Rabu, Oktober 7, 2026
Google search engine

60 Rumah di Subang Rusak Diterjang Puting Beliung

SUBANG – Sebanyak 60 rumah di empat dusun yang berada di tiga desa yakni Desa Tanjung Tiga, Desa Muara, dan Desa Langensari, Kecamatan Blanakan, Subang, mengalami kerusakan setelah diterjang angin puting beliung pada Jumat (21/11) sore.

Dalam video amatir yang beredar, angin terlihat bertiup sangat kencang menerjang kawasan tersebut. Genting rumah warga tampak berjatuhan dan bahkan terbang terbawa angin. Sejumlah warga terlihat keluar rumah untuk menyelamatkan diri, meski tetap berlindung di balik bangunan.

Berdasarkan pantauan detikJabar di lokasi pada Sabtu (22/11/2025), warga mulai membersihkan dan memperbaiki rumah yang rusak akibat puting beliung.

Kerusakan yang terlihat mulai dari genting yang pecah hingga genting yang terlepas dari atap, tembok bangunan yang roboh, hingga atap baja ringan yang tercabut lalu menimpa rumah-rumah di sekitarnya. Proses perbaikan dilakukan secara gotong royong oleh warga.

Berita Lainnya  Stafsus Menang Turun Tangan Selesaikan Masalah Pembubaran Tempat Ibadah Jemaat GKPI di Tangerang

“Ini rusak kena angin puting beliung, Alhamdulillah hanya atapnya saja genting yang berterbangan, bangunnya masih utuh,” ujar Ozi, salah satu warga terdampak, saat ditemui tengah memperbaiki rumahnya.

Ozi menceritakan bahwa saat kejadian, hujan turun sangat deras disertai angin kencang. Petir juga beberapa kali menyambar, menimbulkan cahaya dan suara gemuruh. Ia dan keluarganya panik ketika mendengar suara keras dari arah atap, namun tak berani keluar rumah.

Berita Lainnya  Heboh 'Mata Air Keramat' di Gunung Sindur, Warga Ambil Air hingga Berdoa

“Ada sekitar 10 sampai 15 menit angin datang, itu datangnya dua kali. Kami lagi di dalam rumah enggak berani keluar,” katanya.

Sementara itu, Darna, Kepala Dusun Desa Muara, menjelaskan bahwa sekitar 60 rumah mengalami kerusakan di empat dusun yang berada di tiga desa. Kerusakan terbanyak terjadi di Desa Muara, namun mayoritas berupa kerusakan ringan pada bagian atap.

“Kemarin jam 5 sore angin hujan kencang mengakibatkan 60 rumah rusak rata-rata rusak sedang di bagian atap,” ucap Darna.

Lebih jauh, Darna menyebutkan bahwa di beberapa titik terdapat rumah yang mengalami kerusakan cukup berat. Atap baja ringan terbang hingga sejauh 20 meter dan menimpa rumah warga lain, serta beberapa dinding bangunan ambruk.

Berita Lainnya  Dugaan Perundungan, Siswa Sekolah Dasar di Pemalang Meninggal Dunia

“Cuma di barisan sini dampak dari baja ringan yang terbang sejauh 20 meter menimpa atap rumah tetangga. Alhamdulillah korban jiwa atau luka enggak ada, hanya atap rumah aja,” pungkasnya.

Selain merusak rumah warga, angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Beberapa di antaranya menutup akses jalan sehingga warga harus memotongnya secara manual agar jalur bisa kembali dilalui.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Justin Hubner Balasan Cibiran Rival Negara Tetangga : “We Are The Real King”

Selain merayakan kemenangan atas Timnas Thailand di lapangan, bek tengah (center-beck) Timnas Indonesia, Justin Hubner yang dikenal berani dan gemar melakukan psywar juga memanfaatkan...

Eks Pimpinan Ponpes Abul Barokat Ditetapkan Tersangka Dugaan Pelecehan Sejumlah Santriwati

Polresta Lombok Tengah, menetapkan mantan pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Desa Bunkate, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin...

35 Tahun Puasa Trofi, Timnas Indonesia Akhirnya Juara FIFA ASEAN Cup 2026

SETELAH mengalami puasa trofi selama 35 tahun sejak medali emas SEA Games 1991, Timnas Indonesia akhirnya memecahkan dahaga di gelar juara FIFA ASEAN Cup...

Satu Keluarga di Tulang Bawang – Lampung Tewas Dibunuh, Polisi Buru Pelaku

Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak perempuan ditemukan tewas bersimbah darah di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang,...

Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong Diberhentikan sebagai ASN

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, resmi diberhentikan dari statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) pada...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan