Selasa, September 15, 2026
spot_img

Pembongkaran Bangli Tanpa Kompensasi, Ngakak! Om Zein Malah Kena Cium Brutal Emak-emak Gendut

Pemkab Purwakarta meneruskan proses pembongkaran sejumlah bangunan liar (bangli) yang berdiri di atas tanah negara. Kali ini giliran bangli di Daerah Alisan Sungai (DAS) Pasawahan sampai jembatan layang Sadang yang menjadi sasaran pembongkaran.

Di lokasi, Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein (Om Zein) diserbu kaum emak-emak yang memprotes pembongkaran bangli.

Bahkan salah seorang emak-emak berkerudung hitam, sambil menggendong anaknya ia menghampiri Om Zein bersama emak-emak lain untuk menyampaikan protes.

Kepada emak-emak tersebut Om Zein bertanya, apakah menempati tanah negara (tanah PJT II) tersebut sudah memiliki izin?.

Si emak-emak kerudung hitam ini menjawab, jika secara administratif tertulis memang tidak ada. Tetapi ia mengklaim sudah ada izin dari PJT II.

Berita Lainnya  IWOI Karawang Gelar Doa Bersama dan Renungan untuk Keselamatan Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak

Om Zein menegaskan, jika semua bangli di sepanjang DAS Pasawahan ini tidak ada izin sama sekali. Sehingga Pemkab Purwakarta akan membongkar semuanya.

Om Zein juga menegaskan tidak akan memberikan kompensasi sepeser pun atas pembongkaran bangli ini. Hal ini ia lakukan untuk mendidik masyarakat.

Namun demikian, Om Zein berjanji tidak akan membiarkan masyarakatnya tidak memiliki rumah atau tempat tinggal. Meskipun proses pembongkaran bangli tanpa kompensasi.

“Om Zein moal ngantep rakyat Purwakarta teu boga imah (Om Zein tidak akam membiarkan rakyat Purwakarta tidak memiliki rumah,” katanya, dikutif dari vide instagram @omzein_bupatiaing.

Para emak-emak yang ‘nyerenteng’ ke Om Zein akhirnya setuju pembongkaran bangli tanpa kompensasi tersebut.

Berita Lainnya  Sempat Memanas! 5 Calon Ketum PBNU Sepakat Pemilihan Melalui AHWA

Bahkan salah seorang emak-emak gendut berambut pirang memakai kaos putih mengacungkan jempol setelah mendengar penjelasan dari Om Zein. “Siiip” katanya, sambil mengacungkan jempol.

Tapi emak-emak ini langsung mendekap Om Zein. Tiba-tiba saja emak-emak tersebut dengan berani mencium pipi Om Zein dengan brutal sampai enam kali, hingga harus dipisahkan Satpol PP yang mengawal Om Zein.

“Mmmuuuaah… mmmuuuaah… mmmuuuaah…,” katanya saat mencium pipi Om Zein.

“Enggeus… enggeus… (sudah… sudah…),” teriak Om Zein.

“Pak hampura nya pak,” mata si emak-emak gendut yang masih terlihat nafsu ingin mencium Om Zein.

“Lain milik, apes aing (dicium emak-emak bukan rejeki, tapi apes),” kelakar Om Zein yang langsung mengundang tawa emak-emak lain.

Berita Lainnya  Sempat Ricuh, Massa Aksi Lempari Anggota Satpol PP dengan Botol Air Mineral

Kepada emak-emak lain, Om Zein menegaskan tidak akan memberikan kompensasi dalam proses pembongkaran bangli ini. Tapi sekali lagi ia berjanji tidak akan membiarkan masyarakat Purwakarta tidak memiliki rumah setelah pembongkaran bangli ini.

“Moal mere kompensasi masyarakat, rek ngadidik masyarakat, sabab ieu tanah nagara rek dicokot ku nagara. Tapi Om Zein Bupati Purwakarta moal ngantep rakyat Purwakarta teu gableg imah,” kata Om Zein.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ramai Fenomena Planet Venus Berdekatan dengan Bulan Sabit, ini Penjelasan BRIN

JAKARTA - Fenomena langit malam berupa bulan sabit yang tampak berdampingan dengan sebuah titik cahaya terang di langit pada Senin (14/9/2026) malam, akhirnya terjawab....

Purbaya Dicopot dari Jabatannya Saat Rapat Bersama Komite IV DPD RI, Digantikan Suahasil Nazara

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat panggilan telepon penting dari Istana dan meninggalkan ruang rapat gabungan di Kompleks Parlemen pada Senin, 14...

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

Mantan Bupati Bekasi Divonis 6 Tahun Penjara, Bayar Rp 10,4 Miliar, Hak Politik Dicabut 10 Tahun

BANDUNG - Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang divonis enam tahun penjara dalam perkara tindak pidana korupsi. Putusan dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung...

Setelah Aksi Tanam Pohon Pisang di Jalan Badami-Loji, Warga Karawang Selatan Demo Dedi Mulyadi

KARAWANG - Setelah sebelumnya melakukan aksi tanam pohon pisang di Jalan Badami-Loji, kini warga Karawang Selatan melakukan aksi demonstrasi terhadap Gubernur Jawa Barat, Kang...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan