Senin, Agustus 31, 2026
spot_img

Soal Rumah Panggung Karangligar, Dedi Mulyadi Berbohong

KARAWANG – Polemik pembangunan rumah panggung di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang kembali mencuat.

Program usulan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebagai salah satu solusi mengatasi persoalan banjir di Karangligar ini kembali menjadi kontroversi, setelah KDM sendiri mengeluarkan pernyataan yang terkesan memojokan kepala desa setempat dan Pemkab Karawang.

Sebelumnya pada Jumat (21/11/2025), KDM kembali mengunjungi lokasi banjir di Karangligar. Dalam pernyataanya, KDM kembali menyudutkan Kades Karanglinggar dan Pemkab Karawang yang menurutnya hanya mengusulkan 25 unit rumah panggung ke Pemprov Jabar.

Pernyataan KDM ini langsung dibantah warga Karangligar dengan menunjukan SK Bupati Karawang yang sebenarnya telah mengusulkan 109 unit  rumah panggung ke Pemprov Jabar.

Berita Lainnya  Menilik Kemeriahan 'Fun Run' LSM Laskar NKRI, HUT Kemerdekaan RI ke-81 Tahun

“Hayo saja nu ngabohong, jujur?,” teriak warga Karangligar, seperti dilansir dalam unggahan video instagram @informasi_karawang.

Di video lain, Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, H. Jenal Aripin mencoba meluruskan persoalan yang ada atas pernyataan KDM yang terkesan memojokan Kades Karangliggar. Yaitu dimana KDM menyatakan ada anggaran 100 unit rumah panggung, tetapi Kades Karangligar hanya mengusulkan 25 unit.

Padahal ditegaskan H. Jenal, Kades Karangligar mengusulkan 109 unit rumah panggung ke Pemprov Jabar melalui usulan yang tertuang dalam SK Bupati Karawang. Tetapi setelah diverifikasi oleh Dinas Perumahan dan Pemukimam (Disperkim) Jawa Barat, yang disetujui hanya 25 unit yang dianggap layak menerima program rumah panggung.

Berita Lainnya  Dugaan Korupsi KPR BTN, Manajemen PT. BAS Janji Koperatif dan Selesaikan Sengketa Konsumen

“Dan itu pun dianulir satu karena mengundurkan diri. Alhasil pembangunan sekarang baru 24 unit. Dan saya datang ke sini ingin meluruskan, jangan sampai kepala desa dan Pemkab Karawang menjadi terpojokan dengan isu-isu seperti ini,” kata H. Jenal Aripin.

Disampaikannya, Disperkim Jabar merupakan mitra kerjanya di Komisi IV DPRD Jabar. Dan selama pembahasan anggaran dalam rapat, memang tidak ada anggaran APBD Jabar untuk pembangunan ratusan unit rumah panggung.

Berita Lainnya  Dorong Transisi ke Motor Listrik, Prabowo: Kalau Masih Ada yang Pakai Motor Bensin, Rasain Sendiri

“Jadi rujukan kita APBD dan yang dialokasikan hanya 25 unit. Untuk tahun depan baru muncul angka Rp 10 miliar. Saya sudah minta ke Kadisperkim, karena ada tambahan anggaran APBD, saya mohon ada tambahan alokasi anggaran untuk rumah panggung, supaya dibawah (masyarakat) tidak berebut, tidak saling menyalahkan,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Jembatan Gantung Pongpet Anjlok Sesaat Setelah Diresmikan Bupati Citra

PANGANDARAN - Jembatan gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, mengalami kerusakan fatal sesaat setelah diresmikan oleh Bupati Citra Pitriyami pada Minggu...

Gus Kikin Resmi Terpilih sebagai Ketum PBNU 2026-2031

JOMBANG - KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah...

Habib Rizieq Kecam Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Bambang dan Lukai Faturrohman

JAKARTA - Habib Rizieq Shihab (HRS) mengecam keras tewasnya Bambang Setiyawan, seorang pedagang cermin di Pejompongan yang tewas akibat pengeroyokan dalam kericuhan aksi unjuk...

Sempat Memanas! 5 Calon Ketum PBNU Sepakat Pemilihan Melalui AHWA

JOMBANG - Penentuan mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa...

Polda Metro Jaya akan Dalami Dugaan Keterlibatan GRIB Jaya dalam Kericuhan Demonstrasi

JAKARTA - Polda Metro Jaya masih mendalami dugaan keterlibatan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) dalam kericuhan yang terjadi saat demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan