Rabu, April 1, 2026
spot_img

Pembongkaran Bangli Tanpa Kompensasi, Ngakak! Om Zein Malah Kena Cium Brutal Emak-emak Gendut

Pemkab Purwakarta meneruskan proses pembongkaran sejumlah bangunan liar (bangli) yang berdiri di atas tanah negara. Kali ini giliran bangli di Daerah Alisan Sungai (DAS) Pasawahan sampai jembatan layang Sadang yang menjadi sasaran pembongkaran.

Di lokasi, Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein (Om Zein) diserbu kaum emak-emak yang memprotes pembongkaran bangli.

Bahkan salah seorang emak-emak berkerudung hitam, sambil menggendong anaknya ia menghampiri Om Zein bersama emak-emak lain untuk menyampaikan protes.

Kepada emak-emak tersebut Om Zein bertanya, apakah menempati tanah negara (tanah PJT II) tersebut sudah memiliki izin?.

Si emak-emak kerudung hitam ini menjawab, jika secara administratif tertulis memang tidak ada. Tetapi ia mengklaim sudah ada izin dari PJT II.

Berita Lainnya  Kang Jimmy Buka Usaha Kafe Murah Meriah, Yuk Kunjungi!

Om Zein menegaskan, jika semua bangli di sepanjang DAS Pasawahan ini tidak ada izin sama sekali. Sehingga Pemkab Purwakarta akan membongkar semuanya.

Om Zein juga menegaskan tidak akan memberikan kompensasi sepeser pun atas pembongkaran bangli ini. Hal ini ia lakukan untuk mendidik masyarakat.

Namun demikian, Om Zein berjanji tidak akan membiarkan masyarakatnya tidak memiliki rumah atau tempat tinggal. Meskipun proses pembongkaran bangli tanpa kompensasi.

“Om Zein moal ngantep rakyat Purwakarta teu boga imah (Om Zein tidak akam membiarkan rakyat Purwakarta tidak memiliki rumah,” katanya, dikutif dari vide instagram @omzein_bupatiaing.

Para emak-emak yang ‘nyerenteng’ ke Om Zein akhirnya setuju pembongkaran bangli tanpa kompensasi tersebut.

Berita Lainnya  Pastikan Keamanan Liburan Lebaran, Kapolres Metro Bekasi Tinjau Lokasi Wisata

Bahkan salah seorang emak-emak gendut berambut pirang memakai kaos putih mengacungkan jempol setelah mendengar penjelasan dari Om Zein. “Siiip” katanya, sambil mengacungkan jempol.

Tapi emak-emak ini langsung mendekap Om Zein. Tiba-tiba saja emak-emak tersebut dengan berani mencium pipi Om Zein dengan brutal sampai enam kali, hingga harus dipisahkan Satpol PP yang mengawal Om Zein.

“Mmmuuuaah… mmmuuuaah… mmmuuuaah…,” katanya saat mencium pipi Om Zein.

“Enggeus… enggeus… (sudah… sudah…),” teriak Om Zein.

“Pak hampura nya pak,” mata si emak-emak gendut yang masih terlihat nafsu ingin mencium Om Zein.

“Lain milik, apes aing (dicium emak-emak bukan rejeki, tapi apes),” kelakar Om Zein yang langsung mengundang tawa emak-emak lain.

Berita Lainnya  Posko Mudik Cikopo Didesain Nuansa Sunda

Kepada emak-emak lain, Om Zein menegaskan tidak akan memberikan kompensasi dalam proses pembongkaran bangli ini. Tapi sekali lagi ia berjanji tidak akan membiarkan masyarakat Purwakarta tidak memiliki rumah setelah pembongkaran bangli ini.

“Moal mere kompensasi masyarakat, rek ngadidik masyarakat, sabab ieu tanah nagara rek dicokot ku nagara. Tapi Om Zein Bupati Purwakarta moal ngantep rakyat Purwakarta teu gableg imah,” kata Om Zein.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Suap Ijon Proyek Ade Kunang, KPK Geledah Rumah Ono Surono

BANDUNG - KPK menggeledah rumah politikus PDIP Ono Surono (ONS) di Bandung. Penggeledahan dilakukan berkaitan dengan penyidikan kasus suap ijon proyek yang menjerat Bupati...

Dugaan Korupsi Pengadaan Meubelair Rp 33 Miliar, Disdik Kota Bekasi Didemo

KOTA BEKASI - Sejumlah pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Front Pemuda Pembebasan Kota Bekasi kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas...

Panic Buying, Warga Purwakarta Mengular Antre Isi BBM

PURWAKARTA - Kepanikan warga terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Purwakarta, Selasa (31/3/2026) malam. Antrean panjang kendaraan roda dua hingga roda...

Sering Terjadi Kriminalisasi Tenaga Pendidik, Kabupaten Bekasi Inisiasi Bentuk Perda Perlingungan Guru

BEKASI - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bekasi berharap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) segera disahkan menjadi...

Polemik Dugaan Pungli Layanan Parkir Berlangganan, Komisi II : ini Baru Wacana, Belum Realisasi

KARAWANG - Terkait dugaan pungutan liar (pungli) dengan modus diterapkannya kebijakan 'Layanan Parkir Berlangganan', Komisi II DPRD Karawang menyebut jika aturan retribusi parkir tersebut...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan