Sabtu, Oktober 24, 2026
Google search engine

Polemik Dana Hibah, Ketua Komisi I Ingatkan Dedi Mulyadi Tidak ‘Over Acting’

Menyikapi polemik dana hibah lembaga keagamaan yang diduga banyak terjadi penyimbangan, khususnya di Kabupaten Tasikmalaya yang kasusnya sedang ditangai Polda Jabar, Komisi I DPRD Jabar meminta Gubernur Kang Dedi Mulyadi (KDM) tidak over acting.

H. Rahmat Hidayat Djati (RHD), Ketua Komisi I DPRD Jabar menyampaikan, jika dianggap atau diduga terjadi penyimpangan dana hibah, maka seharusnya gubernur melakukan evaluasi, verifikasi dan validasi ulang untuk memastikan penyaluran dana hibah tahun 2025 tidak terjadi lagi penyimpangan.

Bukan kemudian akan menghapuskan dana hibah (menggantinya dengan program beasiswa santri) yang sudah menjadi kebijakan program pemerintah.

Berita Lainnya  Duel Maut Rebutan Janda, Pria di Kendal Tewas Ditangan Tetangganya Sendiri

Karena menurut RHD, rencana kebijakan KDM yang akan menghapus atau mengganti dana hibah menjadi beasiswa santri ini dinilai tidak adil bagi dunia pendidikan islam, yang seolah-olah semua dana hibahnya bermasalah.

“Jangan langsung dihapus atau dinolkan, itu namanya semena-mena, menyalahi tata laksana perencanaan program pemerintahan dan terutama tidak adil terhadap dunia pendidikan islam. Karena seolah-olah menganggap semuanya bermasalah. Ini catatan penting buat KDM,” tutur RHD, saat dikonfirmasi Redaksi Opiniplus.com.

Disinggung mengenai pernyataan KDM ‘ada faktor kedekatan politik’ mengenai penyaluran dana hibah lembaga keagamaan selama ini, RHD menilai jika itu hanya sebatas persepsi KDM. Pasalnya, sampai sejauh ini belum ada pembahasan antara KDM dengan DPRD Jabar untuk menyikapi persoalan ini.

Berita Lainnya  KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules, Terkait Korupsi Kementerian ATR/BPN - PT. Summarecon

“Itu persespsi KDM sebagai gubernur. Mestinya proporsional saja, tidak perlu over acting apalagi over statement. Padahal belum ada pembahasan yang sesuai mekanisme dan regulasi tata laksana perencanaan pemerintahan,” kata politisi PKB ini.

Adapun mengenai dugaan penyimbangan dana hibah yang sedang diselidiki Aparat Penegak Hukum (APH), RHD menegaskan bahwa semua sudah ada mekanisme dan regulasi yang mengatur pengelolaan dana hibah sejak perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan.

Dan mengenai pernyataan KDM yang ingin mengganti dana hibah dengan beasiswa santri, RHD mengaku jika internal Fraksi PKB akan membahasnya di internal rapat fraksi.

Berita Lainnya  Viral Video Pria Dicambuk Meringis Kesakitan di KPPG Bogor, Polisi Lakukan Penyelidikan

“Nanti akan dibahas di internal rapat Fraksi PKB minggu depan,” tutupnya.***

Ket foto : KDM dan RHD sedang berdiskusi di kegiatan apel Satgas Anti Premanisme di Kawasan Industri Karawang pada 27 Maret 2025 lalu.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung Berakhir Diciduk Polisi, Menangis Saat Ditangkap di Kandang Ayam

PADANG - Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang telah menangkap seorang pemuda berinisial L (24 tahun) atau LN di kawasan Arai Pinang, Kecamatan Lubuk Begalung,...

Anggota TNI ini Meminta Maaf Sambil Menangis Setelah Pukul Kepsek Kiyai Kultural NU

LAMONGAN - Sebuah video memperlihatkan seorang Anggota TNI aktif/Babinsa Koramil Glagah, Serma Mamat Syaifudin (MS), sedang bersimpuh dan menangis sambil memeluk M. Munir Thowil...

Prabowo Tegur Seskab Teddy yang Minta Pidatonya Diakhiri : “Gue nih Presiden, Ted”

JAKARTA - Momen Presiden Prabowo Subianto menegur Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, terjadi dalam bentuk kelakar atau candaan saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional...

Prabowo Cari Dedi Mulyadi yang Tidak Hadir dalam Rakornas TPAKD

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mencari keberadaan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) karena tidak hadir langsung dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan...

Pakai Bahasa Jawa, Anggota Parlemen Malaysia Desak Prabowo Segera Tangani Karhutla

JAKARTA - Anggota parlemen Malaysia, Kalam Salan, menyampaikan pesan kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto dalam Bahasa Jawa. Dalam pesan tersebut, dia mendesak penanganan kebakaran hutan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan