Rabu, Oktober 7, 2026
Google search engine

Ditengah Isu Dugaan Gratifikasi, Bupati Subang Datangi KPK

SUBANG – Ditengah isu dugaan gratifikasi yang sedang disorot publik, tiba-tiba saja Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi mendatangi KPK pada Senin (17/11/2025) .

Namun demikian, Bupati Rey menampik jika kehadirannya di KPK tersebut bukan untuk klarifikasi kasus. Melainkan inisiatif pribadi untuk meminta arahan terkait penanganan pertambangan ilegal dan pengawasan anggaran di Kabupaten Subang.

Bupati Reynaldy bertemu dengan Deputi Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK RI. Dalam pertemuan yang berlangsung selama berjam-jam. Ia menyampaikan kondisi riil Subang, termasuk kebijakan menghadapi pengurangan anggaran Transfer ke Daerah (TKD).

“Langkah ini saya ambil sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan keterbukaan kinerja Pemerintah Kabupaten Subang. Kabupaten Subang harus dikelola dengan tegas, terbuka, serta selalu siap untuk diawasi,” ujarnya, dilansir dari Indometro.id.

Berita Lainnya  Setelah Ikut Meresmikan, Kini KDM Hentikan Sementara Pembangunan Proyek AI Data Center

Bupati Rey menegaskan bahwa kedatangannya ke KPK sepenuhnya merupakan upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih.

“Betul ini inisiatif dari saya. Pemerintah Daerah Kabupaten Subang ingin menggali potensi dan terbuka kepada siapapun untuk mengetahui kondisi yang ada di Subang,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa koordinasi dengan KPK bukan sekadar formalitas, tetapi langkah konkret untuk memperkuat fondasi pemerintahan daerah.

“Sengaja kami datang ke sini untuk meminta arahan dan koordinasi terkait berbagai hal yang ada di Kabupaten Subang,” ucapnya.

Reynaldy mengaku banyak mendapatkan masukan strategis dari KPK yang akan dijadikan panduan dalam memperketat pengawasan birokrasi dan terutama penanganan tambang ilegal.

Berita Lainnya  Tak Tercatat di SIMAK BMN, KPK Telusuri Sumber Dana 13 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

“Alhamdulillah, hampir beberapa jam tadi di dalam, banyak sekali bekal dari teman-teman di KPK untuk kami. Ini akan membuat kami lebih tegas dalam segala bentuk penindakan, demi menjadikan Kabupaten Subang jauh lebih baik ke depannya,” jelasnya.

Dengan langkah berani ini, Pemerintah Kabupaten Subang ingin menunjukkan komitmen pada pemerintahan yang bersih dan akuntabel sebuah pesan kuat di tengah sorotan publik terhadap isu tambang ilegal dan tata kelola anggaran di daerah.

Sebelumnya diberitakan, Kaukus Rakyat Subang (KRS) telah melaporkan dugaan gratifikasi dan kasus korupsi di lingkungan Pemkab Subang kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu (19/11/2024).

Berita Lainnya  Justin Hubner Balasan Cibiran Rival Negara Tetangga : "We Are The Real King"

Pelaporan ini dilakukan setelah KRS menginisiasi rangkaian dialog publik untuk menindaklanjuti isu yang menjadi sorotan masyarakat tersebut.

KRS yang diwakili aktivis Gerakan Pemuda Islam (GPI) menyerahkan berkas laporan yang dinyatakan memenuhi unsur dan siap diproses oleh KPK.

Ketua Umum GPI Subang, Diny Khoerudin, menyebut salah satu fokus laporan adalah dugaan gratifikasi yang menyeret mantan Kepala Dinas Kesehatan Subang, dr. Maxi, yang disebut sebagai sosok berani menyuarakan dugaan praktik tersebut.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Memilukan! Pembunuhan Sekeluarga di Lampung, Anak Korban Ijab Kabul Pernikahan di Samping Jenazah Kedua Orang Tua dan Adiknya

Seorang anak korban pembunuhan satu keluarga di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, melangsungkan prosesi ijab kabul pernikahan di hadapan...

Disaksikan Presiden Prabowo, Kejagung Serahkan Rp13,2 Triliun Hasil Penyelamatan Keuangan Negara

Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan uang hasil penyelamatan keuangan negara sebesar Rp13,2 triliun (secara rinci Rp13.241.335.681.910,13) yang...

Justin Hubner Balasan Cibiran Rival Negara Tetangga : “We Are The Real King”

Selain merayakan kemenangan atas Timnas Thailand di lapangan, bek tengah (center-beck) Timnas Indonesia, Justin Hubner yang dikenal berani dan gemar melakukan psywar juga memanfaatkan...

Eks Pimpinan Ponpes Abul Barokat Ditetapkan Tersangka Dugaan Pelecehan Sejumlah Santriwati

Polresta Lombok Tengah, menetapkan mantan pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Desa Bunkate, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin...

35 Tahun Puasa Trofi, Timnas Indonesia Akhirnya Juara FIFA ASEAN Cup 2026

SETELAH mengalami puasa trofi selama 35 tahun sejak medali emas SEA Games 1991, Timnas Indonesia akhirnya memecahkan dahaga di gelar juara FIFA ASEAN Cup...

Hukum

Disaksikan Presiden Prabowo, Kejagung Serahkan Rp13,2 Triliun Hasil Penyelamatan Keuangan Negara

Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan uang hasil penyelamatan keuangan negara sebesar Rp13,2 triliun (secara rinci Rp13.241.335.681.910,13) yang...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan