Kamis, Mei 7, 2026
spot_img

AK : Ini Soal Marwah Bupati, Pemilik Theatre Night Mart Harus Buka Suara

KARAWANG – Terkait polemik perizinan Tempat Hiburan Malam (THM) Theatre Night Mart di Jalan Tuparev, pemerhati pemerintahan Andri Kurniawan (AK) meminta agar owner atau pemilik THM buka suara, khususnya terkait dugaan aliran dana terhadap kepengurusan perizinan ini.

AK menganalisa, jika awalnya permohonan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang diajukan Theatre Night Mart bukan izin THM. Melainkan hanya sekedar resto dan bar. Sehingga Keterangan Rencana Kota/Kabupaten (KRK) yang dikeluarkan Dinas PUPR Karawang pun berupa izin resto dan bar.

“Yang saya tahu Dinas PUPR kecele juga. Artinya izin yang ia keluarkan memang bukan untuk THM, tapi resto dan bar,” tutur Andi Kurniawan, Kamis (8/1/2026).

Berita Lainnya  PHRI Dorong Pemkab Tertibkan THM Tak Berizin, 'Awas! Ada Upeti Masuk Kantong'

“Dan KRK itu biasanya diajukan untuk mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau bahasa sekarang Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di DPMPTSP Karawang,” timpalnya.

Menurut AK, saat ini persoalan polemik Theatre Night Mart bermuara di kebijakan Bupati Karawang. Artinya, Bupati melalui Satpol PP sebagai penegak Perda harus bersikap tegas, tidak memperbolehkan izin operasi THM ini, sebelum semua perizinan dipenuhi.

“Bupati melalui Satpol PP harus bersikap tegas. Kalau THM ini maksa tetap beroperasi, maka harus ditutup. Artinya, THM ini harus kembali mengurus izin dari awal. Karena yang saya tahu KRK-nya itu untuk resto dan bar, bukan THM,” katanya.

Berita Lainnya  'Ngaliwet Seribu Kastrol', Cara Unik Warga Purwakarta Syukuran Jalan Mulus

Minta Buka Kotak Pandora

Adapun terkait dugaan ratusan juta uang koordinasi yang sudah dikeluarkan Theatre Night Mart, AK meminta pemilik atau owner THM tersebut buka suara.

Karena AK mengaku tidak yakin adanya keterlibatan oknum pejabat DPMPTSP Karawang dalam dugaan ratusan juta aliran dana kepengurusan izin THM ini.

“Sekarang logikanya begini, izin yang ada baru sebatas KRK di Dinas PUPR. Apakah mungkin IMB atau PBG sudah dikeluarkan DPMPTSP Karawang?,” tanya AK.

“Kalau memang ada oknum, buka saja siapa oknumnya. Kepada siapa dan untuk siapa dia memberikan ratusan juta uang koordinasi tersebut,” timpalnya.

Berita Lainnya  Mengenal Sosok Jumhur Hidayat, Dari Aktivis Buruh hingga Menteri Lingkungan Hidup

AK menegaskan, owner atau pemilik Theatre Night Mart harus buka suara. Karena ini berkiatan dengan marwah Bupati Karawang soal kepengurusan izin.

“Karena di sini ada marwah bupati dan pemda yang dipertaruhkan, maka owner atau pemilik THM ini harus buka suara. Karena yang saya tahu produk hukum izinya sampai hari ini baru sebatas KRK,” tutupnya.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Modus Proyek Nasi Kotak Fiktif, Oknum ASN Kesbangpol Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Subang berinisial MR (56) ditangkap polisi setelah melakukan penipuan proyek fiktif terhadap warga Jakarta. MR, pria yang...

Kakek Bejat di Subang Cabuli 4 Cucu Tiri Sejak Tahun 2012

SUBANG - HT (66), seorang kakek di Kabupaten Subang - Jawa Barat terpaksa diringkus polisi, karena diduga melakukan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap...

Ade Armando, Abu Janda hingga Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim

JAKARTA - Aliansi gabungan 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam melaporkan Ade Armando, Permadi Arya alias Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan itu...

Ramai Sepatu Rp 700 Ribu untuk Sekolah Rakyat, Gus Ipul: ‘Sudah Melalui Prosedur…’

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pengadaan sepatu Rp 700 ribu untuk sekolah rakyat telah melalui prosedur yang sesuai....

Ashari, Pelaku Kekerasan Seksual Puluhan Santriwati Ngaku Wali dan Keturunan Nabi

KASUS dugaan kekerasan seksual terjadi di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Pengacara korban, Ali Yusron, mengatakan setidaknya ada 50 santriwati yang diduga...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan