Senin, Maret 9, 2026
spot_img

Peristiwa ‘Sahur Berdarah’, Diduga Dirampok : Ayah Tewas dan Ibu Kritis

KOTA BEKASI – Diduga menjadi korban perampokan, peristiwa ‘sahur berdarah’ terjadi di Perumahan Prima Lingkar Asri, Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi, pada Senin (2/3/2026).

Seorang suami berinisial EU (65) ditemukan tewas bersimbah darah. Sementara istrinya PW (60) ditemukan dalam kondisi kritis.

Peristiwa ini diketahui saat anak perempuan korban berinisial DNA terbangun saat waktu sahur. Biasanya DNA dibangunkan ibunya sekitar pukul 03.00 WIB. Namun, pagi itu tak ada yang mengetuk pintu kamarnya.

Alarm berbunyi sekitar pukul 04.15 WIB. DNA terkejut karena waktu imsak sudah dekat. Tak seperti biasa sang ibu membangunkannya untuk makan sahur.

Berita Lainnya  Tipu-tipu Investasi Bodong hingga Miliaran, Pengusaha Konveksi Dilaporkan ke Polda Jabar

DNA kemudian turun ke lantai bawah untuk membangunkan ibunya. Saat ia memanggil tidak ada jawaba, yang terdengar hanya suara seperti orang suara mendengkur.

Merasa ada yang tidak beres, DNA panik dan mencoba meminta pertolongan. “Anak korban kaget, panik, kemudian meminta tolong ke warga tapi enggak ada siapa-siapa di sini. Sehingga korban menghubungi keluarganya,” tutur Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal.

Ditemukan bersimbah darah

Tak lama kemudian, keluarga datang. Karena pintu sulit diakses, kaca jendela dibuka secara paksa agar bisa masuk. Di situ terlihat korban sudah tergeletak kedua-duanya.

Berita Lainnya  Dari Penyanyi Dangdut, Jabat Bupati, hingga Ditangkap KPK

EU ditemukan di atas kasur dengan kondisi bersimbah darah. Sementara PW tergeletak di lantai kamar. Korban EU dinyatakan meninggal dunia di lokasi. PW yang kritis langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif.

Dari hasil pemeriksaan awal, kedua korban mengalami luka akibat benda tumpul di bagian belakang kepala.

“Untuk saat ini sementara dari dokter rumah sakit, pukulan benda tumpul di belakang kepala,” ujar Andi.

Polisi juga mencatat sejumlah barang yang diduga hilang. Diantaranya gelang emas dan kunci mobil milik korban.

Jenazah EU telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk visum dan autopsi. Sementara PW dirawat intensif di Rumah Sakit Primaya.

Berita Lainnya  Bareskrim Terbitkan DPO Bandar Narkoba 'Koh Erwin'

Kini rumah dua lantai bercat putih itu dipasangi garis polisi. Petugas dari Polsek Pondok Gede dan Polres Metro Bekasi Kota melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.

Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk motif dan dugaan pelaku. Garis polisi yang sempat terpasang sudah dilepas, namun penyelidikan terus berjalan.***

Sumber : Kompas.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Longsor TPST Bantargebang : 4 Tewas, 4 Selamat, 5 Masih Pencarian

BEKASI - Proses pencarian korban longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang Bekasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan pada Senin (9/3/2026). Namun, proses evakuasi menghadapi...

Akal-akalan Korupsi Bupati Pekalongan, ART Jadi Dirut Perusahaan

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta baru dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan yang menjerat...

Rame Terus, Dedi Mulyadi Sebut Pinjaman Rp 2 Triliun ke BJB Masih Wacana

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan rencana pinjaman Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) kepada Bank BJB senilai Rp 2 triliun masih...

Pemerintah Batasi Akses Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI, Farah Puteri Nahlia, memberikan dukungan terhadap langkah pemerintah yang membatasi akses media sosial untuk anak di bawah...

Delpedro dkk Bebas, Yusril Minta JPU Tak Cari-cari Alasan Kasasi

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra meminta jaksa penuntut umum (JPU) tidak mencari-cari alasan untuk mengajukan kasasi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan