Rabu, Juli 8, 2026
spot_img

Selain Kebakaran, Los Angeles ‘Diteror’ Tornado Api Firenado

JAKARTA – Fenomena tornado api atau ‘firenado’ muncul di tengah kebakaran hutan Los Angeles, California, Amerika Serikat yang hingga kini masih meluas dan telah melahap puluhan ribu hektare.

Pusaran angin itu terdeteksi di Palisades pada Jumat (10/1) saat kobaran api bergumul hebat. Firenado tak lama terlihat bergerak ke Mandeville Canyon dekat Brentwood.

“Panasnya sangat intens sehingga udara mulai meningkat dan mulai menarik udara di sekitarnya …semacam membuat pusaran yang berputar,” kata ahli meteorologi KCAL News Dani Ruberti.

“Partikel-partikel di sana, mereka bergerak lebih cepat daripada di luar, dan itu yang menyebabkan udara berputar lebih cepat dan membuat tampilan seperti tornado,” lanjut dia.

Berita Lainnya  LBH Arya Mandalika Minta Dedi Mulyadi Beri Perhatian untuk Kasus Meninggalnya ASN di Purwakarta

Tornado api yang juga disebut pusaran api atau setan api biasanya jarang terjadi. Namun, menurut Ruberti, dalam kasus ekstrem di mana kebakaran begitu intens, fenomena itu bisa secara efektif menciptakan kondisinya sendiri.

Menurut Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional, ketika asap dari api naik dan mengembun saat mencapai atmosfer bagian atas, air itu bercampur dengan kelembaban yang sudah ada di atmosfer dan air tambahan yang menguap dari tanaman yang terbakar. Kondisi itu kemudian menciptakan awan yang disebut pyrocumulus atau “awan api”.

Berita Lainnya  Bentrok 2 Kelompok Pemotor, Remaja Bandung Tewas Dibacok di Purwakarta

Menurut Ruberti, tornado api terkadang bisa mencapai ratusan kaki ke udara, namun hanya berlangsung selama beberapa menit pada satu waktu.

Dikutip CBS News, kebakaran terjadi di Pacific Palisades, Eaton, San Gabriel, Hurst, Lembah San Fernando, Kenneth, hingga dekat Ventura County.

Imbas kebakaran itu, sekitar 9.000 bangunan hancur atau terdampak di berbagai wilayah yang terbakar.

Kebakaran di Palisades sendiri telah melalap nyaris 24 ribu hektar wilayah pada Sabtu malam. Api masih dapat terus membesar karena angin Santa Ana lain, yang menjadi penyebab kebakaran meluas, masih menerjang Los Angeles dan diperkirakan berlangsung hingga awal pekan ini.

Berita Lainnya  Viral Video Anggota TNI Diduga Intimidasi Petani di Tasikmalaya

Kebakaran di Los Angeles secara keseluruhan telah menewaskan 24 orang per Minggu (12/1). Data tim medis LA dalam rilis di situs resmi menyebut sebagian korban meninggal dunia di rumah sakit, sementara korban lain tewas di Palisades, Altadena, hingga Malibu.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

KARAWANG - H. Toto Suripto, tokoh masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku tidak setuju jika nama Provinsi Jawa Barat dirubah menjadi Tatar Sunda. Dikatakan Toto,...

Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri ‘Lampu Hijau’

BANDUNG - Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Tatar Sunda memasuki babak baru setelah seluruh fraksi di DPRD resmi memberikan lampu hijau...

Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

KOTA BEKASI – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan dan pengelolaan fasilitas Pasar Bantargebang terus terus berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini...

Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

KARAWANG - Siapa yang tidak tahu kedekatan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Lurah Jujun atau Kades Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan