Minggu, Agustus 16, 2026
spot_img

Komnas HAM Kecam Peristiwa Tewasnya Ojol Affan

JAKARTA – Komnas HAM mengecam dan memberi atensi khusus atas meninggalnya Affan Kurniawan, driver ojek online (ojol) yang tewas setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob.

Komnas HAM telah membuka posko aduan bagi masyarakat yang menjadi korban dalam demonstrasi.

“Komnas HAM menaruh atensi yang sangat serius terhadap unjuk rasa yang terjadi di Jakarta sejak tanggal 25 Agustus 2025 hingga hari ini,” kata Ketua Komnas HAM Anis Hidayah dalam konferensi pers, Jumat (29/8/2025).

Berita Lainnya  KPK Amankan Uang Rp 2 Miliar dalam OTT Bupati Pemalang

Pihaknya juga telah melakukan serangkaian langkah pengamatan media dan media sosial. Selain itu, Komnas telah meminta keterangan kepada beberapa pihak.

“Kami juga sudah meminta permintaan keterangan kepada beberapa pihak terkait dan sore hari ini juga akan meminta keterangan pada tujuh pelaku,” katanya.

Komnas HAM pun mengucapkan duka mendalam atas kasus tewasnya Affan. Komnas HAM juga mengecam keras tindakan oknum polisi yang melindas Affan.

“Komnas HAM juga menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya almarhum Affan Kurniawan dan korban luka lainnya, serta mengecam tindakan oknum polisi Republik Indonesia yang melakukan tindakan brutal sehingga hilangnya nyawa,” lanjutnya.

Berita Lainnya  Sebut Sarang Narkoba, Sejumlah Orang Kepung Rumah Kontrakan di Perumahan CKM, Ini Penjelasan Kapolresta Karawang

Komnas HAM juga berkomitmen agar terwujud situasi HAM yang kondusif. “Komnas HAM berkomitmen secara penuh untuk mendorong terwujudnya hak asasi manusia (HAM) yang kondusif,” katanya.

Saat ini Komnas HAM juga telah membuka posko aduan. Masyarakat yang menjadi korban saat demo dipersilakan membuat aduan di nomor layanan Komnas HAM.

“Komnas HAM juga membuka posko aduan kepada masyarakat yang menjadi korban aksi unjuk rasa. Bagi masyarakat yang ingin membuat aduan dapat menghubungi layanan masyarakat Komnas HAM di nomor telepon 08122679880. Saya kira nomor ini sangat penting untuk disebarluaskan,” katanya.

Berita Lainnya  Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

Berita selengkapnya klik : https://news.detik.com/berita/d-8085674/komnas-ham-kecam-kasus-tewasnya-affan-ojol-beri-atensi-sangat-serius.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Peringatan Hari Damai Aceh Berujung Ricuh, Massa Kibarkan Bendera Bulan Bintang, Polisi Tembakan Gas Air Mata

ACEH - Peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), berakhir ricuh. Agenda doa tolak bala dan zikir akbar yang...

Bobby Nasution Jenguk Siswa Korban Keracunan MBG yang Kondisinya Parah

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menjenguk salah seorang siswa SMK Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo, yang menjadi korban dugaan keracunan Makan Bergizi...

Bukan Hanya 269 Siswa di Karo, 45 Siswa di Kota Dumai juga Keracunan MBG

RIAU - Bukan hanya 269 siswa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dugaan keracunan menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) juga terjadi di Kota Dumai...

Banyak Kasus Keracunan MBG, DPD RI : Anggaran Bahan Makanan Perlu Ditambah Jadi Rp 15-20 Ribu

SEMARANG - Anggota DPD RI Abdul Kholik mengungkapkan, masih banyak aspek yang perlu ditinjau dan dievaluasi dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal...

Kawal Program Presiden Prabowo, PKB Deklarasi ‘Satgas Prabowonomics’

JAKARTA - PKB melalui organisasi sayapnya, Panji Bangsa, membentuk Satuan Tugas (Satgas) Prabowonomics Panji Bangsa. Satgas tersebut didirikan Panji Bangsa sebagai tindak lanjut dari...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan