Jumat, Mei 22, 2026
spot_img

Miliaran Bantuan Digelontorkan Kemenkes ke RSUD Jatisari, Pengamat Ingatkan Jangan Sampai Ada Penyimpangan

KARAWANG – Guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan, RSUD Jatisari Kabupaten Karawang – Jawa Barat mendapat kucuran bantuan anggaran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Miliaran anggaran ini akan diperuntukan bagi :

1. Proyek pembangunan gedung UTD sebesar Rp 3 miliar.

2. Belanja modal alat kedokteran jantung-alat kesehatan umum senilai Rp 2 miliar.

3. Belanja modal alat kedokteran radiodiagnostic senilai Rp 1,6 miliar.

4. Belanja modal alat kedokteran transfusi darah senilai Rp 4 miliar.

Berita Lainnya  Tanggapi Inisiasi TPU Tanpa Diskriminasi, NU: "itu Kewajiban Pemda, Bukan Soal Disetujui atau Tidak oleh Bupati"

5. Belanja modal alat kesehatan senilai Rp Rp 5 miliar.

6. Belanja modal alat kesehatan umum lainnya senilai Rp 5 miliar.

Mengetahui kabar ini, Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan Publik, Asep Agustian SH. MH mengingatkan, agar jangan sampai terjadi penyimpangan dalam bantuan anggaran dari Kemenkes ini.

Sebaliknya, RSUD Jatisari harus mampu meningkatkan fasilitas dan layanan kesehatan melalui bantuan anggaran miliaran ini.

Mengingat RSUD Jatisari merupakan salah satu rumah sakit yang diandalkan Pemkab Karawang untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, selain RSUD Karawang dan RSUD Rengasdengklok.

Berita Lainnya  Pasca 2 Wisatawan Tewas Tertimbun Longsor, Kini Wisata Curug Cileat - Subang Ditutup Sementara

“Satu sisi ini kabar baik untuk peningkatan kualitas layanan kesehatan di RSUD Jatisari. Tapi sisi lain kita juga harus terus memantau realisasi anggaran bantuannya. Jangan sampai ada penyimpangan yang berekses kepada manfaat bantuannya,” tuturnya, Senin (25/8/2025).

Oleh karenanya, Asep Agustian juga meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APK) untuk mengawasi realisasi anggaran bantuan Kemenkes untuk RSUD Jatisari ini.

“Ya, seharusnya tanpa diminta pun itu sudah jadi tugas APH untuk mengawasi. Kita pelototin sama-sama, supaya gak terjadi penyimpangan,” tandasnya.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Dukung Program MBG : ‘Jangan Sampai Ada Korupsi’

JAKARTA - KPK menyampaikan dukungan terhadap program prioritas pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski begitu, KPK menyebut tetap memberikan catatan penting mengenai tata kelola...

2 Buruh Tani di Pantura Subang Tewas Tersambar Petir

SUBANG - Nasib nahas menimpa dua orang buruh tani asal Desa Cigugur, Kecamatan Pusakajaya, Subang, yang kehilangan nyawa akibat tersambar petir saat bekerja memanen...

Isu Teror Pocong di Tanggerang, Polisi Imbau Warga Tenang dan Tingkatkan Kewaspadaan

TANGGERANG - Isu liar teror 'pocong' mencuat di bilangan Tangerang. Isu itu menyebutkan adanya pocong tipuan meneror warga di Kecamatan Rajeg, Tangerang, Banten. Heboh isu...

Dana Bantuan Provinsi Turun Drastis, Anggota DPRD Sukabumi Kritik Dedi Mulyadi

SUKABUMI - Transfer keseluruhan dana dari pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Kota Sukabumi turun drastis di periode Dedi Mulyadi. Hal itu diungkap oleh anggota DPRD...

Mangkir dari Panggilan DPRD Karawang, Koperasi Pindo Deli Siap-siap Dipolisikan

KARAWANG - Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar Komisi II DPRD Karawang, Kamis (21/5/2026). RDP ini membahas persoalan aduan puluhan eks anggota Koperasi PT. Pindo...

Hukum

KPK Dukung Program MBG : ‘Jangan Sampai Ada Korupsi’

JAKARTA - KPK menyampaikan dukungan terhadap program prioritas pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski begitu, KPK menyebut tetap memberikan catatan penting mengenai tata kelola...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan