Senin, Juli 20, 2026
spot_img

Allahu’Akbar! Warga Gaza Sambut Gembira Kesepakatan Damai Israel-Hamas

JAKARTA – Warga Gaza, Palestina, dilaporkan menyambut gembira atas deal perdamaian yang terjadi antara Israel dan Hamas.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kedua belah pihak telah menyetujui tahap 1 perdamaian Gaza, melalui akun media sosial miliknya Truth Social.

Pengumuman yang sama juga diberikan Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari.

Ia mengatakan para mediator telah mengumumkan bahwa kesepakatan telah dicapai terkait perdamaian Israel dan Hamas di Gaza.

Mengutip AFP Kamis (9/10/2025), Rabu malam waktu setempat, warga di wilayah pesisir Al-Mawasi di Gaza selatan, meneriakkan yel-yel “Allahu akbar” dengan penuh sukacita saat pengumuman dilaporkan media lokal. Beberapa tembakan peringatan ke udara.

Berita Lainnya  Belum Ada Urgensi Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda

“Kami terus mengikuti setiap berita tentang negosiasi dan gencatan senjata,” kata warga bernama Mohammed Zamlot, 50 tahun, yang telah mengungsi dari Gaza utara.

Di tahap pertama perdamaian ini, Hamas akan membebaskan semua sandera. Sementara Israel akan menukarnya dengan tahanan Palestina dan menarik pasukannya kembali ke garis yang disepakati.

Hamas disebut telah menyerahkan daftar tahanan Palestina yang ingin dibebaskan dari penjara Israel. Salah satunya adalah narapidana terkemuka Marwan Barghouti dari gerakan Fatah, saingan Hamas.

Berita Lainnya  Sekda Bekasi Akui Kasus Ade Kunang Berpengaruh Terhadap Administrasi Pemerintahan dan Psikologis ASN

Sebagai imbalannya, Hamas akan membebaskan 47 sandera yang tersisa, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal, yang ditawan dalam serangannya 7 Oktober 2023.

Sebelumnya, Hamas menyandera 251 orang di Gaza, di mana 47 orang masih berada di sana, termasuk 25 orang yang menurut militer Israel telah tewas.

Perang Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 67.183 orang di Gaza. PBB mengatakan apa yang terjadi di Gaza adalah kehancuran total dan malapetaka kelaparan, bahkan menyebutnya genosida.

Berita Lainnya  Spanyol Rebut Gelar Piala Dunia, Pecahkan Rekor Laju Tak Terkalahkan

Pada awal pertemuan pembicaraan damai pekan ini, negosiator utama Hamas, Khalil al-Hayya, mengatakan kelompok Islamis itu hanya menginginkan “jaminan dari Presiden Trump dan negara-negara sponsorbahwa perang akan berakhir untuk selamanya”.

Artikel ini telah tayang di CNBC Indonesia “Allahu Akbar! Respons Warga Gaza Israel-Hamas Resmi Deal Perdamaian” selengkapnya di sini: https://www.cnbcindonesia.com/news/20251009070240-4-674183/allahu-akbar-respons-warga-gaza-israel-hamas-resmi-deal-perdamaian

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Motif Tekanan Ekonomi, Oknum Polisi Rampok Toko Emas

ACEH - Tim gabungan Polres Aceh Selatan bersama personel Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh menangkap seorang oknum polisi yang diduga merampok...

Spanyol Rebut Gelar Piala Dunia, Pecahkan Rekor Laju Tak Terkalahkan

East Rutherford - Spanyol merebut gelar juara Piala Dunia 2026 dengan nyaris sempurna. Spanyol melengkapi suksesnya dengan menciptakan rekor baru laju tak terkalahkan terpanjang. La...

Wacana Pemberlakuan SPP di SMA-SMK, KDM : “Cukup dengan Dana BOS”

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi kembali angkat bicara soal wacana pemberlakuan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di SMA-SMK Negeri. Ia menyebut sudah...

Dualisme KADIN Karawang Buat Dunia Usaha dan Industri Jadi Bingung

KARAWANG - Dinamika dualisme kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) di Kabupaten Karawang kembali menjadi perhatian publik pada pertengahan Juli 2026. Dalam rentang waktu...

Sahroni Kritik Hotman Paris : “Gak Usah Bawa-bawa Nama Presiden”

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengkritik Hotman Paris, kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Ardiansyah, karena membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto....

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan