Selasa, Juni 9, 2026
spot_img

Hercules Ingatkan KDM : Kalau Saya Suruh 50 Ribu Orang Datang ke Gedung Sate, Bagaimana Dedi Mulyadi?

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi diingatkan Ketua umum GRIB Jaya Rosario de Marshall alias Hercules untuk ikut merangkul ormas bukan memusuhinya.

AdapunĀ HerculesĀ tak sepakat jika ormas harus ditumpas.

“Ormas tuh banyak sekali kekuatannya, saya punya anak buah di Jawa Barat itu ada hampir 500 ribu, kalau saya suruh 50 ribu orang datang ke Gedung Sate, bagaimana Dedi Mulyadi?” ujar Hercules seperti dikutip dari Youtube Unlocked yang tayang pada Rabu (30/4/2025) melansir dariĀ Tribunjakarta.com.

Ia menegaskan bahwa 50 ribu massa yang datang ke Gedung Sate tak bakal bisa dibubarkan.

Bahkan, sekalipun dikerahkan pihak kepolisian.

Berita Lainnya  Fortusis Jabar Minta Kejelasan Program 'Sekolah Maung'

“Enggak bakal bisa dibubarin, enggak bisa. Datang 50 ribu orang, tidak merusak anarkis, polisi pun tidak bisa membubarkan mereka, tidak bisa dan itu dilindungi oleh undang-undang, wajib dan wajar untuk mereka datang dulu,” katanya.

Ia menegurĀ DediĀ MulyadiĀ untuk tidak memusuhi ormas di Jawa Barat, termasuk GRIB Jaya.

Pasalnya, ada peran ormas di balik kemenanganĀ DediĀ MulyadiĀ menjadi Gubernur Jawa Barat.

“Anak buah saya hampir 500 ribu di Jawa Barat, dukungĀ DediĀ MulyadiĀ jadi gubernur karena kendaraannya Partai Gerindra karena presiden kita Pak Prabowo. Kami kerja (dukung) tidak ada yang membayar kami,” ucapnya.

Hercules pun meminta agarĀ DediĀ MulyadiĀ merangkul ormas dan mengajak mereka bersinergi bersama TNI dan Polri.

Berita Lainnya  PERADI Minta Kejari Kembalikan Duit Sitaan Rp 101 Miliar ke Kas Daerah, Askun : "Jangan Langsung ke Rekening Petrogas"

“Sekarang sudah jadi gubernur, ormas itu dirangkul mengajak mereka. ‘Hei, masyarakat Jabar, ormas-ormas Jabar mari mendukung program-program saya gubernur, dukung saya bersinergi sama TNI-Polri bagaimana menciptakan aman nyaman damai.”

“Karena negara ini negara hukum, (oknum yang bersalah) kalian bertanggung jawab secara hukum yang berlaku di Indonesia, bukan panggil TNI, panggil Polri,” pungkasnya.

Minta Jangan Diganggu

Sebelumnya, Ketum Umum Grib JayaĀ HerculesĀ ternyata menyampaikan pesan khusus untukĀ DediĀ MulyadiĀ Gubernur Jawa Barat.

PascaĀ DediĀ MulyadiĀ dinilai sudah mendiskreditkan citra ormas Grib Jaya di mata publik.

Pesan itu disampaikan Ketum Grib melalui Razman Nasution selaku ketua Bidang Komunikasi Publik Grib Jaya.

Berita Lainnya  Hoaks Teror Pocong, Polisi Ungkap Hanya Cosplay Pengamen

Disebutkannya, pemberitaan negatif itu yang menurutnya sangat menyudutkan Grib Jaya itu berawal dari pernyataanĀ DediĀ Mulyadi.

Hal itu katanya melampaui batasĀ DediĀ MulyadiĀ sebagai seorang pejabat publik.

ā€œSaya hadir di Medan untuk meluruskan dan meng-counter informasi yang menyudutkan Ormas dan sepertinya mengarah ke Grib Jaya,ā€ tegas Razman, dilansir dari Instagram Razman Nasional, Kamis (24/4/2025).

Dedi Mulyadi dinilainya sangat sinis terhadap ormas, khususnya Grib Jaya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Studi PUSTAKA Sebut ‘Video Viral LGBT’ di THM Karawang Bisa Dijerat Pidana Kesusilaan

KARAWANG - Beredarnya video viral yang diduga memperlihatkan aktivitas komunitas LGBT di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Karawang, perlu ditindaklanjuti secara...

Desak ‘THM Sarang Maksiat’ Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

KARAWANG - Jamiyyah Nahdatul Ulama (JNU) mendesak agar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh segera menutup total Tempat Hiburan Malam (THM) yang diduga menjadi sarang...

Proyek SPPG Mandek, Investor di Sukabumi Merugi Rp 218 Miliar

SUKABUMI - Munjayin, investor asal Cikiray, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengaku rugi Rp 218 miliar dalam proyek pengambilalihan 97 dapur khusus Satuan...

Soal Kontroversi ‘Map Bertuliskan Bupati Karawang’ di Rumah Eks Kepala BGN, Ternyata Hanya Dokumen Pengajuan Kekurangan SPPG

KARAWANG - Terkait kontroversi keberadaan 'map bertuliskan Bupati Karawang' di rumah eks Kepala BGN, Dadan Hindayana, saat dilakukan penggeledahan oleh Kejagung, Bupati Karawang, H....

Nama Dani Ramdan dan Iin Farihin Jadi Sorotan di Sidang Kasus Suap Ijon Proyek Ade Kunang

BANDUNG - Bukan hanya mantan Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan yang terseret pusaran kasus suap ijon proyek di Pemkab Bekasi,Ā  nama a nggota DPRD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan