Selasa, Maret 24, 2026
spot_img

Perannya Diambil Sekda, Wagub Erwan ‘Ngambek Gede’

BANDUNG – Jarang terlihat masuk kantor, kebanyakan absen saat rapat sidang paripurna DPRD, terakhir menghadiri acara kelulusan siswa barak militer gelombang kedua di Rindam III/Siliwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Herman Suryatman dinilai telah melampaui batas kewenangannya sebagai seorang Sekretaris Daerah (Sekda) yang seharusnya menangani urusan administratif serta mengkoordinasikan kinerja para kepala dinas.

Hal inilah yang kemudian membuat Wagub Jawa Barat, Erwan Setiawan akhirnya ‘ngambek gede’ alias marah besar kepada Sekda Herman Suyatman. Akhirnya, huhungan diantara keduanya dikabarkan retak.

“Memang ada keretakan, kenyataan. Saya di ruang, (ruangan saya di sini). Sekda di ruang sana, satu lantai, saya lewat tidak ada,” ujar Wagub Erwan, di Gedung Sate Bandung, dilansir dadi KompasCom, Senin (30/6/2025).

Menurut Erwan, sejumlah tugas yang secara struktural seharusnya menjadi domain Wakil Gubernur, kini justru dilaksanakan oleh Sekda.

Berita Lainnya  Plt Bupati Bekasi Lantik 464 Pejabat Fungsional

Salah satu contoh yang disebutkan adalah kehadiran Sekda pada acara kelulusan siswa barak militer gelombang kedua di Rindam III/Siliwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

“Sudah di luar batas. Saya katakan sudah di luar batas. Sudah di luar kewenangan-kewenangan dia. Terakhir kemarin, di Rindam. Itu kan bukan juga seorang Sekda di Rindam. Orang bisa menilai,” tegasnya.

Bagaimana Tugas Sekda Menurut Wakil Gubernur?

Erwan menekankan bahwa fungsi utama seorang sekretaris daerah adalah menangani urusan administratif serta mengkoordinasikan kepala dinas berdasarkan hasil temuan gubernur dan wakil gubernur di lapangan.

Ia menilai kehadiran Sekda seharusnya lebih banyak di kantor, bukan justru mengambil alih kegiatan-kegiatan yang lebih bersifat eksekutif.

“Sebenarnya perlu dipahami, namanya sekretaris daerah itu mengkoordinir sekretariat daerah. Seharusnya Pak Sekda selalu ada di kantor. Pak Gubernur di lapangan, saya ke lapangan,” ucap Erwan.

Berita Lainnya  Bupati Aep Pastikan Stok BBM di SPBU Aman Jelang Arus Mudik Lebaran

Apakah Ketegangan Ini Sudah Terlihat Sejak Lama?

Keretakan hubungan keduanya bukan hanya isapan jempol. Dalam sidang paripurna DPRD Jabar pada Kamis (19/6/2025), Erwan secara terbuka menyindir ketidakhadiran Sekda dalam berbagai agenda penting.

“Dan juga sekalian tanyakeun kamana wae (tanyain ke mana aja) Sekda gitu,” ujar Erwan di hadapan anggota dewan.

“Selama saya paripurna mewakili Pak Gubernur belum pernah saudara Sekda hadir dan sekarang pun di kantor nggak pernah ada, coba tanyakan yang terhormat anggota DPRD, terima kasih,” imbuhnya.

Menanggapi tudingan tersebut, Herman Suryatman menyampaikan permohonan maaf. Ia menjelaskan bahwa ketidakhadirannya dalam beberapa agenda disebabkan oleh tugas resmi dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Berita Lainnya  Kapolres Cilacap 'Kecipratan' THR Lebaran dari Bupati Syamsul Auliya

“Saya mohon maaf jika ada agenda yang tidak sempat saya hadiri. Saat itu saya sedang menjalankan tugas yang diberikan langsung oleh Pak Gubernur,” ujar Herman.

Apa Respons Gubernur Dedi Mulyadi? Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sendiri belum secara eksplisit menanggapi konflik internal ini, namun ia beberapa kali menyatakan pujiannya terhadap kinerja Sekda.

“Dia cerdas, eksekutor ulung,” ujar Dedi Mulyadi dalam satu kesempatan, yang seolah menjadi pembelaan terhadap Sekda Herman Suryatman.

Pernyataan itu sempat menimbulkan spekulasi bahwa Gubernur lebih berpihak kepada Sekda dibandingkan dengan Wakil Gubernur dalam dinamika pemerintahan saat ini.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tangan Tak Diborgol, Gus Yaqut Kembali Jadi Tahanan Rutan

JAKARTA - Tangan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tak diborgol saat kembali ditahan usai sempat dialihkan menjadi tahanan rumah. KPK mengatakan petugas...

Disuruh PL Buat Ngecek Warem, Pria ini Malah Temukan Pemilik Tempat Karaoke Tewas Membusuk

SUBANG - Warga Pantura di wilayah Patokbeusi, Kabupaten Subang, digegerkan dengan penemuan jenazah pemilik warung remang-remang (Warem). Korban bernama Ani Anggraeni (47), warga Tasikmalaya,...

Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Pemudik Asal Rengasdengklok Tewas

MAJALENGKA - Kecelakaan maut menimpa mobil travel jenis Elf yang membawa rombongan pemudik di turunan Desa Maniis, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/3/2026) malam....

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap Saat akan Melarikan Diri

JAKARTA - Polisi menangkap WNA Irak berinisial F yang merupakan pelaku pembunuhan cucu seniman senior Mpok Nori, DA (37) di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur....

Pemerintah Wacanakan Siswa Belajar di Rumah

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan kebijakan efisiensi energi perlu mempertimbangkan pengalaman saat masa pandemi COVID-19. "Langkah efisiensi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan