Selasa, September 15, 2026
spot_img

Ketum Laskar NKRI Soroti Masih Menjamurnya Praktik Korupsi yang Berdampak pada ‘Kemiskinan Ekstrem’

KARAWANG – Di momentum HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 tahun, Ketua Umum DPP LSM Laskar NKRI, H. ME. Suparno menegaskan masih banyaknya ‘Pekerjaan Rumah’ yang menjadi tantangan besar bangsa Indonesia ke depan.

H. ME. Suparno menyingung soal masih menjamurnya praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang berdampak pada kondisi ‘kemiskinan ekstrem’ rakyat Indonesia.

Disampaikannya, sepanjang tahun 2026 hingga Juli/Agustus, tercatat sebanyak 12 kepala daerah dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK, termasuk pejabat pusat seperti mantan Sekjen MPR serta tersangka kasus korupsi korporasi negara.

Kondisi ini, kata H. ME. Suparno, jelas menjadi catatan masih belum idealnya tatanan demokrasi dan pemerintahan. Anggaran pemilu yang teramat besar, ternyata belum bisa menghasilkan para pemimpin seperti yang diharapkan masyarakat.

Berita Lainnya  Soal Ceceran Oil Spill di Pantai Cemara Jaya, Bupati dan Kapolresta Tegas Minta PHE ONWJ Cek Fasilitas Operasional

“Kita tahu bahwa praktik korupsi akan berdampak kepada seluruh tatanan negara dan masyarakat. Maka perlu adanya pembenahan sistem demokrasi dan pemerintahan di negara ini,” tutur H. ME. Suparno, Rabu (17/8/2026).

Mengacu kepada UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan yang telah diubah dengan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 (ditetapkan menjadi UU Nomor 16 Tahun 2017), H. ME. Suparno mengingatkan tentang fungsi Ormas atau LSM dalam kondisi bangsa saat ini.

Ia berharap keberadaan Ormas atau LSM saat ini kembali menguatkan ‘khittah perjuangan’ sebagai wadah partisipasi masyarakat untuk menyalurkan aspirasi, memberdayakan warga, memberikan pelayanan sosial, serta menjadi mitra kritis pemerintah dalam menjaga persatuan, pembangunan, dan nilai-nilai luhur bangsa.

Berita Lainnya  Masyarakat Tandatangani Petisi Dukungan 'Kawasan Tanpa Rokok'

“Kami di sini LSM Laskar NKRI akan selalu berada di garda terdepan dalam menegakkan kebenaran. Kami berharap pemerintah terus melakukan evaluasi diri, agar ‘trust’ masyarakat kembali pulih,” tegasnya.

“Dan di momentum HUT Kemerdekaan RI ke-81 tahun ini, kami masih memiliki optimisme jika Bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang besar untuk menuju Indonesia Emas tahun 2045. Oleh karenanya, wajib hukumnya bangsa ini mulai bersih-bersih dari praktik korupsi,” tandasnya.

Diketahui, di momentum HUT Kemerdekaan RI ke-81 tahun ini, DPP LSM Laskar NKRI menggelar sejumlah rangkaian kegiatan.

Berita Lainnya  Habib Rizieq Kecam Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Bambang dan Lukai Faturrohman

Yaitu dari mulai kegiatan ‘fun run’ pada Sabtu (15/8/2026), bersih-bersih sampah Kota Karawang pada Minggu (16/8/2026), serta terakhir kegiatan berbagai perlombaan kemerdekaan pada Senin (17/8/2026) yang digelar di Sekretariat DPP LSM Laskar NKRI, di Jl. Surotokunto Rawagabus Blok C5 RT 03/07 Kelurahan Adiarsa Timur Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.***

Ket foto : ilustrasi foto AI – Ketua Umum DPP LSM Laskar NKRI, H. ME. Suparno sedang berorasi.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ramai Fenomena Planet Venus Berdekatan dengan Bulan Sabit, ini Penjelasan BRIN

JAKARTA - Fenomena langit malam berupa bulan sabit yang tampak berdampingan dengan sebuah titik cahaya terang di langit pada Senin (14/9/2026) malam, akhirnya terjawab....

Purbaya Dicopot dari Jabatannya Saat Rapat Bersama Komite IV DPD RI, Digantikan Suahasil Nazara

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat panggilan telepon penting dari Istana dan meninggalkan ruang rapat gabungan di Kompleks Parlemen pada Senin, 14...

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

Mantan Bupati Bekasi Divonis 6 Tahun Penjara, Bayar Rp 10,4 Miliar, Hak Politik Dicabut 10 Tahun

BANDUNG - Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang divonis enam tahun penjara dalam perkara tindak pidana korupsi. Putusan dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung...

Setelah Aksi Tanam Pohon Pisang di Jalan Badami-Loji, Warga Karawang Selatan Demo Dedi Mulyadi

KARAWANG - Setelah sebelumnya melakukan aksi tanam pohon pisang di Jalan Badami-Loji, kini warga Karawang Selatan melakukan aksi demonstrasi terhadap Gubernur Jawa Barat, Kang...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan