Rabu, Mei 27, 2026
spot_img

Menag Serahkan Bantuan dan Resmikan SPPG di Ponpes Asshiddiqiyyah Karawang

KARAWANG – Menteri Agama Nasaruddin Umar meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pondok Pesantren Asshiddiqiyyah 3, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (5/2/2026).

Peresmian ini menjadi bagian dari upaya penguatan kualitas kesehatan dan kecerdasan santri melalui pemenuhan gizi yang memadai.

Peresmian unit SPPG ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pembacaan doa Al-Fatihah oleh Menteri Agama.

Dalam sambutannya, Nasaruddin menegaskan bahwa pemenuhan gizi yang baik merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi santri yang unggul dan berdaya saing.

“Dengan diresmikannya SPPG ini, kami berharap para santri memperoleh asupan gizi yang berkualitas. Mereka adalah calon penerus bangsa, sehingga kesehatan fisik dan kecerdasan mereka harus dijaga sejak dari apa yang dikonsumsi di pesantren,” kata Menag Nasaruddin dalam keterangan tertulis, Kamis, 5 Februari 2026.

Berita Lainnya  Pemkab Bekasi Siapkan 3 Langkah Penataan Pasar Tumpah Cikarang

Selain meresmikan unit pelayanan gizi, Menag juga menyerahkan bantuan stimulan secara simbolis senilai Rp75 juta kepada Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Asshiddiqiyyah Karawang.

Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi berbasis pesantren.

Menurut Menag, pesantren memiliki peran strategis tidak hanya sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.

“Kami ingin pesantren mandiri secara kelembagaan dan mampu menjadi penggerak ekonomi bagi lingkungan sekitarnya melalui program-program yang produktif dan berdampak nyata,” jelasnya.

Berita Lainnya  Pemkab Bekasi dan BPS Canangkan Program Desa Cantik 2026

Pimpinan Pondok Pesantren Asshiddiqiyyah 3 Karawang, Gus Hasan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Kementerian Agama.

Ia menilai peresmian SPPG dan pemberian bantuan stimulan merupakan amanah besar yang harus dijaga dan dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Agama dan seluruh jajaran. Ini merupakan kepercayaan dan amanah yang besar, semoga membawa keberkahan serta manfaat bagi para santri dan keluarga besar pesantren,” ungkap Gus Hasan.

Berita Lainnya  Berlangsung Demokratis dan Kondusif, 154 Desa di Bekasi Gelar Pemilihan BPD Serentak

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Agama turut didampingi Staf Khusus Menag Ismail Cawidu dan Gugun Gumilar, Direktur Pondok Pesantren Kemenag Basnang Said, Wakil Bupati Karawang Maslani, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat Dudu Rohman, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Karawang Sopian, serta sejumlah pejabat Kementerian Agama dan pengurus Pondok Pesantren Asshiddiqiyyah Karawang.***

Sumber : TVRINews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Karawang Tidak Boleh Kehilangan Jari Diri sebagai ‘Kota Lumbung Padi’, Bupati Aep : 86.170 Hektar LP2B Dikunci

KARAWANG - Memiliki lahan pertanian seluas 86.170 hektar yang telah 'dikuci' dalam Perda Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), atau sekitar 87% dari Lahan Baku...

Dugaan Pencabulan Anak di Karawang, Kuasa Hukum Minta Polisi Segera Tetapkan Tersangka dan Tahan Terduga Pelaku

KARAWANG - Hampir setahun lebih, tepatnya memakan waktu hingga 14 bulan, penanganan kasus dugaan pencabulan terhadap anak berinisial CZ (6), dikabarkan mulai mengalami titik...

Aparat Gabungan Hentikan Galian Tanah Merah Ilegal di Patokbeusi – Subang

SUBANG - Aparat gabungan yang terdiri dari Sat Reskrim Polres, Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang, menggentikan aktivitas galian tanah diduga ilegal,...

Dugaan Gratifikasi, Anne Ratna Penuhi Panggilan Penyidik Kejari Purwakarta

PURWAKARTA - Terkait dugaan gratifikasi, mantan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, pada Senin (25/5/2026). Anne tiba di kantor...

Diduga Tertipu WO yang Dikenal di Instagram, Pasangan Pengantin Viral ini Resmi Buat Laporan Polisi

JAKARTA - Pasangan pengantin Aldi (32) dan Feny (32) akhirnya resmi mempolisikan wedding organizer (WO) dan katering bernama Marwah Catering Service ke Mapolres Jakarta...

Hukum

Dugaan Gratifikasi, Anne Ratna Penuhi Panggilan Penyidik Kejari Purwakarta

PURWAKARTA - Terkait dugaan gratifikasi, mantan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, pada Senin (25/5/2026). Anne tiba di kantor...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan