Kamis, April 16, 2026
spot_img

Allahu’Akbar! Warga Gaza Sambut Gembira Kesepakatan Damai Israel-Hamas

JAKARTA – Warga Gaza, Palestina, dilaporkan menyambut gembira atas deal perdamaian yang terjadi antara Israel dan Hamas.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kedua belah pihak telah menyetujui tahap 1 perdamaian Gaza, melalui akun media sosial miliknya Truth Social.

Pengumuman yang sama juga diberikan Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari.

Ia mengatakan para mediator telah mengumumkan bahwa kesepakatan telah dicapai terkait perdamaian Israel dan Hamas di Gaza.

Mengutip AFP Kamis (9/10/2025), Rabu malam waktu setempat, warga di wilayah pesisir Al-Mawasi di Gaza selatan, meneriakkan yel-yel “Allahu akbar” dengan penuh sukacita saat pengumuman dilaporkan media lokal. Beberapa tembakan peringatan ke udara.

Berita Lainnya  Profil 3 Calon Ketua KADIN Karawang, Berebut Restu Bupati Aep

“Kami terus mengikuti setiap berita tentang negosiasi dan gencatan senjata,” kata warga bernama Mohammed Zamlot, 50 tahun, yang telah mengungsi dari Gaza utara.

Di tahap pertama perdamaian ini, Hamas akan membebaskan semua sandera. Sementara Israel akan menukarnya dengan tahanan Palestina dan menarik pasukannya kembali ke garis yang disepakati.

Hamas disebut telah menyerahkan daftar tahanan Palestina yang ingin dibebaskan dari penjara Israel. Salah satunya adalah narapidana terkemuka Marwan Barghouti dari gerakan Fatah, saingan Hamas.

Berita Lainnya  Jangan Hanya Fokus Dana Desa, Jaksa Agung Minta Jaksa di Daerah Tindak Kasus Korupsi Besar

Sebagai imbalannya, Hamas akan membebaskan 47 sandera yang tersisa, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal, yang ditawan dalam serangannya 7 Oktober 2023.

Sebelumnya, Hamas menyandera 251 orang di Gaza, di mana 47 orang masih berada di sana, termasuk 25 orang yang menurut militer Israel telah tewas.

Perang Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 67.183 orang di Gaza. PBB mengatakan apa yang terjadi di Gaza adalah kehancuran total dan malapetaka kelaparan, bahkan menyebutnya genosida.

Berita Lainnya  Dugaan Korupsi Pengadaan Meubelair Rp 33 Miliar, Disdik Kota Bekasi Didemo

Pada awal pertemuan pembicaraan damai pekan ini, negosiator utama Hamas, Khalil al-Hayya, mengatakan kelompok Islamis itu hanya menginginkan “jaminan dari Presiden Trump dan negara-negara sponsorbahwa perang akan berakhir untuk selamanya”.

Artikel ini telah tayang di CNBC Indonesia “Allahu Akbar! Respons Warga Gaza Israel-Hamas Resmi Deal Perdamaian” selengkapnya di sini: https://www.cnbcindonesia.com/news/20251009070240-4-674183/allahu-akbar-respons-warga-gaza-israel-hamas-resmi-deal-perdamaian

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Ijon Proyek Ade Kunang, Anggota Polisi Terima Duit Rp 16 Miliar

JAKARTA - Seorang anggota polisi aktif bernama Yayat Sudrajat alias Lippo mengakui menerima uang imbalan hingga Rp 16 miliar. Uang itu terkait proyek-proyek di...

Perang Dingin Abang Ijo dengan Om Zein

PURWAKARTA - Isu dugaan 'perang dingin' antara Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta belakangan ramai diperbincangkan publik. Namun, Wakil Bupati Purwakarta, Abang ljo Hapidin, secara...

Bacok Korbannya dengan Celurit, Begal di Karawang Tewas Dihakimi Massa

KARAWANG - Aksi pencurian dengan kekerasan alias begal kembali terjadi di Kabupaten Karawang - Jawa Barat. Kali ini, terjadi di Jalan Raya Dusun Tangkil,...

KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Pj Sekda Bekasi

JAKARTA - KPK kembali memanggil staf legal Lippo Cikarang, Ruri (RR), dalam perkara suap ijon proyek Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang (ADK). Ruri dipanggil...

Kasak-kusuk ke Kejati Jabar Soal Dugaan Ijon Pokir

KARAWANG - Kabar teranyar mengenai dugaan ijon pokir anggota DPRD Karawang mengerucut kepada informasi beberapa pihak yang sudah 'kasak-kusuk' berkomunikasi dengan penyidik Kejaksaan Tinggi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan