Minggu, November 8, 2026
Google search engine

Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok Preman Kampung

PURWAKARTA – Pesta pernikahan berujung maut di Purwakarta, Jawa Barat. Pemilik hajat, Dadang, tewas usai diduga dikeroyok sekelompok pemuda diduga sebagai preman kampung.

Aksi penganiayaan terjadi saat korban menggelar acara pernikahan anaknya di rumahnya yang berada di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Purwakarta, Sabtu (4/4/2026). Sekitar pukul 14.00 WIB, sekelompok orang datang ke acara pesta tersebut dan meminta uang ke pemilik hajat sebagai jatah.

Korban sempat memberikan uang sebesar Rp 100 ribu, namun sekitar pukul 15.00 WIB kelompok orang tersebut kembali datang dan meminta uang Rp 500 ribu.

Berita Lainnya  Buka Rok Siswa dan Pegang Kemaluan, Guru Agama Nyaris Diamuk Wali Murid hingga Diamankan Polisi

“Saya itu bantu mereka istilahnya minta uang lah palak ya, terus dia minta dua kali, pertama dikasih 100 ribu, yang kedua minta 500 ribu, kakak saya menolak,” ujar Wahyudin adik korban yang juga kena palak sekelompok orang itu, ditemui di Mapolres Purwakarta saat melakukan Laporan Polisi, Sabtu (4/4/2026) malam.

Wahyu mengatakan kakaknya menolak dan sempat keluar tenda acara resepsi pernikahan anaknya. Di luar tenda terjadi keributan hingga korban dikeroyok sekelompok orang itu, kakaknya jatuh pingsan hingga tewas.

Berita Lainnya  Balita 3 Tahun di Karawang Dianiaya 2 Bocah, Alat Kelamin Korban Ditusuk Sate dan Digunting

“Kakak saya enggak ngasih ya terjadilah keributan itu. Ke kakak saya tiga orang, ke saya 8 orang, kan saya enggak kenal karena tinggal di Karawang, kakak saya yang di Purwakarta,” ucapnya sambil masuk ke ruang pemeriksaan.

Dalam video amatir, detik-detik korban meninggal terekam kamera dan viral di media sosial. Korban terlibat kolaps hingga dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit. Sementara istri dan anak korban jatuh pingsan.

Berita Lainnya  Geger Penemuan Benda Logam Misterius di Perkebunan Kelapa Sawit, Diduga Serpihan Roket Pembawa Satelit Milik China

Pantauan di Mapolres Purwakarta, anak korban yang masih mengenakan pakaian kebaya resepsi pernikahan itu masih menunggu proses pemeriksaan polisi.***

Sumber : Detik.com
Ket foto : ilustrasi Opiniplus.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan