Selasa, Maret 24, 2026
spot_img

Bupati Aep Sempat Ingin Bangun Tugu Harimau Putih di Lokasi The Window

Berdasarkan catatan Redaksi Opiniplus.com, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh sebenarnya ingin membangun tugu Harimau Putih di Jalan Interchange Karawang Barat, di titik lokasi yang sekarang dibangun tugu The Window.

Alasan kenapa harus simbol harimau putih, karena Karawang dinilai erat kaitannya dengan sejarah Jawa Barat yang tidak bisa lepas dari sejarah Prabu Siliwangi yang sering disimbolkan harimau putih sebagai lambang kekuatan, keberanian dan kebijaksanaan.

Terlebih Karawang merupakan kabupaten penghubung antara Jakarta dengan Bandung, serta daerah lain yang ada di Jawa Barat.

Berita Lainnya  Ermanto Usman, Dirampok atau Dibunuh Secara Terencana?

Bahkan saat Kepala DLHK Karawang masih dijabat Wawan Setiawan yang sekarang menjadi Kepala DPMPTSP Karawang, saat itu Bupati Aep menginginkan tugu ikon Karawang yang akan dibangun di Interchange Karawang Barat tidak menggunakan APBD. Melainkan menggunakan dana patungan CSR perusahaan.

Bahkan saat itu ada alternatif lain selain dari tugu harimau putih, yaitu dimana pilihan keduanya adalah dibangun tugu Bedog Lubuk yang memiliki arti semangat pantang menyerah di dalam membela tanah air dan bangsa.

Berita Lainnya  Ermanto Usman, Dirampok atau Dibunuh Secara Terencana?

Namun sayangnya, saat itu H. Aep Syaepuloh belum memiliki kebijakan penuh karena jabatannya masih sebagai Wakil Bupati yang mendampingi Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana.

Singkat cerita, tiba-tiba dibangun tugu The Window yang menghabiskan anggaran Rp 7,8 miliar. Sebuah tugu kontroversi yang sampai hari ini masyarakat mempertanyakan apa kaitannya dengan simbol sejarah Karawang sebagai Kota Pangkal Perjuangan ataupun Kota Lumbung Padi.

Sebelumnya diberitakan, DLHK Karawang mengklaim tugu The Window akan menjadi kebanggaan masyarakat Karawang, dengan alasan tugu ikon ini hanya ada 3 di dunia, yaitu di Paris, Dubai Frame dan terakhir di Karawang.

Berita Lainnya  Ermanto Usman, Dirampok atau Dibunuh Secara Terencana?

Tetapi pada kenyataanya justru banyak pemerhati pemerintahan Karawang mempertanyakan arti dan manfaat dari tugu The Window yang sama sekali tidak mensimboliskan arti ke-Karawang-an.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap Saat akan Melarikan Diri

JAKARTA - Polisi menangkap WNA Irak berinisial F yang merupakan pelaku pembunuhan cucu seniman senior Mpok Nori, DA (37) di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur....

Pemerintah Wacanakan Siswa Belajar di Rumah

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan kebijakan efisiensi energi perlu mempertimbangkan pengalaman saat masa pandemi COVID-19. "Langkah efisiensi...

Prabowo Lanjutkan Program MBG : Dari Pada Uang Dikorupsi!

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai prioritas pemerintah di tengah berbagai kritik dan tantangan fiskal. Menurut Prabowo, program...

Sudah Dilarang Dedi Mulyadi, Para Penyapu Koin Tetap Beraksi

SUBANG – Penyapu koin di Kabupaten Indramayu-Subang, Jawa Barat tetap nekat berburu recehan di tengah arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Seperti diketahui,...

Sejumlah Pemuda Tak Dikenal Serang Jemaah Musola yang Sedang Takbiran, 3 Warga Luka Akibat Sabetan Sajam

KARAWANG - Sejumlah pemuda tak dikenal tiba-tiba melakukan tindakan penyerangan terhadap jemaah musola yang sedang melaksanakan takbiran di Musola Al Mubarokah, di Kampung Cengkeh...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan