Minggu, Mei 10, 2026
spot_img

Dedi Mulyadi Suruh Pejabat Patungan 1 Miliar untuk Bonus Persib : “Jangan Pakai APBD”

Persib Bandung akan mendapatkan bonus sebesar Rp 2 miliar sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilannya menjuarai Liga 1 2024/2025.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, mengatakan, uang bonus untuk Persib bukan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jabar, melainkan dari kocek pribadinya sebesar Rp 1 miliar.

Sedangkan sisanya, mantan Bupati Purwakarta ini telah menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman, untuk mengumpulkan uang bonus yang bersumber dari para pejabat di lingkungan Pemprov Jabar.

“Bonus enggak boleh pakai APBD, dana pemerintah. Bonus dari saya Rp 1 miliar dan saya tugaskan Pak Sekda untuk mengoordinasikan para pejabat Pemprov Jabar agar memberi bonus Rp 1 miliar. Tapi tidak boleh pakai APBD,” ujarnya kepada para Bobotoh di atas panggung pesta perayaan Persib Bandung di Gedung Sate, Kota Bandung, Minggu (25/5/2025).

Sementara itu, Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jabar dan jajaran pejabat Pemprov Jabar yang telah memberikan perhatian kepada Persib Bandung.

“Terima kasih terutama kepada Pak Gubernur. Alhamdulillah telah diterima apa yang disampaikan,” katanya.

Dia menargetkan skuad Maung Bandung tampil maksimal pada Liga 1 musim depan demi bisa mempertahankan gelar juara.

Tak lupa, dirinya juga meminta dukungan kepada Bobotoh agar setia terus mendukung tim kesayangan warga Jabar sehingga bisa terus berprestasi di masa depan.

“Bobotoh yang saya banggakan. Bobotoh tetap ada di hati Persib. Alhamdulillah hari ini hari bahagia. Insya Allah tahun depan juara lagi. Terima kasih Bobotoh,” ujar Umuh.

Sumber : Kompas

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Penadah HP Curian di Bekasi Pakai Aluminum Foil buat Tangkal Sinyal

JAKARTA - Polisi menangkap tiga orang penadah handphone curian di Bekasi Timur. Para tersangka menggunakan aluminum foil untuk mengacak sinyal pendeteksi handphone. Kanit Reskrim Polsek...

252 Siswa di Jakarta Timur Keracunan MBG

JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat sebanyak 252 siswa mengalami gejala diduga keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di...

Makam Dibongkar, Polisi Selidiki Kasus Bayi Tewas Tak Wajar di Karawang

KARAWANG - Diduga mengalami kematian tak wajar, pihak kepolisian akhirnya melakukan ekshumasi atau proses pembongkaran makam seorang bayi laki-laki berinisial TP (1,5), asal Desa...

Demo Bupati Indramayu, Massa Lemparkan Puluhan Ular ke Aparat yang Berjaga

INDRAMAYU – Suasana di depan Pendopo Kabupaten Indramayu mendadak riuh saat puluhan ekor ular meluncur ke arah barisan penjagaan aparat keamanan. Aksi tak lazim...

Jadi Sorotan Satelit NASA, Kota Bekasi Disebut Salah Satu Kota Paling Beracun di Dunia

KOTA BEKASI - Di tengah bakal adanya proyek pengelolaan sampah energi listrik (PSEL), Kota Bekasi kembali jadi sorotan internasional setelah hasil pemantauan satelit mengungkap...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan