Senin, Juli 27, 2026
spot_img

Disnakertrans Bungkam! Bupati Aep Sindir Pejabat Kunker ke Bali

KARAWANG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang memilih bungkam soal kunjungan kerja (kunker) ke Bali yang belakangan menuai sorotan publik. Bahkan saat publik mempertanyakan apa hasil dari Bali, pihak OPD tersebut seolah ogah menjawab. Hingga orang nomor satu di Pemkab Karwang meluncurkan sindiran.

Kunjungan tersebut diketahui menelan biaya sekitar Rp250 juta berdasarkan data Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), mencakup tiket pesawat, penginapan, hingga sewa bus.

Ironisnya, perjalanan dinas itu dilakukan di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang digalakkan Pemerintah Kabupaten Karawang.

Upaya konfirmasi yang dilakukan media ini melalui pesan WhatsApp kepada Humas Disnakertrans Karawang pada Selasa 4 November 202. Tapi tidak mendapat respons. Dinas tersebut seolah menutup rapat informasi soal perjalanan dinas bersama Dewan Pengupahan itu.

Berita Lainnya  Bikin Bingung! Dedi Mulyadi Sebut Jalan Bergelombang Interchange Karawang Barat Kewenangan Jasa Marga

“Saya sampaikan ke semuanya, yuk sudah lah. Saya pun sama, tahun 2026 nggak ada tuh perjalanan dinas naik pesawat,” ucap Aep di hadapan para ASN peserta apel.

Ia menegaskan, jika di kemudian hari dirinya melakukan perjalanan dinas menggunakan pesawat, maka biaya tersebut akan ditanggung pribadi, bukan dari uang daerah.

“Kalaupun nanti saya ada perjalanan dinas, pasti saya pakai biaya pribadi. Jadi mulai sekarang mari sama-sama berubah,” tegasnya.

Berita Lainnya  Plt Bupati Bekasi Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir dengan Sensus Ekonomi

Bupati juga menyoroti mentalitas sebagian ASN yang masih sibuk dengan kegiatan seremonial tanpa hasil nyata. Ia mengingatkan agar semua pejabat dan pegawai menunjukkan kinerja, bukan sekadar formalitas.

“Jangan hanya seremonial. Kadang ada yang bilang komitmen harus dari pimpinan dulu. Sekarang pimpinan sudah komitmen, bagaimana yang di bawahnya?” ujar Aep dengan nada menegur.

Meski kondisi keuangan daerah sedang defisit lebih dari Rp300 miliar, Aep menegaskan bahwa Pemkab Karawang tetap mempertahankan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) bagi ASN. Sebagai gantinya, ia berharap pegawai menunjukkan kinerja yang sepadan.

Berita Lainnya  Mendagri Serahkan Sanksi Bupati Purwakarta ke Dedi Mulyadi

“Saya masih pertahankan TPP Bapak-Ibu semua, walau kondisi keuangan defisit. Tapi ayo kita berubah, jangan cuma menuntut, tapi juga berkontribusi,” katanya.

Menutup sambutannya saat apel itu, Bupati menegaskan agar seluruh ASN hidup sederhana dan sensitif terhadap situasi keuangan daerah.

“Coba lihat ruangan saya, adakah makanan mewah di sana? Kalau ada yang bermewah-mewahan, silakan tunjuk. Saya tidak akan lelah mengingatkan, karena kita di sini bekerja untuk masyarakat,” tandasnya. ***

Sumber : MediusNews.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

1 Orang Tewas, Polisi Ungkap Penyebab Bentrokan Massa di Jakarta Pusat, Benarkah Gegara Makan Nasi Uduk Gak Bayar?

JAKARTA - Polisi menyebut bentrokan pecah antara warga dan sekelompok orang di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026), akibat salah paham. Kapolres Metro Jakarta...

Karawang Jadi Wilayah Tujuan Pengemis, Penghasilan Bisa Sampai Rp 150 Ribu per Hari

KARAWANG - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyebut Karawang kini menjadi tujuan aktivitas gelandangan, pengemis, pemulung, dan pengamen dari berbagai daerah karena...

Polisi Selidiki Misteri Tewasnya Sutrimo, Mantan Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyatakan tengah menyelidiki penyebab kematian pria bernama Sutrimo. Ia diduga merupakan mantan Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jaksa Agung Muda...

Kebakaran Hebat Hanguskan 70 Rumah Adat di Sukabumi

SUKABUMI - Kebakaran meratakan permukiman di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kabupaten Sukabumi. Total 70 rumah di lokasi ludes terbakar. Laporan kebakaran itu terjadi...

Febri Diansyah Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

JAKARTA - Eks Juru Bicara KPK, Febri Diansyah bertindak sebagai Kuasa Hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah pada kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan