Senin, Mei 25, 2026
spot_img

Pembongkaran Bangli Tanpa Kompensasi, Ngakak! Om Zein Malah Kena Cium Brutal Emak-emak Gendut

Pemkab Purwakarta meneruskan proses pembongkaran sejumlah bangunan liar (bangli) yang berdiri di atas tanah negara. Kali ini giliran bangli di Daerah Alisan Sungai (DAS) Pasawahan sampai jembatan layang Sadang yang menjadi sasaran pembongkaran.

Di lokasi, Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein (Om Zein) diserbu kaum emak-emak yang memprotes pembongkaran bangli.

Bahkan salah seorang emak-emak berkerudung hitam, sambil menggendong anaknya ia menghampiri Om Zein bersama emak-emak lain untuk menyampaikan protes.

Kepada emak-emak tersebut Om Zein bertanya, apakah menempati tanah negara (tanah PJT II) tersebut sudah memiliki izin?.

Si emak-emak kerudung hitam ini menjawab, jika secara administratif tertulis memang tidak ada. Tetapi ia mengklaim sudah ada izin dari PJT II.

Berita Lainnya  Lapas Karawang Gandeng Pemkab dan GOKAR, Warga Binaan Disiapkan Kembali ke Dunia Kerja

Om Zein menegaskan, jika semua bangli di sepanjang DAS Pasawahan ini tidak ada izin sama sekali. Sehingga Pemkab Purwakarta akan membongkar semuanya.

Om Zein juga menegaskan tidak akan memberikan kompensasi sepeser pun atas pembongkaran bangli ini. Hal ini ia lakukan untuk mendidik masyarakat.

Namun demikian, Om Zein berjanji tidak akan membiarkan masyarakatnya tidak memiliki rumah atau tempat tinggal. Meskipun proses pembongkaran bangli tanpa kompensasi.

“Om Zein moal ngantep rakyat Purwakarta teu boga imah (Om Zein tidak akam membiarkan rakyat Purwakarta tidak memiliki rumah,” katanya, dikutif dari vide instagram @omzein_bupatiaing.

Para emak-emak yang ‘nyerenteng’ ke Om Zein akhirnya setuju pembongkaran bangli tanpa kompensasi tersebut.

Berita Lainnya  Kades Sumurkondang Diadukan ke Kementerian Desa

Bahkan salah seorang emak-emak gendut berambut pirang memakai kaos putih mengacungkan jempol setelah mendengar penjelasan dari Om Zein. “Siiip” katanya, sambil mengacungkan jempol.

Tapi emak-emak ini langsung mendekap Om Zein. Tiba-tiba saja emak-emak tersebut dengan berani mencium pipi Om Zein dengan brutal sampai enam kali, hingga harus dipisahkan Satpol PP yang mengawal Om Zein.

“Mmmuuuaah… mmmuuuaah… mmmuuuaah…,” katanya saat mencium pipi Om Zein.

“Enggeus… enggeus… (sudah… sudah…),” teriak Om Zein.

“Pak hampura nya pak,” mata si emak-emak gendut yang masih terlihat nafsu ingin mencium Om Zein.

“Lain milik, apes aing (dicium emak-emak bukan rejeki, tapi apes),” kelakar Om Zein yang langsung mengundang tawa emak-emak lain.

Berita Lainnya  Gaduh Duit Sogokan Rekrutmen Nakes, Askun : Karawang Harus Bersih dari Oknum ASN Biadab

Kepada emak-emak lain, Om Zein menegaskan tidak akan memberikan kompensasi dalam proses pembongkaran bangli ini. Tapi sekali lagi ia berjanji tidak akan membiarkan masyarakat Purwakarta tidak memiliki rumah setelah pembongkaran bangli ini.

“Moal mere kompensasi masyarakat, rek ngadidik masyarakat, sabab ieu tanah nagara rek dicokot ku nagara. Tapi Om Zein Bupati Purwakarta moal ngantep rakyat Purwakarta teu gableg imah,” kata Om Zein.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Tertipu WO yang Dikenal di Instagram, Pasangan Pengantin Viral ini Resmi Buat Laporan Polisi

JAKARTA - Pasangan pengantin Aldi (32) dan Feny (32) akhirnya resmi mempolisikan wedding organizer (WO) dan katering bernama Marwah Catering Service ke Mapolres Jakarta...

Relokasi Pasar Rengasdengklok Dinilai Gagal, Diduga Ada Pungli Rp 2 Juta kepada Pedagang yang Bertahan di Pasar Lama

KARAWANG - Relokasi pedagang Pasar Rengasdengklok ke Pasar Proklamasi dinilai gagal. Alih-alih menata kondisi pasar yang semrawut agar terlihat lebih rapih, program relokasi Pasar...

KDM Sebut Persib Klub Profesional Tanpa Campur Tangan Pemerintah, Janji Guyur Bonus Rp 1 Miliar dari Kantong Pribadi

BANDUNG - Sebagai pencetak rekor hattrick juara tiga kali berturut-turut, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyebut jika Persib Bandung merupakan klub sepak...

Hoaks Teror Pocong, Polisi Ungkap Hanya Cosplay Pengamen

JAKARTA - Polisi mengungkap sosok menyerupai pocong yang sempat meresahkan warga di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Sosok pocong tersebut ternyata seorang pengamen yang...

KPK Pastikan akan Proses Dugaan Korupsi Pengadaan Mobil Ambulans Dinkes Kota Bekasi

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal menindaklanjuti laporan masyarakat, terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan mobil ambulans dan mobil jenazah,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan