Selasa, Juli 7, 2026
spot_img

60 Rumah di Subang Rusak Diterjang Puting Beliung

SUBANG – Sebanyak 60 rumah di empat dusun yang berada di tiga desa yakni Desa Tanjung Tiga, Desa Muara, dan Desa Langensari, Kecamatan Blanakan, Subang, mengalami kerusakan setelah diterjang angin puting beliung pada Jumat (21/11) sore.

Dalam video amatir yang beredar, angin terlihat bertiup sangat kencang menerjang kawasan tersebut. Genting rumah warga tampak berjatuhan dan bahkan terbang terbawa angin. Sejumlah warga terlihat keluar rumah untuk menyelamatkan diri, meski tetap berlindung di balik bangunan.

Berdasarkan pantauan detikJabar di lokasi pada Sabtu (22/11/2025), warga mulai membersihkan dan memperbaiki rumah yang rusak akibat puting beliung.

Kerusakan yang terlihat mulai dari genting yang pecah hingga genting yang terlepas dari atap, tembok bangunan yang roboh, hingga atap baja ringan yang tercabut lalu menimpa rumah-rumah di sekitarnya. Proses perbaikan dilakukan secara gotong royong oleh warga.

Berita Lainnya  Sudah 5 Orang Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia, BPSDM Kemhan Sampaikan Duka Cita

“Ini rusak kena angin puting beliung, Alhamdulillah hanya atapnya saja genting yang berterbangan, bangunnya masih utuh,” ujar Ozi, salah satu warga terdampak, saat ditemui tengah memperbaiki rumahnya.

Ozi menceritakan bahwa saat kejadian, hujan turun sangat deras disertai angin kencang. Petir juga beberapa kali menyambar, menimbulkan cahaya dan suara gemuruh. Ia dan keluarganya panik ketika mendengar suara keras dari arah atap, namun tak berani keluar rumah.

Berita Lainnya  Diduga Jadi Korban Peluru Nyasar TNI, Warga Intan Jaya - Papua Tengah Arak Jenazah Ibu Hamil

“Ada sekitar 10 sampai 15 menit angin datang, itu datangnya dua kali. Kami lagi di dalam rumah enggak berani keluar,” katanya.

Sementara itu, Darna, Kepala Dusun Desa Muara, menjelaskan bahwa sekitar 60 rumah mengalami kerusakan di empat dusun yang berada di tiga desa. Kerusakan terbanyak terjadi di Desa Muara, namun mayoritas berupa kerusakan ringan pada bagian atap.

“Kemarin jam 5 sore angin hujan kencang mengakibatkan 60 rumah rusak rata-rata rusak sedang di bagian atap,” ucap Darna.

Lebih jauh, Darna menyebutkan bahwa di beberapa titik terdapat rumah yang mengalami kerusakan cukup berat. Atap baja ringan terbang hingga sejauh 20 meter dan menimpa rumah warga lain, serta beberapa dinding bangunan ambruk.

Berita Lainnya  Truk Terobos Lampu Merah di Bekasi Tabrak 6 Pengedara, 1 Orang Tewas

“Cuma di barisan sini dampak dari baja ringan yang terbang sejauh 20 meter menimpa atap rumah tetangga. Alhamdulillah korban jiwa atau luka enggak ada, hanya atap rumah aja,” pungkasnya.

Selain merusak rumah warga, angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Beberapa di antaranya menutup akses jalan sehingga warga harus memotongnya secara manual agar jalur bisa kembali dilalui.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Kejagung Ungkap Dugaan Keterlibatan Anggota TNI Aktif di Korupsi Program MBG

JAKARTA - Penyidikan kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengungkap adanya dugaan keterlibatan anggota militer aktif yang berdinas di Badan Gizi Nasional (BGN). Direktur...

Usulan Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat Jadi Tatar Sunda Menguat

BANDUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat memastikan akan menindaklanjuti usulan perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda atau Provinsi Pasundan. Usulan...

Diduga Jadi Korban Peluru Nyasar TNI, Warga Intan Jaya – Papua Tengah Arak Jenazah Ibu Hamil

Seorang ibu hamil bernama Melkiana Dwitau meninggal dunia bersama bayi yang dikandungnya setelah diduga terkena peluru nyasar di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan...

Tuai Banyak Pujian, Luna Maya Bangun Gedung Taman Kanak-kanak di NTT

ARTIS Luna Maya mengunjungi Desa Watugong, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu, 1 Juli 2026. Dia ke sana, untuk melakukan peletakan batu pertama...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan