Jumat, Mei 22, 2026
spot_img

Bima Arya Puji Reformasi Birokrasi Pemkab Karawang, Mampu Hemat Anggaran Hingga Rp 100 Miliar

KARAWANG – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang yang berhasil merampingkan struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan potensi penghematan anggaran mencapai Rp100 miliar.

Apresiasi tersebut disampaikan Bima usai menghadiri rapat koordinasi di Aula Singaperbangsa, Kantor Bupati Karawang, Jumat (7/11/2025). Ia menilai langkah itu sejalan dengan semangat pemerintah untuk mewujudkan birokrasi yang efisien dan efektif.

“Pak Bupati tadi menyampaikan langkah-langkah untuk melakukan perampingan di birokrasi. Ini kami apresiasi karena kita saat ini ingin agar pemerintahan itu lebih efektif,” ujar Bima.

Menurutnya, efisiensi anggaran menjadi keharusan di tengah meningkatnya tuntutan pelayanan publik. Ia menilai upaya Karawang menjadi contoh konkret bagaimana reformasi birokrasi bisa berdampak langsung pada penghematan fiskal daerah.

Berita Lainnya  Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik, Pemkab Bekasi Tandatangani MoU PSEL dengan Danantara

“Kalau ada yang bisa dihemat, dilakukan efisiensi, silakan dilakukan. Kami tadi mencatat, dengan penggabungan OPD ini bahkan bisa jadi penghematannya mencapai Rp100 miliar. Itu tentu sangat baik,” ucapnya.

Meski demikian, Bima mengingatkan agar langkah perampingan tidak mengorbankan kinerja dan pelayanan publik.

“Perampingan jangan sampai berdampak pada target kinerja. Kami apresiasi langkah struktural ini karena membuat birokrasi lebih ramping, efektif, dan berorientasi hasil,” katanya.

Ia berharap kebijakan tersebut menjadi contoh bagi daerah lain untuk menyeimbangkan efisiensi anggaran dengan kualitas layanan publik.

“Langkah Karawang ini semoga menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan birokrasi yang lincah dan menjaga stabilitas keuangan daerah di tengah dinamika APBD yang semakin ketat,” tambahnya.

Berita Lainnya  Rupiah Melemah, Prabowo: Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar

Sementara itu, Bupati Karawang Aep Syaepuloh menjelaskan, perampingan dilakukan sebagai strategi menghadapi pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) yang signifikan. Dua dinas, kata dia, akan segera dilebur untuk menekan biaya operasional.

“Ini opsi kami di tengah pemotongan TKD yang cukup signifikan. Tak lama lagi akan ada dua dinas yang dilebur dengan penghematan hampir Rp100 miliar,” kata Aep.

Ia merinci, Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pasar (Disperindagsar) akan digabung dengan Dinas Koperasi dan UMKM, sementara Dinas Perikanan akan dilebur dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Berita Lainnya  Pedagang Kembali Tempati Badan Jalan, Plt Bupati Bekasi Sidak Pasar Tumpah SGC

“Nanti Disperindag dan Dinas Perikanan tidak ada, menjadi bidang di dinas lain. Selain hemat biaya, pekerjaan juga jadi lebih efektif,” ujarnya.

Aep menambahkan, efisiensi ini harus diimbangi dengan peningkatan etos kerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kondisi kita memang belum baik, sehingga kita perlu langkah berani. Saya minta seluruh PNS di Karawang bekerja lebih giat dan maksimal agar capaian kinerja meningkat dan kondisi keuangan daerah membaik,” pungkasnya.***

Baca artikel detikjabar, “Wamendagri Puji Langkah Karawang Rampingkan OPD, Hemat Rp 100 M” selengkapnya https://www.detik.com/jabar/berita/d-8199447/wamendagri-puji-langkah-karawang-rampingkan-opd-hemat-rp-100-m.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Heryanto, Pelaku Pembunuhan Karyawati Minimarket Divonis Hukuman Mati

PURWAKARTA - Kasus pembunuhan pegawai minimarket, Dina Octaviani, akhirnya memasuki babak akhir setelah terdakwa Heryanto alias HBK mencabut upaya banding dan menerima putusan majelis...

Dikabarkan Hilang, Siswa SD di Karawang Ternyata Kabur Bersama Pacarnya, Alasannya Bikin Geleng-geleng Kepala

KARAWANG - Dikabarkan hilang selama empat hari sejak Senin (18/5/2026), LZ (13) siswi Madrasah Ibtidaiyah atau setingkat Sekolah Dasar di Kecamatan Karawang Barat, akhirnya...

KPK Dukung Program MBG : ‘Jangan Sampai Ada Korupsi’

JAKARTA - KPK menyampaikan dukungan terhadap program prioritas pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski begitu, KPK menyebut tetap memberikan catatan penting mengenai tata kelola...

2 Buruh Tani di Pantura Subang Tewas Tersambar Petir

SUBANG - Nasib nahas menimpa dua orang buruh tani asal Desa Cigugur, Kecamatan Pusakajaya, Subang, yang kehilangan nyawa akibat tersambar petir saat bekerja memanen...

Isu Teror Pocong di Tanggerang, Polisi Imbau Warga Tenang dan Tingkatkan Kewaspadaan

TANGGERANG - Isu liar teror 'pocong' mencuat di bilangan Tangerang. Isu itu menyebutkan adanya pocong tipuan meneror warga di Kecamatan Rajeg, Tangerang, Banten. Heboh isu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan