Rabu, April 29, 2026
spot_img

Lisa Mariana Bongkar Habis Kelakuan Mesum Ridwan Kamil

Dari Mulai VCS hingga Hubungan Intim 3 Hari di Hotel Palembang

Isu perselingkungan Ridwan Kamil dengan Lisa Mariana kembali memanas. Terutama saat eks model majalah dewasa ini buka-bukaan hubungannya dengan Ridwan Kamil di Podcast dr. Richard Lee.

Lisa Mariana mengaku pertama kali mengenal RK karena dikenalkan oleh Ayu Aulia (AA), sosok perempuan yang juga sering disebut-sebut sebagai wanita simpanan RK.

Saat itu Lisa diminta AA live show video syur untuk seorang pejabat. Lisa diminta datang ke apartemen AA dengan bayaran Rp 100 juta dibagi dua (Lisa 50 juta, AA 50 juta).

Lisa mengaku sempat menolak tawaran tersebut. Tetapi karena alasan butuh uang, akhirnya Lisa mengamini ajakan AA untuk membuat video syur.

Dan saat itu AA juga menjanjikan jika video syur tidak bakal tersebar. Karena pejabat yang akan dikenalkan kepada Lisa adalah sosok pejabat besar.

Berita Lainnya  Bupati Aep Warning Kepsek: Jangan Ada Penyimpangan Dana BOS

Bahkan Lisa mengaku meminta AA untuk membelikan alkohol. Karena sebagai wanita normal, ia tidak mungkin bisa membuat video syur dalam keadaan sadar.

Terpaksa saat itu Lisa mengeluarkan isi kantong sendiri Rp 5 juta untuk membeli minuman (alkohol). Tetapi kenyataanya, jangankan uang imbalan membuat video syur, uang membeli minuman pun tak diganti AA.

Lisa pertama kali mengetahui pejabat tersebut adalah RK, yaitu saat AA memperkenalkan dirinya dengan RK melalui video call.

Saat itu Lisa mengaku shock dan kaget. “Sebelumnya aku gak tahu buat pejabat mana. Pas video call baru tahu, kaget aja,” kata Lisa Mariana di Podcast dr. Ricrahd Lee.

Tiga hari kemudian, RK video call kepada Lisa. Akhirnya komunikasi berlanjut ke Telegram layaknya orang sedang perkenalan pacaran.

Berita Lainnya  Mediasi Buntu, Orang Tua Siswa SMAN 2 Kota Bekasi Saling Lapor Polisi

Bahkan yang tak disangka, RK sering melakukan Video Call Seks (VCS) dengan Lisa, hingga meminta video masturbasi.

“Lisa minta video masturbasi, ya udah aku kasih. Kemudian di situlah ntar aku dikasih jajan,” bongkar Lisa.

Hubungan Lisa dan RK terus berlanjut. Sampai akhirnya RK mengundang Lisa ke sebuah hotel di Palembang.

Saat itu Lisa diminta datang ke hotel, karena dijanjikan akan dikuliahkan dan mengambil uang cash. “Tiket dan semuanya dibiayain dia,” kata Lisa.

Di hotel Palembang itulah, Lisa mengaku melakukan hubungan intim dengan RK selama tiga hari dua malam.

Bahkan RK tak mau menggunakan alat kontrasepsi saat berhubungan dengan Lisa. “Dia yang gak mau, padahal aku sudah bawa (alat kontrasepsi),” kata Lisa.

Tiga minggu kemudian, Lisa menelpon RK untuk mengabarkan jika dia hamil. Karena sebelumnya Lisa mengira dia terjangkit covid-19, karena badannya tidak enak. “Kang aku kamil, dia kayak shock gitu,” kata Lisa.

Berita Lainnya  Intervensi Musorkablub KONI Subang, Pesan WhatsApp Elita Budiati Menuai Polemik

Kemudian RK menelpon Lisa menyuruh untuk menggugurkan kandungan, dengan alasan masa depan Lisa masih panjang, karena saat itu Lisa masih berusia 21 tahun.

Bahkan saat itu RK mengirimkan uang Rp 100 juta yang dikirim langsung ke rumah kakak Lisa dalam sebuah kotak covid-19. RK juga menjanjikan akan membayar semua biaya kuliah Lisa.

Namun uang Rp 100 juta tersebut tidak dipakai untuk menggugurkan kandungan. Melainkan dipakai untuk biaya kebutuhan sehari-hari, sampai akhirnya Lisa melahirkan seorang anak.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sidang Gugatan di MK, Akademisi Minta MBG Tak Masuk Anggaran Pendidikan

JAKARTA - Sejumlah akademisi yang tergabung dalam Constitutional and Administrative Law Society (CALS) meminta agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dimasukkan sebagai bagian...

Jadi Broker Proyek, Lippo Diperiksa Polda Metro Jaya

JAKARTA - Polda Metro Jaya memeriksa anggota kepolisian aktif Polsek Cimanggis, Polres Depok, Aiptu YS alias Lippo, terkait dugaan keterlibatan sebagai broker proyek pengadaan...

Soal Dana Koperasi, Puluhan Eks Karyawan PT. Pindo Deli ‘Ngadu’ ke Tim Jabar Istimewa

KARAWANG - Puluhan mantan karyawan PT. Pindo Deli Pulp And Paper Mills akhirnya buka suara, soal dugaan pengelolaan dana koperasi yang disebut belum sepenuhnya...

Jelang May Day, Kapolres Karawang: Awas! Provokasi di Medsos

KARAWANG - Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei 2026 mendatang, Polres Karawang mulai memperketat pengamanan. Selain kesiapan fisik di lapangan,...

Oknum Ustaz Diduga Cabuli Santriwati hingga Hamil, Warga Demo Pondok Pesantren

KARAWANG - Puluhan warga Desa Tirtasari, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat menggelar aksi protes terhadap salah satu yayasan pondok pesantren (ponpes), Senin (27/4/2026) malam. Aksi...

Hukum

Sidang Gugatan di MK, Akademisi Minta MBG Tak Masuk Anggaran Pendidikan

JAKARTA - Sejumlah akademisi yang tergabung dalam Constitutional and Administrative Law Society (CALS) meminta agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dimasukkan sebagai bagian...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan