Selasa, September 1, 2026
spot_img

Penyegaran Organisasi, Pemkot Bekasi Kembali Lakukan Rotasi-Mutasi Jabatan

KOTA BEKASI – Dalam rangka upaya penyegaran organisasi dan pengisian jabatan yang kosong, Pemkot Bekasi kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap puluhan pejabat struktural Eselon III dan IV, sekaligus kepala unit pelayanan di bidang kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 44 pejabat Eselon III dan IV menjalani rotasi dan mutasi jabatan. Selain itu, Pemkot Bekasi juga mengangkat dan melakukan alih tugas terhadap 17 Kepala UPTD Puskesmas Kota Bekasi.

Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan, agar dapat berjalan optimal dan tidak mengalami hambatan akibat kekosongan jabatan.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menjelaskan, bahwa rotasi dan mutasi ini merupakan bagian dari manajemen organisasi yang dilakukan secara terencana dan profesional. Pengisian jabatan dilakukan baik di tingkat dinas maupun kewilayahan, termasuk pada sektor pelayanan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Berita Lainnya  Sekda Karawang Jadi Narasumber di Forum Smart City Jakarta

“Rotasi dan mutasi ini dilakukan untuk mengisi jabatan yang kosong sekaligus memastikan roda organisasi tetap berjalan dengan baik, termasuk di tingkat puskesmas yang sangat berperan dalam pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Tri Adhianto, saat memimpin prosesi pelantikan dan sumpah jabatan, Jumat (6/2/2026).

Ia menambahkan, bahwa pelantikan kepala UPTD puskesmas dilakukan secara bersamaan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal dan berkesinambungan. Menurutnya, keberadaan pimpinan yang definitif sangat penting untuk menjaga kualitas pelayanan kesehatan di setiap wilayah.

Berita Lainnya  Wagub Erwan Minta Warga Jabar Tak ke Jakarta Ikut Demo

Selain sebagai bentuk penyegaran organisasi, Tri Adhianto menegaskan bahwa rotasi dan mutasi juga menjadi sarana pembinaan karier ASN. Pemerintah Kota Bekasi, kata dia, berkomitmen menerapkan sistem merit dengan memberikan kesempatan promosi kepada aparatur yang memiliki kompetensi dan prestasi.

“Kami ingin memberi ruang kepada ASN yang berprestasi dan memiliki uji kompetensi yang baik untuk naik jabatan. Prestasi dan kinerja harus menjadi dasar utama dalam pengembangan karier,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Bekasi berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab barunya.

Berita Lainnya  Lewat Program 'Karawang Cerdas', Bupati Karawang Raih Penghargaan di Bidang Pendidikan

Ia juga mengingatkan agar setiap pejabat bekerja dengan penuh integritas, profesionalisme, dan orientasi pelayanan publik.

Melalui rotasi dan mutasi ini, Pemerintah Kota Bekasi terus berupaya membangun birokrasi yang solid, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan.

Dengan aparatur yang kompeten dan berprestasi, diharapkan kinerja pemerintah daerah semakin optimal dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.***

Sumber : bekasikota.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kejagung Sita Uang Rp 401 Miliar dalam Korupsi Nikel

JAKARTA - Barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 401 Miliar terkait kasus dugaan korupsi tata kelola nikel ditampilkan saat konferensi pers di Gedung...

Jembatan Gantung Pongpet Anjlok Sesaat Setelah Diresmikan Bupati Citra

PANGANDARAN - Jembatan gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, mengalami kerusakan fatal sesaat setelah diresmikan oleh Bupati Citra Pitriyami pada Minggu...

Gus Kikin Resmi Terpilih sebagai Ketum PBNU 2026-2031

JOMBANG - KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah...

Habib Rizieq Kecam Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Bambang dan Lukai Faturrohman

JAKARTA - Habib Rizieq Shihab (HRS) mengecam keras tewasnya Bambang Setiyawan, seorang pedagang cermin di Pejompongan yang tewas akibat pengeroyokan dalam kericuhan aksi unjuk...

Sempat Memanas! 5 Calon Ketum PBNU Sepakat Pemilihan Melalui AHWA

JOMBANG - Penentuan mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan