Minggu, Juli 12, 2026
spot_img

Dedi Mulyadi Suruh Pejabat Patungan 1 Miliar untuk Bonus Persib : “Jangan Pakai APBD”

Persib Bandung akan mendapatkan bonus sebesar Rp 2 miliar sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilannya menjuarai Liga 1 2024/2025.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, mengatakan, uang bonus untuk Persib bukan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jabar, melainkan dari kocek pribadinya sebesar Rp 1 miliar.

Sedangkan sisanya, mantan Bupati Purwakarta ini telah menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman, untuk mengumpulkan uang bonus yang bersumber dari para pejabat di lingkungan Pemprov Jabar.

“Bonus enggak boleh pakai APBD, dana pemerintah. Bonus dari saya Rp 1 miliar dan saya tugaskan Pak Sekda untuk mengoordinasikan para pejabat Pemprov Jabar agar memberi bonus Rp 1 miliar. Tapi tidak boleh pakai APBD,” ujarnya kepada para Bobotoh di atas panggung pesta perayaan Persib Bandung di Gedung Sate, Kota Bandung, Minggu (25/5/2025).

Sementara itu, Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jabar dan jajaran pejabat Pemprov Jabar yang telah memberikan perhatian kepada Persib Bandung.

“Terima kasih terutama kepada Pak Gubernur. Alhamdulillah telah diterima apa yang disampaikan,” katanya.

Dia menargetkan skuad Maung Bandung tampil maksimal pada Liga 1 musim depan demi bisa mempertahankan gelar juara.

Tak lupa, dirinya juga meminta dukungan kepada Bobotoh agar setia terus mendukung tim kesayangan warga Jabar sehingga bisa terus berprestasi di masa depan.

“Bobotoh yang saya banggakan. Bobotoh tetap ada di hati Persib. Alhamdulillah hari ini hari bahagia. Insya Allah tahun depan juara lagi. Terima kasih Bobotoh,” ujar Umuh.

Sumber : Kompas

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Belum Ada Urgensi Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda

KARAWANG - Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Sjamsurijal menilai belum ada urgensi terkait perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda. Cucun pun meminta...

Bejat! Anak Sendiri kok Dicabuli, Si Gondrong Kini Sudah Diringkus Polisi

KARAWANG - DH (46), seorang ayah asal Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa diringkus polisi, setelah kedapatan memperkosa anak kandungnya sendiri. Ironisnya,...

Bikin Bingung! Dedi Mulyadi Sebut Jalan Bergelombang Interchange Karawang Barat Kewenangan Jasa Marga

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) merespon keluhan masyarakat mengenai banyaknya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan jalan bergelombang di Jalan Interchange...

Ono Surono dan Dedi Mulyadi Sependapat Tak Perlu Ada Perubahan Nama Jawa Barat Menjadi Tatar Sunda

BANDUNG - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono hingga Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi alias KDM secara terpisah mengutarakan pendapat senada bahwa...

Pertama, Presiden Prabowo Luncurkan Biodiesel B50 di KM 57A Karawang

KARAWANG - Presiden Prabowo meluncurkan Biodiesel B50 di Rest Area KM 57A, Tol Jakarta - Cikampek, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Kamis...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan