Rabu, Juni 24, 2026
spot_img

Dea Eka Reses di Karanganyar – Desa yang Sering ‘Dianaktirikan’

KARAWANG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Karawang-Purwakarta, Dea Eka Rizaldi, SH menggelar kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2025 di Desa Karanganyar Kecamatan Klari, Senin (21/7/2025).

Kabarnya, Desa Karanganyar merupakan sebuah desa yang pembangunannya dinilai sering ‘dianaktirikan’. Pasalnya, desa ini nyaris tak pernah dikunjungi pejabat, bahkan anggota dewan sekali pun.

Sehingga melalui kesempatan reses Dea Eka, masyarakat bersyukur karena hari ini pembangunan di desanya ada yang memperhatikan.

Berita Lainnya  Lindungi Tenaga Pendidik, Pemkab - DPRD Bekasi Setujui Raperda Perlindungan Guru

Lewat sesi tanya jawab, masyarakat yang didampingi oleh Kades Karanganyar, Udin Nurdin menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan. Yaitu dari mulai pembangunan infrastruktur hingga ekonomi.

Di kesempatan reses ini, Pemdes Karanganyar juga menyampaikan aspirasi atau harapan bisa memiliki gedung serbaguna desa. Yaitu dimana nanti gedung ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan desa, PKK, kegiatan sosial-keagamaan masyarakat, hingga kegiatan-kegiatan masyarakat lain seperti acara pernikahan.

Di hadapan masyarakat, Dea Eka menyampaikan bahwa kehadirannya untuk bersilaturahmi dan mendengarkan langsung aspirasi dari masyarakat. Dea Eka juga mengajak masyarakat untuk menumbuhkan semangat gotong royong di dalam merawat pembangunan.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Paripurnakan Raperda Layak Anak dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

“Saya ini hanya sebagai jembatan, fasilitator masyarakat dengan pemerintah. Sementara maju atau tidaknya pembangunan, ya tergantung aparat desa dan semangat gotong royong masyarakatnya,” tutur Dea Eka.

“Doakan saya sehat terus, sehingga saya bisa memperjuangkan apa yang menjadi harapan bapak-ibu semua,” kata politisi Partai Gerindra ini.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Digembleng Ala Militer, 2 Peserta SPPI Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal

JAKARTA - Dua orang peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal...

Terima Uang Rp20 Juta Terkait Demo, UBK Nonaktifkan Ketua BEM Abdi Maludin

JAKARTA - Universitas Bung Karno (UBK) menonaktifkan Ketua BEM Fakultas Hukum (FH) UBK Muhammad Abdi Maludin berkaitan dengan pengakuan menerima uang Rp20 juta terkait...

Kasus Dugaan Gratifikasi Mobil Mewah, Anne Ratna Mustika kembali Datangi Kejari Purwakarta

PURWAKARTA - Mantan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika (ARM) kembali terpantai mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, pada Senin (22/6/2026). Selain Anne tampak juga pengembang...

Dedi Mulyadi Buka Sayembara akan Beri Rp 250 Juta bagi yang Menemukan Taufik Hidayat

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi membuka sayembara bagi masyarakat untuk menemukan keberadaan Taufik Hidayat, pelaku penyekapan terhadap YTR di Kabupaten Bandung. Hadiah...

SMA-SMK Swasta di Kota Bekasi Tolak Program Sekolah Gratis Dedi Mulyadi

KOTA BEKASI - Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi mengungkapkan bahwa mayoritas SMA/SMK swasta di Bekasi menolak program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK)...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan