Selasa, Mei 12, 2026
spot_img

Siswa yang Minum Pembersih Lantai Diangkat Jadi Anak Asuh Dedi Mulyadi

Kabar memprihatinkan kembali terjadi di dunia pendidikan di Jawa Barat. Kali ini terjadi di Kota Cirebon. Yaitu dimana seorang siswa MTs meminum cairan pembersih lantai karena mengalami depresi.

Siswi MMH (17), akhirnya dilarikan ke rumah sakit karena mengalami keracunan setelah meminum pembersih lantai. MMS mengalami depresi, karena orang tuanya tidak mampu lagi untuk menyekolahkan anaknya.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan, siswa lulusan MTs ini meneruskan ke SMA Tengah Tani Kota Cirebon. Ketidakmampuan orang tua untuk membelikan seragam sekolah, akhirnya MMS masih menggunakan seragam bekas Tsanawiyah, hanya bet seragamnya yang diganti SMA.

Berita Lainnya  Upaya Penyelundupan Narkotika ke Lapas Karawang Digagalkan Petugas

Kemudian, MMS hanya bisa bersekolah satu semester. Ketika meminta kepada orang tua untuk meneruskan sekolah, orang tua berkeberatan karena faktor ekonomi.

Pihak sekolah memang sudah menggratiskan biaya sekolah, tetapi orang tua MMS tidak mampu lagi untuk membeli seragam, buku dan kebutuhan sekolah lainnya.

“Saya sudah nyuruh ajudan saya untuk bertemu orangtuanya dan si anak yang mengalami keracunan pembersih lantai,” kata Dedi Mulyadi.

“Pertama, seluruh biaya rumah sakitnya sudah saya selesaikan. Kedua, mulai besok anak itu menjadi anak asuh saya dan berhak untuk masuk sekolah di sekolah negeri,” timpal Dedi Mulyadi.

Berita Lainnya  Makam Dibongkar, Polisi Selidiki Kasus Bayi Tewas Tak Wajar di Karawang

Ditegaskan KDM, ia akan bertanggungjawab atas biaya pendidikan siswi MMS sampai tingkat SMA. Jika siswinya pintar, maka akan lanjut sekolah ke perguruan tinggi.

“Saya bertanggungjawab atas pendidikannya sampai lulus SMA. Kalau dia punya kemampuan, pinter bisa langsung melanjutkan ke perguruan tinggi,” katanya.

Atas kejadian ini, KDM berharap agar hal serupa tidak lagi menimpa siswa yang berasal dari keluarga miskin di Jawa Barat. Oleh karenanya, KDM mengajak semua pihak untuk bergotong-royong, agar anak-anak di Jawa Barat terus bisa bersekolah.

Berita Lainnya  2 Napiter di Lapas Subang Ucapkan Ikrar Setia kepada NKRI

“Itulah langkah-langkah yang diambil dalam peristiwa tersebut. Semoga tidak terjadi lagi kepada siapapun dan menimpa siapapun,”

“Mari anak-anak kita sekolah minimal sampai SMA. Mari kita bergotong royong secara bersama-sama, agar orang yang miskin tetap bisa bersekolah,” tutup KDM.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Saling Lempar Tanggungjawab di Sidang Ade Kunang, Hakim Minta Para Saksi Dikonfrontir

BANDUNG - Sidang kasus dugaan korupsi dan ijon proyek di Kabupaten Bekasi dengan terdakwa Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang alias Ade Kunang dan...

2 Napiter di Lapas Subang Ucapkan Ikrar Setia kepada NKRI

SUBANG – Langkah nyata pembinaan dan deradikalisasi kembali membuahkan hasil di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Subang. Dua narapidana tindak pidana terorisme (Napiter) secara resmi...

Upaya Penyelundupan Narkotika ke Lapas Karawang Digagalkan Petugas

KARAWANG - Upaya penyelundupan narkotika oleh orang tak dikenal (OTK) ke dalam Lapas Karawang berhasil digagalkan petugas, Senin (11/5/2026). Pelaku melakukan modus pelemparan barang haram...

Buntut Bentrokan Suporter, Dedi Mulyadi Minta Bobotoh Tak Berlebihan Rayakan Kemenangan

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan imbauan tegas kepada para pendukung Persib Bandung atau Bobotoh untuk tidak merayakan kemenangan atas Persija Jakarta...

Sidang Lanjutan Ade Kunang Ungkap Sopir Angkot Dijadikan Direktur Fiktif untuk Dapat Proyek

BANDUNG - Sidang lanjutan kasus korupsi proyek ijon dengan terdakwa Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara, dan ayahnya, HM Kunang, mengungkap fakta baru. Seorang pengusaha...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan