Kamis, Juli 9, 2026
spot_img

Dr. Dede Serap Aspirasi Masyarakat Dapil 6 Lewat Reses

KARAWANG | OPINIPLUS.COM | Reses ke-1 tahun 2024-2025 digelar Anggota DPRD Kabupaten Karawang. Termasuk dilakukan Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan, Dr. Anwar Hidayat, SH.,MH di Dapil 6.

Reses Dr. Dede Anwar yang digelar di Kecamatan Majalaya diantaranya Desa Ciranggon, Majalaya, Bengle, Lemahmulya, Sarijaya dan Desa Cimahi Kecamatan Klari tersebut menyerap beberapa aspirasi masyarakat.

Diantaranya seperti pembangunan infrastruktur pertanian (jalan dan drainase), perbaikan tanggul-tanggul yang jebol, perbaikan drainase perumahan yang sudah serah terima fasos-fasum, serta pembinaan dan permodalan UMKM agar naik kelas.

Berita Lainnya  Warga Ngeluh Banjir, Komisi III DPRD Karawang akan Sidak PT. SAI

Dr. Dede Anwar menyampaikan, bahwa semangat gotong royong dalam cipta pembangunan harus dilakukan pemerintah desa dan masyarakat di Dapil 6.

“Melalui Reses, saya pribadi menyoroti banyak aspirasi masyarakat di Dapil 6. Khususnya mengenai infrastruktur pertanian dan pembangunan SDM dalam hal ini pembinaan UMKM agar naik kelas. Insha Allah, akan kita realisasikan bersama-sama,” tutur Dr. Dede Anwar.

Selain pertanian, kata Dr. Dede, masyarakat Dapil 6 khususnya di Kecamatan Majalaya dan Klari memang didominasi oleh warga perumahan. Bagi perumahan yang sudah menyerahkan fasos-fasum, tentu aspirasi perbaikan infrastruktur jalan dan drainase akan diprioritaskan.

Berita Lainnya  Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri 'Lampu Hijau'

“Saya juga menghimbau bagi perumahan yang belum menyerahkan fasos-fasum untuk segera mengurusnya. Karena aspirasi dewan tidak bisa masuk, selama kewajiban fasos-fasum belum diserahkan ke pemda,” kata Dr. Dede.

Melalui reses, masyarakat terlihat antusias menyambut kedatangan anggota dewan. Karena reses bukan hanya sekedar agenda menyerap aspirasi masyarakat. Lebih dari itu, silaturahmi dengan masyarakat akan terus terjaga.

“Seperti yang saya sampaikan saat kampanye pileg dulu, bahwa silaturahmi waktu itu bukan pertemuan pertama dan terakhir. Karena cipta pembangunan tidak akan terwujud tanpa adanya campur tangan masyarakat langsung,” tandas Dr. Dede.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

KARAWANG - H. Toto Suripto, tokoh masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku tidak setuju jika nama Provinsi Jawa Barat dirubah menjadi Tatar Sunda. Dikatakan Toto,...

Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri ‘Lampu Hijau’

BANDUNG - Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Tatar Sunda memasuki babak baru setelah seluruh fraksi di DPRD resmi memberikan lampu hijau...

Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

KOTA BEKASI – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan dan pengelolaan fasilitas Pasar Bantargebang terus terus berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini...

Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

KARAWANG - Siapa yang tidak tahu kedekatan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Lurah Jujun atau Kades Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan