Jumat, Mei 8, 2026
spot_img

Investasi di Karawang Tinggi, Tapi Serapan Tenaga Kerja Rendah, ini Alasannya?

KARAWANG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengakui tingginya nilai investasi di Karawang tidak serta-merta berbanding lurus dengan meningkatnya serapan tenaga kerja. Hal itu karena sebagian besar investasi yang masuk merupakan investasi padat modal.

“Investasi yang masuk ke Karawang rata-rata padat modal, sehingga tidak terlalu mempengaruhi serapan tenaga kerja,” kata Kepala Disnakertrans Karawang, Rosmalia Dewi, Minggu (21/9/2025).

Investasi padat modal cenderung mengandalkan mesin dan teknologi modern, sehingga tidak banyak memerlukan tenaga manusia. Hal ini berbeda dengan sekitar sepuluh tahun lalu, ketika investasi padat karya lebih mendominasi dan mampu menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar.

Berita Lainnya  GOKAR Goes to School Bakal Dimulai 8 Mei 2026

Meski begitu, Disnakertrans Karawang terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar calon tenaga kerja lokal mampu bersaing. Program yang dijalankan antara lain kolaborasi dengan sekolah dan perusahaan, serta pelatihan keterampilan sesuai kebutuhan industri.

Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), nilai investasi di Karawang pada 2024 mencapai Rp68 triliun, naik signifikan dibanding tahun 2023 sebesar Rp42,1 triliun. Namun, lonjakan investasi tersebut belum mampu mendongkrak serapan tenaga kerja secara signifikan.

Berita Lainnya  Disdag Bekasi Pastikan Pasokan Bahan Pokok di Pasar Induk Cibitung Aman

Data Disnakertrans Karawang mencatat, pada semester pertama 2022 hanya 4.524 tenaga kerja terserap. Lalu pada triwulan III 2023, dari 1.934 proyek investasi, serapan tenaga kerjanya hanya 4.314 orang.

Sementara itu, selama Januari–Juni 2025, nilai investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) di Karawang mencapai Rp30,24 triliun. Dari angka tersebut, jumlah tenaga kerja yang terserap baru mencapai 12.209 orang. (BeritaPasundan.com)

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dikritik Budayawan, Lokasi Kirab Mahkota Binokasih Dipindah ke Masjid Syech Quro

KARAWANG - Pasca dikritik keras budayawan, Nace Permana, titik lokasi Kirab Mahkota Binokasih dalam rangka Milangkala Tatar Sunda di Kabupaten Karawang akhirnya dipindah ke...

Gaduh Duit Sogokan Rekrutmen Nakes, Askun : Karawang Harus Bersih dari Oknum ASN Biadab

KARAWANG - Terkait adanya dugaan uang sogokan atau suap Rp 10 juta dalam rekrutmen tenaga kerja kesehatan (Nakes) di RSUD Rengasdengklok yang melibatkan oknum...

Modus Proyek Nasi Kotak Fiktif, Oknum ASN Kesbangpol Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Subang berinisial MR (56) ditangkap polisi setelah melakukan penipuan proyek fiktif terhadap warga Jakarta. MR, pria yang...

Kakek Bejat di Subang Cabuli 4 Cucu Tiri Sejak Tahun 2012

SUBANG - HT (66), seorang kakek di Kabupaten Subang - Jawa Barat terpaksa diringkus polisi, karena diduga melakukan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap...

Ade Armando, Abu Janda hingga Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim

JAKARTA - Aliansi gabungan 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam melaporkan Ade Armando, Permadi Arya alias Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan itu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan