Senin, Agustus 17, 2026
spot_img

Desa di Jabar Diklasifikasi, ini Kata Komisi I

BANDUNG – Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat menilai masih adanya desa-desa di Jabar yang kondisinya masih kurang baik serta infrastruktur lainnya yang masih di bawah standar.

Hal tersebut dikemukakan Anggota Komisi I DPRD Jabar A Yamin, menyusul adanya klasifikasi desa di Jabar menjadi 3 yakni Desa Mandiri, Desa Maju, dan Desa Berkembang, sesuai yang tercantum dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Jabar 2024.

Menurut Yamin, pengklasifikasian desa tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan, karena masih ada desa yang berada di bawah standar, seperti banyak bangunan Balai Desa, juga infrastruktur lainnya yang masih di bawah standar.

Berita Lainnya  Sidang Paripurna Pemakzulan Bupati Gowa Ricuh, Husniah Talenrang Bawa Wanita Hamil

“Standar infrastrukturnya itu masih belum kuat,  jangan sampai yang di sebut Desa Mandiri itu hanya ada di perkotaan karena jangkauannya kecil sedangkan di pedesaan kabupaten jangkauannya sangat luas. Masih ada desa juga dengan kategori tertinggal,” kata Yamin.

“Saya lihat di lapangan desa tertinggal juga ada. Saat  kunjungan kerja di salah satu desa di Kabupaten Sukabumi, ada bangunan kantor kepala desa, aula sudah tidak layak untuk menjalankan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Berita Lainnya  Ferry Farluhutan Gantikan Soleman sebagai Anggota DPRD Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan

Karenanya Yamin berharap agar Pemprov Jabar memberikan perhatian lebih, terutama desa-desa yang berada di pelosok yang pemerataan fiskalnya diyakini tidak sama

“Jika hanya mengandalkan Alokasi Dana Desa (ADD) serta bantuan rutin, tidak akan cukup untuk membangun infrastruktur desa. Karena itu di perlukan bantuan-bantuan lainnya,” pungkas Yamin.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Peringatan Hari Damai Aceh Berujung Ricuh, Massa Kibarkan Bendera Bulan Bintang, Polisi Tembakan Gas Air Mata

ACEH - Peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), berakhir ricuh. Agenda doa tolak bala dan zikir akbar yang...

Bobby Nasution Jenguk Siswa Korban Keracunan MBG yang Kondisinya Parah

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menjenguk salah seorang siswa SMK Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo, yang menjadi korban dugaan keracunan Makan Bergizi...

Bukan Hanya 269 Siswa di Karo, 45 Siswa di Kota Dumai juga Keracunan MBG

RIAU - Bukan hanya 269 siswa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dugaan keracunan menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) juga terjadi di Kota Dumai...

Banyak Kasus Keracunan MBG, DPD RI : Anggaran Bahan Makanan Perlu Ditambah Jadi Rp 15-20 Ribu

SEMARANG - Anggota DPD RI Abdul Kholik mengungkapkan, masih banyak aspek yang perlu ditinjau dan dievaluasi dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal...

Kawal Program Presiden Prabowo, PKB Deklarasi ‘Satgas Prabowonomics’

JAKARTA - PKB melalui organisasi sayapnya, Panji Bangsa, membentuk Satuan Tugas (Satgas) Prabowonomics Panji Bangsa. Satgas tersebut didirikan Panji Bangsa sebagai tindak lanjut dari...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan