Selasa, Agustus 11, 2026
spot_img

Perannya Diambil Sekda, Wagub Erwan ‘Ngambek Gede’

BANDUNG – Jarang terlihat masuk kantor, kebanyakan absen saat rapat sidang paripurna DPRD, terakhir menghadiri acara kelulusan siswa barak militer gelombang kedua di Rindam III/Siliwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Herman Suryatman dinilai telah melampaui batas kewenangannya sebagai seorang Sekretaris Daerah (Sekda) yang seharusnya menangani urusan administratif serta mengkoordinasikan kinerja para kepala dinas.

Hal inilah yang kemudian membuat Wagub Jawa Barat, Erwan Setiawan akhirnya ‘ngambek gede’ alias marah besar kepada Sekda Herman Suyatman. Akhirnya, huhungan diantara keduanya dikabarkan retak.

“Memang ada keretakan, kenyataan. Saya di ruang, (ruangan saya di sini). Sekda di ruang sana, satu lantai, saya lewat tidak ada,” ujar Wagub Erwan, di Gedung Sate Bandung, dilansir dadi KompasCom, Senin (30/6/2025).

Menurut Erwan, sejumlah tugas yang secara struktural seharusnya menjadi domain Wakil Gubernur, kini justru dilaksanakan oleh Sekda.

Berita Lainnya  Prabowo Sarankan Atap Rumah Kembali Pakai Ijuk, Atap Seng Dapat Akibatkan Kanker Paru-paru

Salah satu contoh yang disebutkan adalah kehadiran Sekda pada acara kelulusan siswa barak militer gelombang kedua di Rindam III/Siliwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

“Sudah di luar batas. Saya katakan sudah di luar batas. Sudah di luar kewenangan-kewenangan dia. Terakhir kemarin, di Rindam. Itu kan bukan juga seorang Sekda di Rindam. Orang bisa menilai,” tegasnya.

Bagaimana Tugas Sekda Menurut Wakil Gubernur?

Erwan menekankan bahwa fungsi utama seorang sekretaris daerah adalah menangani urusan administratif serta mengkoordinasikan kepala dinas berdasarkan hasil temuan gubernur dan wakil gubernur di lapangan.

Ia menilai kehadiran Sekda seharusnya lebih banyak di kantor, bukan justru mengambil alih kegiatan-kegiatan yang lebih bersifat eksekutif.

“Sebenarnya perlu dipahami, namanya sekretaris daerah itu mengkoordinir sekretariat daerah. Seharusnya Pak Sekda selalu ada di kantor. Pak Gubernur di lapangan, saya ke lapangan,” ucap Erwan.

Berita Lainnya  Jurnalis Gelar Aksi Tolak Pelabelan 'Londo Ireng'

Apakah Ketegangan Ini Sudah Terlihat Sejak Lama?

Keretakan hubungan keduanya bukan hanya isapan jempol. Dalam sidang paripurna DPRD Jabar pada Kamis (19/6/2025), Erwan secara terbuka menyindir ketidakhadiran Sekda dalam berbagai agenda penting.

“Dan juga sekalian tanyakeun kamana wae (tanyain ke mana aja) Sekda gitu,” ujar Erwan di hadapan anggota dewan.

“Selama saya paripurna mewakili Pak Gubernur belum pernah saudara Sekda hadir dan sekarang pun di kantor nggak pernah ada, coba tanyakan yang terhormat anggota DPRD, terima kasih,” imbuhnya.

Menanggapi tudingan tersebut, Herman Suryatman menyampaikan permohonan maaf. Ia menjelaskan bahwa ketidakhadirannya dalam beberapa agenda disebabkan oleh tugas resmi dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Berita Lainnya  Ketua DPRD Lebak Diduga Suruh Orang Culik dan Aniaya Aktivis yang Mengkritiknya

“Saya mohon maaf jika ada agenda yang tidak sempat saya hadiri. Saat itu saya sedang menjalankan tugas yang diberikan langsung oleh Pak Gubernur,” ujar Herman.

Apa Respons Gubernur Dedi Mulyadi? Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sendiri belum secara eksplisit menanggapi konflik internal ini, namun ia beberapa kali menyatakan pujiannya terhadap kinerja Sekda.

“Dia cerdas, eksekutor ulung,” ujar Dedi Mulyadi dalam satu kesempatan, yang seolah menjadi pembelaan terhadap Sekda Herman Suryatman.

Pernyataan itu sempat menimbulkan spekulasi bahwa Gubernur lebih berpihak kepada Sekda dibandingkan dengan Wakil Gubernur dalam dinamika pemerintahan saat ini.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Siswa SMA Tewas Tertabrak KRL di Stasiun Jurangmangu – Tanggerang Selatan

TANGGERANG - Terjadi kecelakaan di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, Senin (10/8/2026), setelah seorang pelajar SMA tewas tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL). Peristiwa yang terjadi sekitar...

Dugaan Korupsi KPR BTN, Manajemen PT. BAS Janji Koperatif dan Selesaikan Sengketa Konsumen

KARAWANG - Terkait dugaan korupsi KPR Bank BTN yang sedang ditangani Kejaksaan Negeri Karawang, Manajemen PT. Bumi Artha Sedayu (BAS) akhirnya angkat bicara. Plt. Direktur...

Bentuk Protes Harga Telur Terus Anjlok, Peternak di Yogyakarta Bagikan Ribuan Ekor Ayam

JOGJA - Ratusan peternak di DIY mendatangi kantor DPRD DIY, Senin (10/08/2026). Sebelum masuk ke gedung wakil rakyat tersebut, mereka terlebih dahulu membagi-bagikan ayam...

3 Kali Mangkir Panggilan, Kejari Bekasi Tahan Mantan Dirus Perumda Tirta Bhagasasi

BEKASI - Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menahan mantan Direktur Usaha Perumda Tirta Bhagasasi berinisial AEZ (35) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemasangan...

2 Tahun Misteri Hilangnya Paramitha Titania Akhirnya Terungkap, Tulang Belulang Korban Ditemukan di Jurang

MOROWALI - Tulang belulang Paramitha Titania Anggelica (28), yang hilang sejak Juli 2024, ditemukan di dalam jurang Desa Kalono, Kecamatan Bungku, Kabupaten Morowali, Sulawesi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan