Rabu, Juli 8, 2026
spot_img

Laga Kandang Pertama Hadapi Laos, STY Minta Dukungan Garuda Fans

JAKARTA | OPINIPLUS.COM | – Pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae-yong meminta dukungan penuh dari Garuda Fans jelang pertandingan kedua Piala ASEAN Mitsubishi Electric Cup (AMEC) 2024 antara Timnas Indonesia melawan Laos.

Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Manahan Solo, Kamis, 12 Desember 2024, pukul 20.00 WIB, sekaligus menjadi laga kandang pertama bagi skuad Garuda di turnamen tersebut.

Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Shin Tae-yong mengakui bahwa para pemainnya masih kelelahan usai kemenangan 1-0 atas Myanmar di pertandingan pertama. Meski demikian, ia memastikan tim akan berusaha memberikan yang terbaik demi hasil maksimal melawan Laos.

Berita Lainnya  Kampus UMBK Juara 1 Liga Futsal Mahasiswa Karawang, Siap Wakili LIFUMA di Jabar

“Di AMEC 2024 saat ini, ini pertandingan pertama di home kita, dan kemarin di pertandingan awal versus Myanmar kami datang dan menang dengan skor satu kosong. Tetap pemain saat ini sangat lelah dan capek, tetapi kami harus berusaha semaksimal mungkin agar lebih baik lagi melawan Laos,” ujar Shin Tae-yong.

Pelatih berusia 54 tahun itu juga menyoroti usia muda skuad Garuda yang rata-rata berusia 20 tahun. Dengan waktu latihan yang sangat singkat, ia pun berharap para suporter dapat memberikan semangat dan energi kepada para pemain agar mampu tampil lebih percaya diri.

Berita Lainnya  Kampus UMBK Juara 1 Liga Futsal Mahasiswa Karawang, Siap Wakili LIFUMA di Jabar

“Melawan Laos nanti, walaupun latihan hanya satu hari saja, mungkin seperti yang diketahui, squad kita rata-rata umurnya 20-an. Jadi, saya ingin minta kepada para fans sepakbola Indonesia agar bisa memberikan dukungan penuh untuk pemain-pemain muda bisa berkembang lebih jauh daripada sekarang,” tambahnya.

Pertandingan melawan Laos menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk mempertahankan tren positif dan memperkuat posisi di klasemen grup B. (PSSI)

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

KARAWANG - H. Toto Suripto, tokoh masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku tidak setuju jika nama Provinsi Jawa Barat dirubah menjadi Tatar Sunda. Dikatakan Toto,...

Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri ‘Lampu Hijau’

BANDUNG - Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Tatar Sunda memasuki babak baru setelah seluruh fraksi di DPRD resmi memberikan lampu hijau...

Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

KOTA BEKASI – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan dan pengelolaan fasilitas Pasar Bantargebang terus terus berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini...

Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

KARAWANG - Siapa yang tidak tahu kedekatan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Lurah Jujun atau Kades Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan