Jumat, Mei 22, 2026
spot_img

Ditengah Isu Dugaan Gratifikasi, Bupati Subang Datangi KPK

SUBANG – Ditengah isu dugaan gratifikasi yang sedang disorot publik, tiba-tiba saja Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi mendatangi KPK pada Senin (17/11/2025) .

Namun demikian, Bupati Rey menampik jika kehadirannya di KPK tersebut bukan untuk klarifikasi kasus. Melainkan inisiatif pribadi untuk meminta arahan terkait penanganan pertambangan ilegal dan pengawasan anggaran di Kabupaten Subang.

Bupati Reynaldy bertemu dengan Deputi Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK RI. Dalam pertemuan yang berlangsung selama berjam-jam. Ia menyampaikan kondisi riil Subang, termasuk kebijakan menghadapi pengurangan anggaran Transfer ke Daerah (TKD).

“Langkah ini saya ambil sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan keterbukaan kinerja Pemerintah Kabupaten Subang. Kabupaten Subang harus dikelola dengan tegas, terbuka, serta selalu siap untuk diawasi,” ujarnya, dilansir dari Indometro.id.

Berita Lainnya  Ramai Sepatu Rp 700 Ribu untuk Sekolah Rakyat, Gus Ipul: 'Sudah Melalui Prosedur...'

Bupati Rey menegaskan bahwa kedatangannya ke KPK sepenuhnya merupakan upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih.

“Betul ini inisiatif dari saya. Pemerintah Daerah Kabupaten Subang ingin menggali potensi dan terbuka kepada siapapun untuk mengetahui kondisi yang ada di Subang,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa koordinasi dengan KPK bukan sekadar formalitas, tetapi langkah konkret untuk memperkuat fondasi pemerintahan daerah.

“Sengaja kami datang ke sini untuk meminta arahan dan koordinasi terkait berbagai hal yang ada di Kabupaten Subang,” ucapnya.

Reynaldy mengaku banyak mendapatkan masukan strategis dari KPK yang akan dijadikan panduan dalam memperketat pengawasan birokrasi dan terutama penanganan tambang ilegal.

Berita Lainnya  Gaduh Duit Sogokan Rekrutmen Nakes, Askun : Karawang Harus Bersih dari Oknum ASN Biadab

“Alhamdulillah, hampir beberapa jam tadi di dalam, banyak sekali bekal dari teman-teman di KPK untuk kami. Ini akan membuat kami lebih tegas dalam segala bentuk penindakan, demi menjadikan Kabupaten Subang jauh lebih baik ke depannya,” jelasnya.

Dengan langkah berani ini, Pemerintah Kabupaten Subang ingin menunjukkan komitmen pada pemerintahan yang bersih dan akuntabel sebuah pesan kuat di tengah sorotan publik terhadap isu tambang ilegal dan tata kelola anggaran di daerah.

Sebelumnya diberitakan, Kaukus Rakyat Subang (KRS) telah melaporkan dugaan gratifikasi dan kasus korupsi di lingkungan Pemkab Subang kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu (19/11/2024).

Berita Lainnya  'Ngaliwet Seribu Kastrol', Cara Unik Warga Purwakarta Syukuran Jalan Mulus

Pelaporan ini dilakukan setelah KRS menginisiasi rangkaian dialog publik untuk menindaklanjuti isu yang menjadi sorotan masyarakat tersebut.

KRS yang diwakili aktivis Gerakan Pemuda Islam (GPI) menyerahkan berkas laporan yang dinyatakan memenuhi unsur dan siap diproses oleh KPK.

Ketua Umum GPI Subang, Diny Khoerudin, menyebut salah satu fokus laporan adalah dugaan gratifikasi yang menyeret mantan Kepala Dinas Kesehatan Subang, dr. Maxi, yang disebut sebagai sosok berani menyuarakan dugaan praktik tersebut.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Heryanto, Pelaku Pembunuhan Karyawati Minimarket Divonis Hukuman Mati

PURWAKARTA - Kasus pembunuhan pegawai minimarket, Dina Octaviani, akhirnya memasuki babak akhir setelah terdakwa Heryanto alias HBK mencabut upaya banding dan menerima putusan majelis...

Dikabarkan Hilang, Siswa SD di Karawang Ternyata Kabur Bersama Pacarnya, Alasannya Bikin Geleng-geleng Kepala

KARAWANG - Dikabarkan hilang selama empat hari sejak Senin (18/5/2026), LZ (13) siswi Madrasah Ibtidaiyah atau setingkat Sekolah Dasar di Kecamatan Karawang Barat, akhirnya...

KPK Dukung Program MBG : ‘Jangan Sampai Ada Korupsi’

JAKARTA - KPK menyampaikan dukungan terhadap program prioritas pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski begitu, KPK menyebut tetap memberikan catatan penting mengenai tata kelola...

2 Buruh Tani di Pantura Subang Tewas Tersambar Petir

SUBANG - Nasib nahas menimpa dua orang buruh tani asal Desa Cigugur, Kecamatan Pusakajaya, Subang, yang kehilangan nyawa akibat tersambar petir saat bekerja memanen...

Isu Teror Pocong di Tanggerang, Polisi Imbau Warga Tenang dan Tingkatkan Kewaspadaan

TANGGERANG - Isu liar teror 'pocong' mencuat di bilangan Tangerang. Isu itu menyebutkan adanya pocong tipuan meneror warga di Kecamatan Rajeg, Tangerang, Banten. Heboh isu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan