Jumat, Maret 27, 2026
spot_img

Soal Rumah Panggung Karangligar, Dedi Mulyadi Berbohong

KARAWANG – Polemik pembangunan rumah panggung di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang kembali mencuat.

Program usulan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebagai salah satu solusi mengatasi persoalan banjir di Karangligar ini kembali menjadi kontroversi, setelah KDM sendiri mengeluarkan pernyataan yang terkesan memojokan kepala desa setempat dan Pemkab Karawang.

Sebelumnya pada Jumat (21/11/2025), KDM kembali mengunjungi lokasi banjir di Karangligar. Dalam pernyataanya, KDM kembali menyudutkan Kades Karanglinggar dan Pemkab Karawang yang menurutnya hanya mengusulkan 25 unit rumah panggung ke Pemprov Jabar.

Pernyataan KDM ini langsung dibantah warga Karangligar dengan menunjukan SK Bupati Karawang yang sebenarnya telah mengusulkan 109 unit  rumah panggung ke Pemprov Jabar.

Berita Lainnya  Jembatan Garuda Cikao Resmi Beroperasi

“Hayo saja nu ngabohong, jujur?,” teriak warga Karangligar, seperti dilansir dalam unggahan video instagram @informasi_karawang.

Di video lain, Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, H. Jenal Aripin mencoba meluruskan persoalan yang ada atas pernyataan KDM yang terkesan memojokan Kades Karangliggar. Yaitu dimana KDM menyatakan ada anggaran 100 unit rumah panggung, tetapi Kades Karangligar hanya mengusulkan 25 unit.

Padahal ditegaskan H. Jenal, Kades Karangligar mengusulkan 109 unit rumah panggung ke Pemprov Jabar melalui usulan yang tertuang dalam SK Bupati Karawang. Tetapi setelah diverifikasi oleh Dinas Perumahan dan Pemukimam (Disperkim) Jawa Barat, yang disetujui hanya 25 unit yang dianggap layak menerima program rumah panggung.

Berita Lainnya  Wali Kota Tri : Pendatang Harus Siapkan Skill untuk Bersaing

“Dan itu pun dianulir satu karena mengundurkan diri. Alhasil pembangunan sekarang baru 24 unit. Dan saya datang ke sini ingin meluruskan, jangan sampai kepala desa dan Pemkab Karawang menjadi terpojokan dengan isu-isu seperti ini,” kata H. Jenal Aripin.

Disampaikannya, Disperkim Jabar merupakan mitra kerjanya di Komisi IV DPRD Jabar. Dan selama pembahasan anggaran dalam rapat, memang tidak ada anggaran APBD Jabar untuk pembangunan ratusan unit rumah panggung.

Berita Lainnya  Asal-usul Fenomena Penyapu Koin yang Sempat Bikin Dedi Mulyadi Naik Pitam

“Jadi rujukan kita APBD dan yang dialokasikan hanya 25 unit. Untuk tahun depan baru muncul angka Rp 10 miliar. Saya sudah minta ke Kadisperkim, karena ada tambahan anggaran APBD, saya mohon ada tambahan alokasi anggaran untuk rumah panggung, supaya dibawah (masyarakat) tidak berebut, tidak saling menyalahkan,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sanksi Tegas PT. Pindo Deli 4, LMP Mada Jabar Ancam Geruduk DLHK

KARAWANG - Adanya temuan dugaan pembuangan limbah PT. Pindo Deli 4 ke aliran sungai di Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Laskar Merah Putih...

Pelaku Pembunuhan Pemilik Warem Ditangkap, Motif Sakit Hati karena Ditolak Bercinta

SUBANG - Misteri kematian tragis pemilik warung remang-remang di wilayah Pantura, Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang juga disertai aksi...

Kangkangi Inpres, IWOI Karawang Soroti Minimnya Keterlibatan KDKMP dalam Program MBG

KARAWANG — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan...

Pakar Hukum : KPK Mending di Bawah Kejagung dan Polri

JAKARTA - Pakar Hukum Pidana Universitas Brawijaya, Aan Eko Widiarto menilai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepatutnya menjadi lembaga di bawah Kejaksaan Agung (Kejagung) atau...

Tangan Tak Diborgol, Gus Yaqut Kembali Jadi Tahanan Rutan

JAKARTA - Tangan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tak diborgol saat kembali ditahan usai sempat dialihkan menjadi tahanan rumah. KPK mengatakan petugas...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan