Selasa, April 14, 2026
spot_img

BGN Tekankan Pengawasan Limbah Dapur SPPG di Purwakarta

PURWAKARTA – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Sony Sonjaya, menegaskan pentingnya pengawasan limbah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Purwakarta agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.

Saat ini tercatat sebanyak 140 SPPG telah beroperasi di Purwakarta dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG). Sony mengingatkan agar keberadaan SPPG benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

“Keberadaan SPPG jangan sampai menimbulkan isu lingkungan. Tidak boleh ada air limbah berwarna dan berbau yang mengalir ke parit atau saluran air,” ujarnya saat memberikan pengarahan kepada para pengelola SPPG, Kamis (26/2).

Berita Lainnya  Demo Mahasiswa di Bekasi Saling Dorong dan Nyaris Bentrok dengan Petugas

Ia menekankan bahwa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) wajib berfungsi optimal. IPAL, menurutnya, bukan hanya sekadar kelengkapan fisik, tetapi harus dipastikan bekerja efektif mengolah limbah produksi.

Sony juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi. Jika ditemukan indikasi pencemaran dari residu produksi MBG, warga diminta segera melaporkan agar Dinas Kesehatan dapat melakukan pemeriksaan.

Selain pengelolaan limbah, Sony menyoroti pentingnya kedisiplinan dalam menerapkan standar operasional prosedur (SOP). Ia menilai kasus gangguan kesehatan akibat konsumsi MBG umumnya terjadi karena kelalaian dalam pengecekan makanan.

Berita Lainnya  Bagikan Sayur Bayam di CFD, Abang Ijo Diserbu Warga

“Makanan harus dipastikan laik dan segar sebelum diberikan. Jika tahapan ini dilewati, berarti SOP dilanggar,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Purwakarta Saeful Bahri Binzein atau Om Zein menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus memperkuat pengawasan dan pembinaan. Pelatihan penjamah makanan rutin dilakukan, termasuk koordinasi dengan ahli gizi dan kepala SPPG, guna memastikan sanitasi dan kebersihan tetap terjaga.

Di sisi lain, ia melihat program makan bergizi gratis sebagai peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Pemerintah daerah mendorong agar kebutuhan bahan pangan SPPG dipasok oleh petani dan peternak lokal sehingga perputaran ekonomi tetap terjadi di Purwakarta.

Berita Lainnya  3.300 Calon Jemaah Haji Bekasi Divaksin Meningitis dan Polio

Menurutnya, sektor pertanian saat ini menjadi salah satu dari tiga kontributor terbesar terhadap PDRB Purwakarta yang tumbuh 5,26 persen. Ia berharap optimalisasi program ini dapat semakin meningkatkan kontribusi sektor tersebut pada tahun mendatang.***

Sumber : https://lppl.purwakartakab.go.id/berita-purwakarta/140-sppg-di-purwakarta-diawasi-ketat-waka-bgn-tekankan-pengelolaan-limbah-dan-disiplin-sop/

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasak-kusuk ke Kejati Jabar Soal Dugaan Ijon Pokir

KARAWANG - Kabar teranyar mengenai dugaan ijon pokir anggota DPRD Karawang mengerucut kepada informasi beberapa pihak yang sudah 'kasak-kusuk' berkomunikasi dengan penyidik Kejaksaan Tinggi...

Terima Uang Rp 2,94 Miliar, KPK Periksa Henri Lincoln

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln untuk mengonfirmasi penerimaan...

Pemborong Menjerit, Mau Nyari Untung Malah Buntung

KARAWANG - Mayoritas pengguna jasa (pemborong) yang mengerjakan proyek atau pekerjaan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang mulai menjerit. Hal ini...

Meski Sudah Jerat 2 Tersangka, Korupsi Ambulans RSUD Subang Kembali Dilaporkan

SUBANG – Langkah hukum baru diambil oleh dua praktisi hukum, Taufik H. Nasution, SH. MH. M.Kes dan Hugo S. Tambunan, SH.Mereka mendatangi Kejaksaan Negeri...

Wagub Krisantus Bakal Cium Lutut KDM, Jika Bisa Bangun Kalbar

SINTANG - Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Krisantus Kurniawan menanggapi keinginan warga yang ingin “meminjam” Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi untuk memperbaiki jalan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan