Selasa, Agustus 11, 2026
spot_img

Siswa yang Minum Pembersih Lantai Diangkat Jadi Anak Asuh Dedi Mulyadi

Kabar memprihatinkan kembali terjadi di dunia pendidikan di Jawa Barat. Kali ini terjadi di Kota Cirebon. Yaitu dimana seorang siswa MTs meminum cairan pembersih lantai karena mengalami depresi.

Siswi MMH (17), akhirnya dilarikan ke rumah sakit karena mengalami keracunan setelah meminum pembersih lantai. MMS mengalami depresi, karena orang tuanya tidak mampu lagi untuk menyekolahkan anaknya.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan, siswa lulusan MTs ini meneruskan ke SMA Tengah Tani Kota Cirebon. Ketidakmampuan orang tua untuk membelikan seragam sekolah, akhirnya MMS masih menggunakan seragam bekas Tsanawiyah, hanya bet seragamnya yang diganti SMA.

Berita Lainnya  Diduga Kesal Tak Diberi 'Ngutang' Rokok, Sekelompok Pria Bersajam di Kendari Serang Pemilik Warung

Kemudian, MMS hanya bisa bersekolah satu semester. Ketika meminta kepada orang tua untuk meneruskan sekolah, orang tua berkeberatan karena faktor ekonomi.

Pihak sekolah memang sudah menggratiskan biaya sekolah, tetapi orang tua MMS tidak mampu lagi untuk membeli seragam, buku dan kebutuhan sekolah lainnya.

“Saya sudah nyuruh ajudan saya untuk bertemu orangtuanya dan si anak yang mengalami keracunan pembersih lantai,” kata Dedi Mulyadi.

“Pertama, seluruh biaya rumah sakitnya sudah saya selesaikan. Kedua, mulai besok anak itu menjadi anak asuh saya dan berhak untuk masuk sekolah di sekolah negeri,” timpal Dedi Mulyadi.

Berita Lainnya  Polda Jabar Tangkap Pelaku Manipulasi Gambar Presiden Prabowo, Terancam 12 Tahun Penjara

Ditegaskan KDM, ia akan bertanggungjawab atas biaya pendidikan siswi MMS sampai tingkat SMA. Jika siswinya pintar, maka akan lanjut sekolah ke perguruan tinggi.

“Saya bertanggungjawab atas pendidikannya sampai lulus SMA. Kalau dia punya kemampuan, pinter bisa langsung melanjutkan ke perguruan tinggi,” katanya.

Atas kejadian ini, KDM berharap agar hal serupa tidak lagi menimpa siswa yang berasal dari keluarga miskin di Jawa Barat. Oleh karenanya, KDM mengajak semua pihak untuk bergotong-royong, agar anak-anak di Jawa Barat terus bisa bersekolah.

Berita Lainnya  Kebakaran Rumah Panggung di Sukabumi Akibat Lilin Saat Mati Lampu, 3 Anak Tewas

“Itulah langkah-langkah yang diambil dalam peristiwa tersebut. Semoga tidak terjadi lagi kepada siapapun dan menimpa siapapun,”

“Mari anak-anak kita sekolah minimal sampai SMA. Mari kita bergotong royong secara bersama-sama, agar orang yang miskin tetap bisa bersekolah,” tutup KDM.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bentuk Protes Harga Telur Terus Anjlok, Peternak di Yogyakarta Bagikan Ribuan Ekor Ayam

JOGJA - Ratusan peternak di DIY mendatangi kantor DPRD DIY, Senin (10/08/2026). Sebelum masuk ke gedung wakil rakyat tersebut, mereka terlebih dahulu membagi-bagikan ayam...

3 Kali Mangkir Panggilan, Kejari Bekasi Tahan Mantan Dirus Perumda Tirta Bhagasasi

BEKASI - Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menahan mantan Direktur Usaha Perumda Tirta Bhagasasi berinisial AEZ (35) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemasangan...

2 Tahun Misteri Hilangnya Paramitha Titania Akhirnya Terungkap, Tulang Belulang Korban Ditemukan di Jurang

MOROWALI - Tulang belulang Paramitha Titania Anggelica (28), yang hilang sejak Juli 2024, ditemukan di dalam jurang Desa Kalono, Kecamatan Bungku, Kabupaten Morowali, Sulawesi...

Sama dengan Judi, MUI Tegaskan Hadiah Agustusan yang Dipungut dari Peserta Hukumnya Haram

JAKARTA - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia setiap 17 Agustus, masyarakat biasanya menyambutnya dengan penuh antusias melalui beragam kegiatan. Salah satu yang...

5 Orang Sudah Diperiksa, Kapolda Sulut : “Pengemudi Berpotensi Jadi Tersangka”

SULAWESI - Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Roycke Harry Langie menyebut pengemudi mobil dalam tragedi drag race Kotamobagu berpotensi menjadi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan