Minggu, Oktober 4, 2026
Google search engine

Demi Efisiensi Anggaran, Ketua DPRD Bekasi Usul Perampingan OPD

BEKASI – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Ade Sukron mengusulkan adanya perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Daerah setempat.

Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan tingkat pembiayaan daerah dan demi efisiensi anggaran.

“Perlu adanya pengkajian ulang terhadap struktur kelembagaan pemerintahan daerah. Dari hasil pembahasan KUA-PPAS, kami melihat banyak bagian atau bidang dalam OPD yang programnya saling beririsan,” kata Ade Sukron pada Minggu (9/11/2025).

Ade menjelaskan, kondisi keuangan daerah saat ini cukup memprihatinkan, terutama karena besarnya anggaran yang terserap untuk belanja pegawai dibandingkan dengan alokasi untuk belanja pembangunan.

Berita Lainnya  Menuai Perdebatan, Komisi XIII DPR RI Usulkan Fasilitas Bilik Asmara dan Alat Bantu Seks bagi Narapidana

Perampingan OPD menurutnya tidak akan mengganggu pelayanan.

Apalagi banyak bidang yang masih saling beririsan, sehingga OPD bisa digabungkan.

“Misalnya di Dinas Perdagangan dengan Perindustrian, Perindustrian dengan Pariwisata. Termasuk Bappeda dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah itu bisa dimerger, termasuk OPD lainnya,” ungkap Ade Sukron.

Dalam postur APBD, baik pada anggaran perubahan tahun ini maupun APBD 2026 mendatang, diakui Ade alokasi belanja pegawai mengalami peningkatan signifikan.

Hal ini disebabkan oleh bertambahnya jumlah ASN PPPK yang kini mencapai belasan ribu orang.

Situasi ini diperburuk oleh kebijakan pemerintah pusat yang mengurangi besaran dana transfer ke daerah pada tahun depan

Berita Lainnya  Ombudsman RI : Asal Bayar Rp250 Juta, Warga Binaan Bisa Gunakan HP di Rutan

Hal ini memaksa pemerintah kabupaten setempat agar berfikir lebih keras untuk mencari sumber-sumber penerimaan daerah hingga menghemat pengeluaran, guna menyokong pembiayaan kebutuhan pembangunan.

“Jika perangkat daerah dirampingkan,  maka beban daerah terhadap tambahan penghasilan pegawai (TPP) bisa berkurang, sehingga dana tersebut dapat dialokasikan untuk kebutuhan lain,” jelasnya.

Ade Sukron berharap agar usulan yang disampaikan DPRD dapat digunakan oleh Pemerintah Daerah sebagai acuan dalam menyusun arah pembangunan Kabupaten Bekasi di 2026.

Menurutnya, perampingan OPD adalah langkah yang lebih bijak dibandingkan dengan mengurangi alokasi belanja untuk pembangunan, yang justru dapat berdampak langsung pada masyarakat.

Berita Lainnya  Video Call dan Julukan Lidah Saat Rapat, Sikap Anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini Jadi Sorotan

“Kami hanya memberikan rekomendasi berdasarkan situasi yang ada. Keputusan tetap berada di tangan Pemerintah Daerah. Namun, saya meyakini bahwa perampingan OPD adalah pilihan yang lebih bijak daripada harus mengorbankan belanja pembangunan yang menyentuh kebutuhan rakyat,” katanya. (MAZ)

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Demi Efisiensi, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Usul Peleburan Sejumlah Dinas, https://wartakota.tribunnews.com/bekasi/873640/demi-efisiensi-ketua-dprd-kabupaten-bekasi-usul-peleburan-sejumlah-dinas.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dwi Rizki

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Aktivis Ferry Irwandi Ngaku Dibuntuti Mobil Misterius Selama Berminggu-minggu

Konten kreator dan aktivis Ferry Irwandi mengaku dibuntuti oleh sebuah mobil misterius berwarna silver (jenis Toyota Avanza dengan pelat nomor B 1592 POU) selama...

Dugaan Perundungan, Siswa Sekolah Dasar di Pemalang Meninggal Dunia

Siswa kelas 2 SD berinisial A (7) atau Muhammad Hasbi Al-Aqib dari SDN 1 Kebondalem, Pemalang, Jawa Tengah, meninggal dunia pada Rabu, 30 September...

KAHMI Jabar Ingatkan UNSIKA Tidak Perlu ‘Cawe-cawe’ Proses Hukum di Kepolisian

KARAWANG - Terkait kasus dugaan intimidasi dan pengeroyokan terhadap Hukmal Fajar Malik Mustofa (HFM) - kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Karawang oleh beberapa oknum...

Modal Sudah Habis Miliaran, Mitra SPPG Minta BGN Segera Cabut Moratorium

JAKARTA - Sejumlah mitra SPPG menggelar aksi demonstrasi di DPR RI di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat pada Kamis, 1 Oktober 2026. Ribuan mitra...

Tawuran Antarkelompok Remaja di Karawang, 1 Orang Tewas, 20 Orang Diamankan Polisi

KARAWANG - Tawuran antarkelompok remaja terjadi di kawasan Underpass Warungbambu, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Sabtu (3/10/2026) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang remaja berinisial...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan