Rabu, April 1, 2026
spot_img

Komnas HAM Kecam Peristiwa Tewasnya Ojol Affan

JAKARTA – Komnas HAM mengecam dan memberi atensi khusus atas meninggalnya Affan Kurniawan, driver ojek online (ojol) yang tewas setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob.

Komnas HAM telah membuka posko aduan bagi masyarakat yang menjadi korban dalam demonstrasi.

“Komnas HAM menaruh atensi yang sangat serius terhadap unjuk rasa yang terjadi di Jakarta sejak tanggal 25 Agustus 2025 hingga hari ini,” kata Ketua Komnas HAM Anis Hidayah dalam konferensi pers, Jumat (29/8/2025).

Berita Lainnya  Sempat akan Dipangkas Purbaya, BGN Pastikan Anggaran MBG Tetap Rp 335 Triliun

Pihaknya juga telah melakukan serangkaian langkah pengamatan media dan media sosial. Selain itu, Komnas telah meminta keterangan kepada beberapa pihak.

“Kami juga sudah meminta permintaan keterangan kepada beberapa pihak terkait dan sore hari ini juga akan meminta keterangan pada tujuh pelaku,” katanya.

Komnas HAM pun mengucapkan duka mendalam atas kasus tewasnya Affan. Komnas HAM juga mengecam keras tindakan oknum polisi yang melindas Affan.

“Komnas HAM juga menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya almarhum Affan Kurniawan dan korban luka lainnya, serta mengecam tindakan oknum polisi Republik Indonesia yang melakukan tindakan brutal sehingga hilangnya nyawa,” lanjutnya.

Berita Lainnya  Bareskrim Ungkap Peredaran Uang Palsu di Purwakarta

Komnas HAM juga berkomitmen agar terwujud situasi HAM yang kondusif. “Komnas HAM berkomitmen secara penuh untuk mendorong terwujudnya hak asasi manusia (HAM) yang kondusif,” katanya.

Saat ini Komnas HAM juga telah membuka posko aduan. Masyarakat yang menjadi korban saat demo dipersilakan membuat aduan di nomor layanan Komnas HAM.

“Komnas HAM juga membuka posko aduan kepada masyarakat yang menjadi korban aksi unjuk rasa. Bagi masyarakat yang ingin membuat aduan dapat menghubungi layanan masyarakat Komnas HAM di nomor telepon 08122679880. Saya kira nomor ini sangat penting untuk disebarluaskan,” katanya.

Berita Lainnya  Dugaan Pencemaran Kali Cigempol, LMP Desak KDM Tindak Tegas PT. Pindo Deli 4

Berita selengkapnya klik : https://news.detik.com/berita/d-8085674/komnas-ham-kecam-kasus-tewasnya-affan-ojol-beri-atensi-sangat-serius.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ancam dan Peras PNS, Oknum Wartawan di Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Polres Subang mengungkap kasus dugaan tindak pidana pemerasan dan/atau pengancaman yang terjadi di lingkungan Kantor Bidang Panwasrik Bapenda Subang. Kasus ini melibatkan...

Potongan Tubuh Ditemukan di Bogor, Pelaku Mutilasi di Bekasi Ditangkap

BEKASI - Misteri temuan mayat termutilasi dalam freezer kios ayam geprek di Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi mulai terkuak. Korban berinisial AH itu ternyata dibunuh oleh dua...

Geger Temuan Jasad Tanpa Tangan dan Kaki di Dalam Freezer

BEKASI - Warga Kabupaten Bekasi digegerkan dengan penemuan jasad seorang penjaga ruko yang juga diketahui bekerja sebagai karyawan freelance ayam geprek, di dalam freezer...

2 Wanita Diduga Jadi Korban Pelecehan, Pelaku Nyebur ke Got

KOTA BEKASI - Dua wanita menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh seorang pria di kawasan Harapan Indah, Kota Bekasi. Usai kejadian, korban sempat mengejar...

Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban ‘Kecelakaan Maut’ Truk Box Tabrak Warung di Subang

SUBANG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turun langsung membantu keluarga korban kecelakaan lalu lintas tragis yang terjadi di wilayah Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang. Bantuan...

Hukum

Kejari Subang Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan

SUBANG - Pemusnahan barang bukti hasil tindak pidana yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (Inkrah) dilakukan Kejaksaan Negeri Subang, Senin (30/3/2026). ‎ ‎Kepala Kejaksaan Negeri Subang,...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan