Jumat, Mei 22, 2026
spot_img

Soal Rumah Panggung Karangligar, Dedi Mulyadi Berbohong

KARAWANG – Polemik pembangunan rumah panggung di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang kembali mencuat.

Program usulan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebagai salah satu solusi mengatasi persoalan banjir di Karangligar ini kembali menjadi kontroversi, setelah KDM sendiri mengeluarkan pernyataan yang terkesan memojokan kepala desa setempat dan Pemkab Karawang.

Sebelumnya pada Jumat (21/11/2025), KDM kembali mengunjungi lokasi banjir di Karangligar. Dalam pernyataanya, KDM kembali menyudutkan Kades Karanglinggar dan Pemkab Karawang yang menurutnya hanya mengusulkan 25 unit rumah panggung ke Pemprov Jabar.

Pernyataan KDM ini langsung dibantah warga Karangligar dengan menunjukan SK Bupati Karawang yang sebenarnya telah mengusulkan 109 unit  rumah panggung ke Pemprov Jabar.

Berita Lainnya  Jadi Korban Penipuan Tenaga Kerja di Sumsel, 8 Warga Karawang Akhirnya Bisa Dipulangkan Selamat

“Hayo saja nu ngabohong, jujur?,” teriak warga Karangligar, seperti dilansir dalam unggahan video instagram @informasi_karawang.

Di video lain, Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, H. Jenal Aripin mencoba meluruskan persoalan yang ada atas pernyataan KDM yang terkesan memojokan Kades Karangliggar. Yaitu dimana KDM menyatakan ada anggaran 100 unit rumah panggung, tetapi Kades Karangligar hanya mengusulkan 25 unit.

Padahal ditegaskan H. Jenal, Kades Karangligar mengusulkan 109 unit rumah panggung ke Pemprov Jabar melalui usulan yang tertuang dalam SK Bupati Karawang. Tetapi setelah diverifikasi oleh Dinas Perumahan dan Pemukimam (Disperkim) Jawa Barat, yang disetujui hanya 25 unit yang dianggap layak menerima program rumah panggung.

Berita Lainnya  Diduga Masih Pekerjakan THL, Pejabat PUPR 'Kangkangi' Kebijakan Bupati

“Dan itu pun dianulir satu karena mengundurkan diri. Alhasil pembangunan sekarang baru 24 unit. Dan saya datang ke sini ingin meluruskan, jangan sampai kepala desa dan Pemkab Karawang menjadi terpojokan dengan isu-isu seperti ini,” kata H. Jenal Aripin.

Disampaikannya, Disperkim Jabar merupakan mitra kerjanya di Komisi IV DPRD Jabar. Dan selama pembahasan anggaran dalam rapat, memang tidak ada anggaran APBD Jabar untuk pembangunan ratusan unit rumah panggung.

Berita Lainnya  Jadi Sorotan Satelit NASA, Kota Bekasi Disebut Salah Satu Kota Paling Beracun di Dunia

“Jadi rujukan kita APBD dan yang dialokasikan hanya 25 unit. Untuk tahun depan baru muncul angka Rp 10 miliar. Saya sudah minta ke Kadisperkim, karena ada tambahan anggaran APBD, saya mohon ada tambahan alokasi anggaran untuk rumah panggung, supaya dibawah (masyarakat) tidak berebut, tidak saling menyalahkan,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

2 Buruh Tani di Pantura Subang Tewas Tersambar Petir

SUBANG - Nasib nahas menimpa dua orang buruh tani asal Desa Cigugur, Kecamatan Pusakajaya, Subang, yang kehilangan nyawa akibat tersambar petir saat bekerja memanen...

Isu Teror Pocong di Tanggerang, Polisi Imbau Warga Tenang dan Tingkatkan Kewaspadaan

TANGGERANG - Isu liar teror 'pocong' mencuat di bilangan Tangerang. Isu itu menyebutkan adanya pocong tipuan meneror warga di Kecamatan Rajeg, Tangerang, Banten. Heboh isu...

Dana Bantuan Provinsi Turun Drastis, Anggota DPRD Sukabumi Kritik Dedi Mulyadi

SUKABUMI - Transfer keseluruhan dana dari pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Kota Sukabumi turun drastis di periode Dedi Mulyadi. Hal itu diungkap oleh anggota DPRD...

Mangkir dari Panggilan DPRD Karawang, Koperasi Pindo Deli Siap-siap Dipolisikan

KARAWANG - Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar Komisi II DPRD Karawang, Kamis (21/5/2026). RDP ini membahas persoalan aduan puluhan eks anggota Koperasi PT. Pindo...

GRIB Jaya Dukung Kejari Karawang Bongkar Korupsi, dari Mulai Pokir Dewan hingga Jual Beli Proyek Dinas

KARAWANG - Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB Jaya) mendukung langkah penegakan hukum oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, khususnya dalam penanganan kasus dugaan ...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan