Rabu, Juli 8, 2026
spot_img

Lisa Mariana Minta Tes DNA Ulang di Singapura, Pengacara RK : “Hanya Cari Sensasi”

BANDUNG – Proses tes DNA antara anak Lisa Mariana, CA dengan mantan gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah selesai dilakukan dan hasilnya sudah diumumkan pada Rabu (20/8/2025).

Berdasarkan informasi dari pihak Bareskrim Polri, DNA anak Lisa, CA tidak identik dengan Ridwan Kamil.

Sehingga disimpilkan CA bukanlah anak biologis suami Atalia Praratya itu, seperti yang digembar-gemborkan oleh Lisa Mariana lewat sosial media.

Setelah hasil tes DNA keluar, pihak Lisa Mariana nampak belum puas dengan hasil tersebut.

Wanita yang pernah berprofesi sebagai model majalah dewasa itu, berniat menyurati Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil untuk kembali melakukan tes ulang di Singapura.

Berita Lainnya  Polisi Ungkap Peredaran Obat Terlarang Berkedok Warung Kopi

Namun niat sang selebgram yang mengaku pernah punya hubungan dengan Ridwan Kamil pada 2021 lalu itu, ditolak mentah-mentah oleh kuasa hukum sang politikus.

Bagi kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butarbutar menyebut tidak ada dasar hukum yang mengharuskan kliennya kembali melakukan tes DNA ulang seperti permintaan Lisa.

Apalagi tes DNA yang dilakukan oleh kepolisian pada 7 Agustus 2025 lalu itu, sudah dilakukan oleh ahli yang profesioanl dan sesuai prosedur hukum.

Berita Lainnya  Usulan Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat Jadi Tatar Sunda Menguat

“Kan sudah dinyatakan oleh pihak Bareskrim 50 persen DNA dari CA itu identik dengan Lisa Mariana, 50 persennya lagi DNA tidak identik dengan Pak RK,” tutur Musli, dikutip dari YouTube Cumicumi, Senin (25/8/2025).

“Disimpulkan oleh mereka bahwa CA bukan anak biologis (Ridwan Kamil), kan udah jelas,” lanjutnya.

Aksi Lisa mengajak Ridwan Kamil tes DNA ulang hingga berniat akan menyurati sang politikus, dinilai hanya mencari sensasi saja.

“Lalu permasalahannya di mana, ini hanya cari sensasi aja,” tegas Muslim.

Sementara itu, Muslim kembali menyinggung pernyataan kuasa hukum Lisa, Johnboy Nababan sebelumnya.

Berita Lainnya  SMA-SMK Swasta di Kota Bekasi Tolak Program Sekolah Gratis Dedi Mulyadi

Namun ucapan pihak Lisa nyatanya dinilai tidak konsisten, kini malah mengajak untuk menggelar tes DNA ulang.

“Padahal pengacaranya udah menyampaikan ‘kami menerima hasil tes DNA yang dilakukan secara profesional oleh pihak yang kompeten’. Lalu sekarang berubah lagi mau menyurati,” tukasnya.

“Saya hanya bilang satu kata aja, cari sensasi,” sambung muslim.***

Artikel ini telah terbit di TribunNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

KARAWANG - H. Toto Suripto, tokoh masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku tidak setuju jika nama Provinsi Jawa Barat dirubah menjadi Tatar Sunda. Dikatakan Toto,...

Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri ‘Lampu Hijau’

BANDUNG - Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Tatar Sunda memasuki babak baru setelah seluruh fraksi di DPRD resmi memberikan lampu hijau...

Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

KOTA BEKASI – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan dan pengelolaan fasilitas Pasar Bantargebang terus terus berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini...

Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

KARAWANG - Siapa yang tidak tahu kedekatan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Lurah Jujun atau Kades Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan