokir, Gaya Komunikasi Pimpinan DPRD Karawang Buruk!

Disinggung saat dirinya mendapatkan kenaikan pangkat, Sandy sebut jika dia tetap bersyukur. “Alhamdulillah ada hikmah di balik kejadian ini, bersyukur kepada Allah SWT,” ujarnya.

Selain Sandy, ada tiga polisi lain yang juga diganjar kenaikan pangkat oleh Kapolda Kabar di antaranya Nova Bhayangkara anggota Polres Cianjur dari AKP menjadi Kompol, Sherlyta anggota Polda Jabar Putri dari Bripda ke Briptu dan Adzulfaqqor anggota Polres Indramayu dari Bripda ke Briptu.

81 Polisi Luka, 4 Naik Pangkat

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, kenaikan pangkat luar biasa ini merupakan suatu bentuk penghargaan dari pimpinan polri.

“Pak Kapolri memberikan penghargaan atas dedikasinya kepada teman-teman semua yang telah ikhlas atas panggilan tugas, menjalankan perannya sebagai penjaga menjaga Kamtibmas melindungi mengayomi, mengamankan aksi unjuk rasa,” ujarnya.

Berita Lainnya  Menko Zulhas: Sekolah Bisa Protes MBG ke SPPG, Jangan Akting di Medsos

Demo yang berakhir rusuh di sejumlah daerah di Jabar menimbulkan korban luka di pihak personel Polri. Terparah korban luka yang bertugas menjaga aksi demonstran di Karawang, Cianjur, Indramayu hingga di Mapolda Jabar.

“Ada 81 seluruhnya anggota personel Polda Jabar yang mengalami luka, akibat timpukan, pukulan, lemparan, dan sebagainnya. Tapi ada 4 rekan kami yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa dari Bapak Kapolri,” tambahnya.

“Para korban 81 korban tersebut dan khususnya 4 orang ini. Dan kita doakan semuanya dapat pulih kembali seperti biasa dan menjalankan tugasnya,” pungkasnya.***

Artikel ini telah terbit di Detik.com : https://www-detik-com.cdn.ampproject.org/v/s/www.detik.com/jabar/berita/d-8100833/polisi-karawang-naik-pangkat-usai-tempurung-kepala-pecah-diganti-titanium/amp?amp_gsa=1&amp_js_v=a9&usqp=mq331AQIUAKwASCAAgM%3D#amp_tf=Dari%20%251%24s&aoh=17573273282332&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&ampshare=https%3A%2F%2Fwww.detik.com%2Fjabar%2Fberita%2Fd-8100833%2Fpolisi-karawang-naik-pangkat-usai-tempurung-kepala-pecah-diganti-titanium

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Penadah HP Curian di Bekasi Pakai Aluminum Foil buat Tangkal Sinyal

JAKARTA - Polisi menangkap tiga orang penadah handphone curian di Bekasi Timur. Para tersangka menggunakan aluminum foil untuk mengacak sinyal pendeteksi handphone. Kanit Reskrim Polsek...

252 Siswa di Jakarta Timur Keracunan MBG

JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat sebanyak 252 siswa mengalami gejala diduga keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di...

Makam Dibongkar, Polisi Selidiki Kasus Bayi Tewas Tak Wajar di Karawang

KARAWANG - Diduga mengalami kematian tak wajar, pihak kepolisian akhirnya melakukan ekshumasi atau proses pembongkaran makam seorang bayi laki-laki berinisial TP (1,5), asal Desa...

Demo Bupati Indramayu, Massa Lemparkan Puluhan Ular ke Aparat yang Berjaga

INDRAMAYU – Suasana di depan Pendopo Kabupaten Indramayu mendadak riuh saat puluhan ekor ular meluncur ke arah barisan penjagaan aparat keamanan. Aksi tak lazim...

Jadi Sorotan Satelit NASA, Kota Bekasi Disebut Salah Satu Kota Paling Beracun di Dunia

KOTA BEKASI - Di tengah bakal adanya proyek pengelolaan sampah energi listrik (PSEL), Kota Bekasi kembali jadi sorotan internasional setelah hasil pemantauan satelit mengungkap...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan