Sabtu, Maret 21, 2026
spot_img

Pemprov Jabar akan Ganti Tanaman Sayuran di Puncak Ciater Jadi Teh, Petani Penggarap akan Dapat Upah

KOTA BANDUNG – Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat akan mengalih fungsi lahan milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) yang semula ditanami sayuran menjadi teh. Total luas lahan yang ditanami teh bakal mencapai 200 hektare, berlokasi di Puncak dan Ciater.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, penanaman teh diprioritaskan di lereng curam. Petani penggarap kebun teh akan mendapat upah dari Pemdaprov Jabar.

Selain teh, Pemdaprov Jabar juga fokus menanam bambu di hutan milik PTPN, di antaranya terletak di Sukabumi dan Puncak.

Berita Lainnya  Pemkab Bekasi Matangkan Kerja Sama Pengelolaan Sampah dengan PT. Asiana

Hal itu diungkapkan KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, dalam acara penandatangan kerja sama antara Pemdaprov Jabar bersama PTPN I Regional 2 terkait Optimalisasi Pengelolaan Lahan. Acara dilaksanakan di Ruang Lokantara, Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/12/2025).

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas tentang jalan di lahan milik PTPN yang dikelola oleh pemerintah daerah.

“Ada jalan kabupaten yang sekarang diserahkan menjadi jalan provinsi yang tanahnya tanah PTPN. Kita barusan diberikan kewenangan untuk menggunakan tanah itu digunakan jalan,” ucap KDM.

Berita Lainnya  Darurat Sampah, Pemkab Bekasi Gelar Sayembara Pelapor Pembuang Sampah

KDM juga menyatakan bahwa dalam dua pekan ke depan, pihaknya akan mengundang BPN Provinsi Jawa Barat, PTPN dan Perhutani untuk membahas terkait perizinan penggunaan lahan.***

Sumber : jabarprov.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan