Jumat, Agustus 21, 2026
spot_img

60 Rumah di Subang Rusak Diterjang Puting Beliung

SUBANG – Sebanyak 60 rumah di empat dusun yang berada di tiga desa yakni Desa Tanjung Tiga, Desa Muara, dan Desa Langensari, Kecamatan Blanakan, Subang, mengalami kerusakan setelah diterjang angin puting beliung pada Jumat (21/11) sore.

Dalam video amatir yang beredar, angin terlihat bertiup sangat kencang menerjang kawasan tersebut. Genting rumah warga tampak berjatuhan dan bahkan terbang terbawa angin. Sejumlah warga terlihat keluar rumah untuk menyelamatkan diri, meski tetap berlindung di balik bangunan.

Berdasarkan pantauan detikJabar di lokasi pada Sabtu (22/11/2025), warga mulai membersihkan dan memperbaiki rumah yang rusak akibat puting beliung.

Kerusakan yang terlihat mulai dari genting yang pecah hingga genting yang terlepas dari atap, tembok bangunan yang roboh, hingga atap baja ringan yang tercabut lalu menimpa rumah-rumah di sekitarnya. Proses perbaikan dilakukan secara gotong royong oleh warga.

Berita Lainnya  Di Hadapan Kepala BGN, Korban Keracunan ini Menangis dan Ngaku Trauma 'Ogah' Makan MBG Lagi

“Ini rusak kena angin puting beliung, Alhamdulillah hanya atapnya saja genting yang berterbangan, bangunnya masih utuh,” ujar Ozi, salah satu warga terdampak, saat ditemui tengah memperbaiki rumahnya.

Ozi menceritakan bahwa saat kejadian, hujan turun sangat deras disertai angin kencang. Petir juga beberapa kali menyambar, menimbulkan cahaya dan suara gemuruh. Ia dan keluarganya panik ketika mendengar suara keras dari arah atap, namun tak berani keluar rumah.

Berita Lainnya  Karnaval Agustusan di Cicalengka Berujung Ricuh dan Adu Jotos

“Ada sekitar 10 sampai 15 menit angin datang, itu datangnya dua kali. Kami lagi di dalam rumah enggak berani keluar,” katanya.

Sementara itu, Darna, Kepala Dusun Desa Muara, menjelaskan bahwa sekitar 60 rumah mengalami kerusakan di empat dusun yang berada di tiga desa. Kerusakan terbanyak terjadi di Desa Muara, namun mayoritas berupa kerusakan ringan pada bagian atap.

“Kemarin jam 5 sore angin hujan kencang mengakibatkan 60 rumah rusak rata-rata rusak sedang di bagian atap,” ucap Darna.

Lebih jauh, Darna menyebutkan bahwa di beberapa titik terdapat rumah yang mengalami kerusakan cukup berat. Atap baja ringan terbang hingga sejauh 20 meter dan menimpa rumah warga lain, serta beberapa dinding bangunan ambruk.

Berita Lainnya  Siswa SMA Tewas Tertabrak KRL di Stasiun Jurangmangu - Tanggerang Selatan

“Cuma di barisan sini dampak dari baja ringan yang terbang sejauh 20 meter menimpa atap rumah tetangga. Alhamdulillah korban jiwa atau luka enggak ada, hanya atap rumah aja,” pungkasnya.

Selain merusak rumah warga, angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Beberapa di antaranya menutup akses jalan sehingga warga harus memotongnya secara manual agar jalur bisa kembali dilalui.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Lodewyk Sebut Nanik Deyang Punya Dapur MBG dan Kerap Catut Prabowo

JAKARTA - Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung mengungkapkan, eks Kepala dan Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang mempunyai dapur Makan...

3 Mahasiswa Jadi Sorotan, yang Mana Favorit Anda?

JAKARTA - Media sosial tengah hangat memperbincangkan tiga sosok mahasiswa yang terlihat aktif dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat, baik itu melalui aksi demonstrasi maupun lewat...

Lagi, Giliran Siswa SMKN 1 Tapung Keracunan Menu MBG

RIAU - Puluhan tepatnya 81 siswa di Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (18/8/2026). Para...

Bukan ODGJ, Pria Mengamuk di Lenteng Agung Ternyata di Bawah Pengaruh Miras

JAKARTA - Pria tanpa busana bernama Josua mengamuk dan memukuli pengendara motor di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (18/8/2026) malam, bukan orang dengan...

Jika Tidak Ditutup, Habib Bahar Ancam Bakar Pabrik Miras di Bogor

BOGOR - Ratusan massa yang terdiri dari organisasi masyarakat (ormas), ulama, warga, dan santri menggelar aksi demonstrasi di depan PT Intitirta Sarimakmur di Desa...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan