Minggu, Mei 10, 2026
spot_img

Om Zein Gadaikan SK Jabatan Bupati ke Bank

Untuk Beli Tanah dan Bangunkan Rumah Siswa Alumni Pendidikan Barak Militer

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, mengambil langkah tak biasa demi membantu keluarga seorang siswa yang hidup dalam keterbatasan.

Ia menggadaikan Surat Keputusan (SK) jabatannya ke Bank BJB untuk membeli sebidang tanah bagi keluarga siswa tersebut, yang sebelumnya mengikuti pelatihan karakter dan kedisiplinan berbasis militer.

Siswa bernama Jajang (nama samaran) mengikuti pelatihan di Resimen Armed 1 Sthira Yudha. Seusai mengikuti program tersebut, sikap Jajang berubah drastis menjadi lebih positif.

Perubahan ini menarik perhatian Om Zein—sapaan akrab sang bupati—hingga ia memutuskan untuk mengunjungi rumah Jajang di Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta.

Kunjungan pada Selasa (20/5/2025) itu membuka mata Om Zein terhadap kondisi keluarga Jajang yang memprihatinkan. Rumah yang nyaris roboh berdiri di atas tanah milik orang lain.

Sang ayah, Bah Mamat, tengah berjuang melawan kanker perut di tengah keterbatasan ekonomi.

Dua hari berselang, Kamis (22/5/2025), Om Zein menepati janjinya. Ia datang kembali dan langsung bernegosiasi dengan pemilik tanah tak jauh dari rumah lama Jajang. Dengan harga Rp100 ribu per meter, ia membeli tanah seluas 50 meter persegi secara tunai.

“Ini uang pribadi Om Zein, hasil menggadaikan SK ke BJB,” kata Om Zein.

Ia meminta agar rumah yang akan dibangun di atas tanah itu berbentuk rumah panggung sederhana namun layak huni.

Tanah tersebut juga akan disertifikatkan atas nama Jajang, sebagai bentuk dukungan agar ia terus menjaga sikap baik dan kedisiplinan yang telah dibangun.

Bantuan ini pun disertai syarat. Tidak berat, tapi sarat makna. Om Zein meminta agar keluarga Bah Mamat menjaga salat, dan khusus untuk Jajang, tidak membawa handphone ke sekolah.

“Kalau masih bawa handphone ke sekolah, bantuannya akan dicabut,” tegas Om Zein.

Langkah Om Zein ini menjadi contoh nyata kepedulian pemimpin terhadap warganya, terutama saat perubahan kecil dari seorang anak mampu menyentuh nurani pejabat setingkat bupati.

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Penadah HP Curian di Bekasi Pakai Aluminum Foil buat Tangkal Sinyal

JAKARTA - Polisi menangkap tiga orang penadah handphone curian di Bekasi Timur. Para tersangka menggunakan aluminum foil untuk mengacak sinyal pendeteksi handphone. Kanit Reskrim Polsek...

252 Siswa di Jakarta Timur Keracunan MBG

JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat sebanyak 252 siswa mengalami gejala diduga keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di...

Makam Dibongkar, Polisi Selidiki Kasus Bayi Tewas Tak Wajar di Karawang

KARAWANG - Diduga mengalami kematian tak wajar, pihak kepolisian akhirnya melakukan ekshumasi atau proses pembongkaran makam seorang bayi laki-laki berinisial TP (1,5), asal Desa...

Demo Bupati Indramayu, Massa Lemparkan Puluhan Ular ke Aparat yang Berjaga

INDRAMAYU – Suasana di depan Pendopo Kabupaten Indramayu mendadak riuh saat puluhan ekor ular meluncur ke arah barisan penjagaan aparat keamanan. Aksi tak lazim...

Jadi Sorotan Satelit NASA, Kota Bekasi Disebut Salah Satu Kota Paling Beracun di Dunia

KOTA BEKASI - Di tengah bakal adanya proyek pengelolaan sampah energi listrik (PSEL), Kota Bekasi kembali jadi sorotan internasional setelah hasil pemantauan satelit mengungkap...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan