Selasa, Juni 16, 2026
spot_img

Kadisdik Kukuhkan DPD AKSI Jabar 2025-2029

PURWAKARTA – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Purwanto mengukuhkan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) Provinsi Jawa Barat Periode 2025–2029.

Kadisdik pun mendorong komunitas kepala sekolah agar mampu membangun ekosistem pendidikan melalui pemikiran-pemikirannya.

“Kalau kepala sekolah enggak mau mikir, itu bikin repot sistem pendidikan. Kepala sekolah harus terus membangun kemampuan akademis, belajar memprediksi masa depan, menangkap kebutuhan siswa, guru, dan masyarakat serta mengelola satuan pendidikan sesuai fungsinya,” ungkap Kadisdik di Prime Plaza Hotel Purwakarta, Jumat (19/12/2025).

Berita Lainnya  KBM Sekolah Rakyat di Bekasi Dimulai Akhir Juni 2026

Kepala sekolah, lanjutnya, harus mampu menjadi pelopor dan teladan dalam menghadirkan perubahan. “Kepala sekolah harus nyonto, harus ada peradaban baru di sekolah Bapak/Ibu. Jangan sampai sekolah Bapak/Ibu itu dekil, WC bau, dan banyak fasilitas yang tak terawat,” tegasnya.

Kadisdik memandang AKSI sebagai wadah strategis untuk memberikan kontribusi terhadap ekosistem pendidikan. “AKSI bisa menjadi mitra strategis pemerintah. Jika sekiranya ada kebijakan yang tidak berpihak atau jauh dari kaidah akademis, saya pikir AKSI sah untuk memberikan masukan,” terangnya.

Berita Lainnya  Hampir Meneteskan Air Mata, Semringah Siswa Viral Sultan saat Mendapat Bantuan Sepeda dari Ketua MKGR

Selain itu, Kadisdik juga mengapresiasi banyaknya kepala sekolah asal Jawa Barat yang tergabung dalam kepengurusan AKSI nasional. Bahkan, Ketua Umum DPP AKSI dipimpin oleh Kepala SMAN 3 Sukabumi, Dudung Nurullah Koswara.

“Saya sangat bangga. Sudah saatnya Jabar memimpin. Ini harus jadi tradisi, dipertahankan, dan mulai memberi perubahan,” ucapnya.

Sebanyak 33 kepala sekolah dilantik menjadi pengurus DPD AKSI Provinsi Jawa Barat Periode 2025–2029. Kepala SMAN 1 Cibarusah, Imam Lubisasono dilantik sebagai Ketua DPD AKSI Provinsi Jawa Barat.(pun)

Berita Lainnya  70 Ribu Siswa yang Tak Lolos Sekolah Negeri akan Ditampung di Sekolah Swasta, KDM : Biaya Ditanggung Pemprov Jabar

Sumber : jabarprov.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Misteri Kematian Pejabat Purwakarta, Bunuh Diri atau Dibunuh?

KARAWANG - Kasus kematian Yogi Saleh, seorang pejabat Pemkab Purwakarta - Jawa Barat, terus menjadi perhatian publik terkait pertanyaan apakah Kepala Bidang Pengelolaan Aset...

Detik-detik Mahasiswa Teriaki Budiman Sudjatmiko ‘Pengkhianat Reformasi’

JAKARTA - Kericuhan mewarnai jalannya diskusi publik yang digelar platform Total Politik di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (15/6/2026)...

70 Ribu Siswa yang Tak Lolos Sekolah Negeri akan Ditampung di Sekolah Swasta, KDM : Biaya Ditanggung Pemprov Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 menunjukkan bahwa terdapat sekitar 444.000 siswa yang sudah terpetakan dalam...

Kejagung Bakal Periksa Seluruh Pengadaan Barang di BGN, dari Motor Listrik hingga Sepatu

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengaku bakal memeriksa seluruh pengadaan barang di Badan Gizi Nasional (BGN) buntut dugaan kasus korupsi tata kelola program Makan...

Disorot Mendagri, Rp 3,5 Triliun Belanja Pegawai Pemkab Bekasi Urutan Kedua Setelah Kaupaten Bogor

BEKASI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sampaikan solusi dan langkah terkait pengeluaran APBD untuk belanja pegawai daerah itu agar...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan