Sabtu, Agustus 8, 2026
spot_img

Investasi di Karawang Tinggi, Tapi Serapan Tenaga Kerja Rendah, ini Alasannya?

KARAWANG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengakui tingginya nilai investasi di Karawang tidak serta-merta berbanding lurus dengan meningkatnya serapan tenaga kerja. Hal itu karena sebagian besar investasi yang masuk merupakan investasi padat modal.

“Investasi yang masuk ke Karawang rata-rata padat modal, sehingga tidak terlalu mempengaruhi serapan tenaga kerja,” kata Kepala Disnakertrans Karawang, Rosmalia Dewi, Minggu (21/9/2025).

Investasi padat modal cenderung mengandalkan mesin dan teknologi modern, sehingga tidak banyak memerlukan tenaga manusia. Hal ini berbeda dengan sekitar sepuluh tahun lalu, ketika investasi padat karya lebih mendominasi dan mampu menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar.

Berita Lainnya  Nobar Piala Dunia di Karawang Bantu Omset UMKM hingga Rp1,2 Miliar

Meski begitu, Disnakertrans Karawang terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar calon tenaga kerja lokal mampu bersaing. Program yang dijalankan antara lain kolaborasi dengan sekolah dan perusahaan, serta pelatihan keterampilan sesuai kebutuhan industri.

Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), nilai investasi di Karawang pada 2024 mencapai Rp68 triliun, naik signifikan dibanding tahun 2023 sebesar Rp42,1 triliun. Namun, lonjakan investasi tersebut belum mampu mendongkrak serapan tenaga kerja secara signifikan.

Berita Lainnya  Dualisme KADIN Karawang Buat Dunia Usaha dan Industri Jadi Bingung

Data Disnakertrans Karawang mencatat, pada semester pertama 2022 hanya 4.524 tenaga kerja terserap. Lalu pada triwulan III 2023, dari 1.934 proyek investasi, serapan tenaga kerjanya hanya 4.314 orang.

Sementara itu, selama Januari–Juni 2025, nilai investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) di Karawang mencapai Rp30,24 triliun. Dari angka tersebut, jumlah tenaga kerja yang terserap baru mencapai 12.209 orang. (BeritaPasundan.com)

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Alami Muntah-muntah, Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang – Bogor Diduga Keracunan MBG

BOGOR - Lebih dari 20 siswa dan seorang guru di SDN 01 Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mengalami muntah-muntah usai menyantap menu Makan Bergizi...

Polda Jabar Tangkap Pelaku Manipulasi Gambar Presiden Prabowo, Terancam 12 Tahun Penjara

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jabar mengungkap tindak pidana identity theft atau manipulasi data terhadap gambar Presiden Prabowo Subianto menggunakan teknologi Artificial Intelligence...

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan