Senin, Oktober 12, 2026
Google search engine

Saat Menteri Ara Borong Jajanan Turubuk, Produk UMKM Khas Karawang

KARAWANG – Datang ke Karawang, Menteri Perumahan dan Permukiman Marruarar Sirait atau yang kerap disapa Ara memborong dagangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Banyak jajanan yang dibeli merupakan camilan lokal khas Karawang.

Sembari berbelanja, Ara juga berbincang bersama penjaga stand UMKM mengenai produk yang hendak dibelinya.

“Ini apa bu? Rengginang ya, boleh deh 10 bu, ini enak juga ni (brownies) saya mau dong bu,” ucap Ara sembari memilih berbagai kuliner khas Karawang yang tersedia di stand UMKM di Kompleks Pemda Karawang, Senin (27/10/2025).

Ara juga terkejut, saat melihat, salah satu produk berbeda, yakni sebuah makanan yang berbahan baku terubuk. Terubuk sendiri merupakan tanaman lokal khas Karawang yang berasal dari daerah pegunungan.

Berita Lainnya  Tridjaya Group dan GOKAR Bersiap Kolaborasi Transportasi dan UMKM di Cikampek - Karawang

“Kalau ini baru saya lihat, ini cuma ada di sini ya bu, turbo itu apa? (Terubuk dijero sebuah camilan berbentuk roti dengan isian terubuk), saya ambil 10 yang ini,” tanya Ara.

Tak ingin ketinggalan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Karawang Aep Syaepuloh juga ikut berbelanja di stand UMKM tersebut, bahkan Aep juga memperkenalkan singkat produk-produk yang dibeli Ara.

“Alhamdulillah, ini semua stand UMKM yang kita hadirkan di acara sosialisasi Kredit Program Perumahan, Penguatan Ekosistem Perumahan. Pak Menteri juga menyempatkan belanja,” kata Aep, saat diwawancara usai kegiatan.

Berita Lainnya  Gandeng LMDH, Investor Tiongkok Jajaki Kerja Sama Pengembangan Kayu Balsa di Indonesia

Aep menjelaskan saat ini keberpihakan Pemkab Karawang semakin intens terhadap pelaku UMKM di Karawang. Bahkan ia juga menyiapkan bantuan modal bagi pelaku UMKM.

“UMKM ini sebagai penggerak ekonomi lokal, tentu kita sangat konsen, dan yang jelas pemerintah daerah juga berpihak kepada pelaku UMKM di antaranya kita sediakan fasilitas bantuan permodalan berupa alat produksi,” kata dia.

Selain itu, kata Aep, pihaknya melalui Dinas Koperasi dan UMKM juga telah membentuk pendamping UMKM di tiap kecamatan yang bekerja sama dengan pihak akademisi untuk mengembangkan bisnis pelaku UMKM.

“Dari segi pembinaan, kita juga tingkatkan pelaku UMKM ini dari sisi SDM-nya, kita lakukan berbagai pelatihan, bahkan kita siapkan pendamping UMKM di setiap kecamatan yang semuanya merupakan hasil didikan akademisi dari kampus-kampus terbaik,” ungkapnya.

Berita Lainnya  Gandeng LMDH, Investor Tiongkok Jajaki Kerja Sama Pengembangan Kayu Balsa di Indonesia

Lebih lanjut, Aep berharap, pelaku UMKM juga dapat mengembangkan sayap bisnisnya sehingga melahirkan kemandirian ekonomi baik untuk dirinya maupun warga sekitar yang terlibat dalam kegiatan ekonomi UMKM yang sedang dilakukan.

“Kami berharap tentu pelaku UMKM ini bisa lebih besar dan mengembangkan bisnisnya, bisa melahirlaj kemandirian ekonomi baik bagi pelaku UMKM nya maupun masyarakat sekitar yang terlibat dalam kegiatan ekonomi tersebut,” pungkasnya.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Cuma Sakit Perut Dibilang Kerasukan Jin, Dukun Palsu di Lebak Cabuli Pasien Gadis 16 Tahun hingga Hamil

LEBAK - Polres Lebak menangkap seorang dukun palsu berinisial ER (43) di Kampung Sawah Baru, Desa Malingping Utara, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, karena mencabuli...

KDM dan Bupati Aep Soroti Dugaan Calo Tenaga Kerja di Industri yang Lakukan Pungli Rp 3 – 15 Juta

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) bersama Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh aktif menyoroti dan mengawasi praktik pungli serta percaloan tenaga...

Pimpinan Pesantren di Bekasi Ditetapkan Tersangka Pencabulan 10 Santriwati, Aksi Bejat Pelaku Dilakukan Berulang Kali Sejak 2024

BEKASI - Polres Metro Bekasi Kota telah menangkap dan menahan seorang pria berinisial MHH (28), yang merupakan pimpinan sekaligus pengajar di sebuah pondok pesantren...

Diduga Sengaja Dibakar Setelah Rusuh Razia HP, Lapas Merauke Kebakaran, Sejumlah Narapidana Melarikan Diri

MERAUKE - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Merauke, Papua Selatan, diduga dibakar hingga sejumlah narapidana atau warga binaan melarikan diri. Kebakaran diduga dipicu kerusuhan...

Cekcok dan Perkelahian Anak Punk di Karawang Berakhir 2 Orang Dikabarkan Hilang Tenggelam

KARAWANG - Dua orang pemuda yang diduga anak punk bernama Abdullah (asal Sukamandi, Subang) dan Rian (asal Bayur) dilaporkan hilang tenggelam di Saluran Irigasi...

Hukum

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan KPK

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 7...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan