Rabu, Juli 8, 2026
spot_img

Jaga Trend Positif di Laga Kandang

JAKARTA | OPINIPLUS.COM | – Gelandang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, mengungkapkan perasaannya menjelang pertandingan kedua Piala ASEAN Mitsubishi Electric Cup (AMEC) 2024 melawan Laos.

Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Marselino mengakui tantangan yang dirasakan tim setelah perjalanan jauh dari Myanmar usai laga perdana.

“Kami kembali dari Myanmar, memang pertama kali saya travel seperti ini. Biasanya waktu AFF sebelumnya kita stay di Jakarta. Jadi saya sendiri merasa sedikit lelah,” ujar Marselino.

Berita Lainnya  Kampus UMBK Juara 1 Liga Futsal Mahasiswa Karawang, Siap Wakili LIFUMA di Jabar

Namun, pemain berusia 20 tahun tersebut menegaskan bahwa bermain di kandang memberikan energi dan motivasi tambahan bagi dirinya dan rekan-rekan.

Ia menyebut bahwa dukungan langsung dari suporter di Stadion Manahan Solo akan menjadi dorongan penting untuk memberikan performa maksimal.

“Semangat dan main di home membuat kita menjadi terpacu lagi karena kita harus menampilkan yang 100% terbaik, meskipun kita adalah para pemain muda,” tambahnya.

Marselino juga menekankan pentingnya menjaga mental dan mindset positif meski mayoritas skuad Timnas Indonesia terdiri dari pemain muda.

Berita Lainnya  Kampus UMBK Juara 1 Liga Futsal Mahasiswa Karawang, Siap Wakili LIFUMA di Jabar

Ia percaya bahwa regenerasi fisik yang cepat menjadi salah satu keunggulan tim saat ini dalam menghadapi tantangan pertandingan.

“Apapun, mindset dan mental kita harus baik, dan pemain muda juga recovery lebih cepat,” kata Marselino.

Menurut jadwal, pertandingan antara Timnas Indonesia dan Laos akan berlangsung di Stadion Manahan Solo pada Kamis, 12 Desember 2024, pukul 20.00 WIB.

Marselino dan kawan-kawan dipastikan siap mengamankan poin penuh demi menjaga tren positif dan posisi di papan atas klasemen Grup B. (PSSI)

Berita Lainnya  Kampus UMBK Juara 1 Liga Futsal Mahasiswa Karawang, Siap Wakili LIFUMA di Jabar
Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

KARAWANG - H. Toto Suripto, tokoh masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku tidak setuju jika nama Provinsi Jawa Barat dirubah menjadi Tatar Sunda. Dikatakan Toto,...

Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri ‘Lampu Hijau’

BANDUNG - Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Tatar Sunda memasuki babak baru setelah seluruh fraksi di DPRD resmi memberikan lampu hijau...

Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

KOTA BEKASI – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan dan pengelolaan fasilitas Pasar Bantargebang terus terus berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini...

Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

KARAWANG - Siapa yang tidak tahu kedekatan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Lurah Jujun atau Kades Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan