Sabtu, September 12, 2026
spot_img

Polemik Dana Hibah, Ketua Komisi I Ingatkan Dedi Mulyadi Tidak ‘Over Acting’

Menyikapi polemik dana hibah lembaga keagamaan yang diduga banyak terjadi penyimbangan, khususnya di Kabupaten Tasikmalaya yang kasusnya sedang ditangai Polda Jabar, Komisi I DPRD Jabar meminta Gubernur Kang Dedi Mulyadi (KDM) tidak over acting.

H. Rahmat Hidayat Djati (RHD), Ketua Komisi I DPRD Jabar menyampaikan, jika dianggap atau diduga terjadi penyimpangan dana hibah, maka seharusnya gubernur melakukan evaluasi, verifikasi dan validasi ulang untuk memastikan penyaluran dana hibah tahun 2025 tidak terjadi lagi penyimpangan.

Bukan kemudian akan menghapuskan dana hibah (menggantinya dengan program beasiswa santri) yang sudah menjadi kebijakan program pemerintah.

Berita Lainnya  Kejari Karawang Kembali Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Penyaluran KPR

Karena menurut RHD, rencana kebijakan KDM yang akan menghapus atau mengganti dana hibah menjadi beasiswa santri ini dinilai tidak adil bagi dunia pendidikan islam, yang seolah-olah semua dana hibahnya bermasalah.

“Jangan langsung dihapus atau dinolkan, itu namanya semena-mena, menyalahi tata laksana perencanaan program pemerintahan dan terutama tidak adil terhadap dunia pendidikan islam. Karena seolah-olah menganggap semuanya bermasalah. Ini catatan penting buat KDM,” tutur RHD, saat dikonfirmasi Redaksi Opiniplus.com.

Disinggung mengenai pernyataan KDM ‘ada faktor kedekatan politik’ mengenai penyaluran dana hibah lembaga keagamaan selama ini, RHD menilai jika itu hanya sebatas persepsi KDM. Pasalnya, sampai sejauh ini belum ada pembahasan antara KDM dengan DPRD Jabar untuk menyikapi persoalan ini.

Berita Lainnya  Menko Zulhas Akui MBG Gagal: Anggaran Besar, Dua Tahun Berjalan, Banyak Masalah!

“Itu persespsi KDM sebagai gubernur. Mestinya proporsional saja, tidak perlu over acting apalagi over statement. Padahal belum ada pembahasan yang sesuai mekanisme dan regulasi tata laksana perencanaan pemerintahan,” kata politisi PKB ini.

Adapun mengenai dugaan penyimbangan dana hibah yang sedang diselidiki Aparat Penegak Hukum (APH), RHD menegaskan bahwa semua sudah ada mekanisme dan regulasi yang mengatur pengelolaan dana hibah sejak perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan.

Dan mengenai pernyataan KDM yang ingin mengganti dana hibah dengan beasiswa santri, RHD mengaku jika internal Fraksi PKB akan membahasnya di internal rapat fraksi.

Berita Lainnya  Polda Jabar Ungkap Kasus Pornografi dan Eksploitasi Anak, 8 Tersangka Diamankan

“Nanti akan dibahas di internal rapat Fraksi PKB minggu depan,” tutupnya.***

Ket foto : KDM dan RHD sedang berdiskusi di kegiatan apel Satgas Anti Premanisme di Kawasan Industri Karawang pada 27 Maret 2025 lalu.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

IWOI Karawang Gelar Doa Bersama dan Renungan untuk Keselamatan Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak

KARAWANG - Puluhan wartawan yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang, Jawa Barat, menggelar doa bersama dan renungan untuk keselamatan 5...

Tunjukan Bukti Surat Penghentian Praktik Joki, Kuasa Hukum Tersangka VY Bantah ‘Mensrea’

KARAWANG - Tim Penasihat Hukum tersangka VY, mantan Direktur Utama PT BAS, mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri Karawang yang kembali menetapkan dua tersangka baru dalam...

Kejagung Pamerkan Tumpukan Duit Rp 1 Triliun Lebih Korupsi Pemanfaatan Kawasan Hutan Lampung

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) memamerkan tumpukan uang senilai lebih dari Rp 1 triliun dan USD 166 ribu yang disita dari hasil dugaan korupsi...

Kejari Karawang Kembali Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Penyaluran KPR

KARAWANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang kembali menetapkan dua tersangka baru dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bank...

Jelang Kontra Persija, Polda Jabar Imbau Seluruh Pendukung Persib Tak Datang ke Jakarta

BANDUNG - Kepolisian Daerah Jawa Barat mengimbau seluruh pendukung Persib Bandung untuk tidak datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, dalam laga...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan