Selasa, September 15, 2026
spot_img

Modus Jadi Guru Baru, Pria Tak Dikenal Masuk Kelas Gasak Perhiasan 6 Siswa Cirebon, Kok Bisa?

Enam siswa dari Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Desa Playangan Kecamatan Gebang Cirebon, menjadi korban pencurian. Emas perhiasan yang dipakai enam siswa ini dicuri seorang pria yang mengaku sebagai guru baru.

S, siswa kelas 3 yang menjadi korban mengatakan, dirinya bersama lima temannya dikumpulkan pelaku di salah satu kelas yang jauh dari ruang guru. Saat berada di dalam kelas, pria tersebut mengaku sebagai guru baru dan mendapat intruksi dari kepala sekolah, untuk mengumpulkan emas.

“Katanya nanti hilang, jadi dikumpulin dulu. Nanti pulang sekolah bisa diambil,” ujar S, pada Jumat, 2 Mei 2025.

Mereka baru sadar telah ditipu, setelah pria tersebut pergi menggunakan sepeda motor. S bersama korban lainnya kemudian melaporkan hal tersebut kepada guru di sekolah.

Berita Lainnya  Diduga Kesurupan, Petugas Kebersihan Bandara Soekarno-Hatta Menangis, Tertawa hingga Lompat-lompat Seperti Pocong

“Yang diambil kalung yang dapat dikasih mamah,” ujar S.

Ahmad Yanuar Sani, salah satu guru di sekolahan tersebut membenarkan peristiwa yang menimpa anak didiknya itu. Menurut Ahmad, peristiwa itu sebenarnya sudah terjadi beberapa hari yang lalu, namun baru viral.

Berdasarkan keterangan dari para korban, pelaku mengaku hendak melakukan razia perhiasan, berdasarkan inturksi kepala sekolah. Pelaku juga mengaku sebagai guru baru di sekolah tersebut.

“Kemudian siswa dikumpulkan disalah satu kelas dan diminta untuk melepaskan perhiasannya,” ujar Ahmad.

Ahmad menuturkan, lokasi kelas poisisnya membelakangi ruang guru, sehingga tidak termonitor oleh para guru. Sedangkan sekolahnya tersebut, cukup terbuka karena berdampingan dengan area masjid balai desa. Sehingga akses keluar masuk sekolah cukup mudah.

Berita Lainnya  Ratusan Santri Manbaul Hikam - Sidoarjo Keracunan Usai Santap Menu MBG

Saat peristiwa terjadi, kata dia, ada orang tua korban yang melihat. Namun, orang tua siswa itu tidak curiga terhadap aksi dari pelaku. Untuk mencegah hal tersebut terjadi lagi, pihaknya segera memasang CCTV di area sekolah.

Atas kejadian ini, phak sekolah Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Desa Pelayangan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, bekerja sama dengan Polsek Gebang Polresta Cirebon menggelar imbauan peningkatan kewaspadaan pada momen yang bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Berita Lainnya  Kini Giliran Ratusan Siswa di 2 Sekolah di Pati Keracunan MBG

Pantauan Kompas.com di lokasi, Kapolsek bersama sejumlah guru mengumpulkan seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 di halaman. Kapolsek memberikan imbauan agar para siswa-siswi tidak membawa barang-barang berharga yang menimbulkan perhatian.

“Khususnya para siswi, sampaikan ke orangtua ya agar tidak memberikan perhiasan kepada putrinya saat berangkat sekolah, untuk mengantisipasi kejadian serupa,” kata AKP Wawan Hermawan, Kapolsek Gebang, saat memberikan imbauan di halaman sekolah, Jumat (2/5/2025) siang.

Sumber : metrotv

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ramai Fenomena Planet Venus Berdekatan dengan Bulan Sabit, ini Penjelasan BRIN

JAKARTA - Fenomena langit malam berupa bulan sabit yang tampak berdampingan dengan sebuah titik cahaya terang di langit pada Senin (14/9/2026) malam, akhirnya terjawab....

Purbaya Dicopot dari Jabatannya Saat Rapat Bersama Komite IV DPD RI, Digantikan Suahasil Nazara

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat panggilan telepon penting dari Istana dan meninggalkan ruang rapat gabungan di Kompleks Parlemen pada Senin, 14...

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

Mantan Bupati Bekasi Divonis 6 Tahun Penjara, Bayar Rp 10,4 Miliar, Hak Politik Dicabut 10 Tahun

BANDUNG - Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang divonis enam tahun penjara dalam perkara tindak pidana korupsi. Putusan dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung...

Setelah Aksi Tanam Pohon Pisang di Jalan Badami-Loji, Warga Karawang Selatan Demo Dedi Mulyadi

KARAWANG - Setelah sebelumnya melakukan aksi tanam pohon pisang di Jalan Badami-Loji, kini warga Karawang Selatan melakukan aksi demonstrasi terhadap Gubernur Jawa Barat, Kang...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan