Rabu, Juni 24, 2026
spot_img

Dedi Mulyadi Suruh Pejabat Patungan 1 Miliar untuk Bonus Persib : “Jangan Pakai APBD”

Persib Bandung akan mendapatkan bonus sebesar Rp 2 miliar sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilannya menjuarai Liga 1 2024/2025.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, mengatakan, uang bonus untuk Persib bukan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jabar, melainkan dari kocek pribadinya sebesar Rp 1 miliar.

Sedangkan sisanya, mantan Bupati Purwakarta ini telah menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman, untuk mengumpulkan uang bonus yang bersumber dari para pejabat di lingkungan Pemprov Jabar.

“Bonus enggak boleh pakai APBD, dana pemerintah. Bonus dari saya Rp 1 miliar dan saya tugaskan Pak Sekda untuk mengoordinasikan para pejabat Pemprov Jabar agar memberi bonus Rp 1 miliar. Tapi tidak boleh pakai APBD,” ujarnya kepada para Bobotoh di atas panggung pesta perayaan Persib Bandung di Gedung Sate, Kota Bandung, Minggu (25/5/2025).

Sementara itu, Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jabar dan jajaran pejabat Pemprov Jabar yang telah memberikan perhatian kepada Persib Bandung.

“Terima kasih terutama kepada Pak Gubernur. Alhamdulillah telah diterima apa yang disampaikan,” katanya.

Dia menargetkan skuad Maung Bandung tampil maksimal pada Liga 1 musim depan demi bisa mempertahankan gelar juara.

Tak lupa, dirinya juga meminta dukungan kepada Bobotoh agar setia terus mendukung tim kesayangan warga Jabar sehingga bisa terus berprestasi di masa depan.

“Bobotoh yang saya banggakan. Bobotoh tetap ada di hati Persib. Alhamdulillah hari ini hari bahagia. Insya Allah tahun depan juara lagi. Terima kasih Bobotoh,” ujar Umuh.

Sumber : Kompas

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Digembleng Ala Militer, 2 Peserta SPPI Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal

JAKARTA - Dua orang peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal...

Terima Uang Rp20 Juta Terkait Demo, UBK Nonaktifkan Ketua BEM Abdi Maludin

JAKARTA - Universitas Bung Karno (UBK) menonaktifkan Ketua BEM Fakultas Hukum (FH) UBK Muhammad Abdi Maludin berkaitan dengan pengakuan menerima uang Rp20 juta terkait...

Kasus Dugaan Gratifikasi Mobil Mewah, Anne Ratna Mustika kembali Datangi Kejari Purwakarta

PURWAKARTA - Mantan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika (ARM) kembali terpantai mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, pada Senin (22/6/2026). Selain Anne tampak juga pengembang...

Dedi Mulyadi Buka Sayembara akan Beri Rp 250 Juta bagi yang Menemukan Taufik Hidayat

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi membuka sayembara bagi masyarakat untuk menemukan keberadaan Taufik Hidayat, pelaku penyekapan terhadap YTR di Kabupaten Bandung. Hadiah...

SMA-SMK Swasta di Kota Bekasi Tolak Program Sekolah Gratis Dedi Mulyadi

KOTA BEKASI - Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi mengungkapkan bahwa mayoritas SMA/SMK swasta di Bekasi menolak program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK)...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan